26 February, 2008, 9:24 am, Editor: matoa

Pinjaman Lunak Lingkungan

Salah satu permasalahan yang dihadapi Usaha Kecil dan Menengah dalam pengelolaan lingkungan adalah tidak tersedianya dana untuk pengadaan peralatan pencegahan dan pengendalian pencemaran. Pemerintah Indonesia menyediakan pinjaman lunak untuk membantu usaha skala kecil dan menengah dalam:

  • Investasi di bidang pencegahan dan pengendalian pencemaran;
  • Meningkatkan efisiensi produksi;
  • Bantuan teknis

Dana pinjaman ini bersifat bergulir (Revolving Fund), sehingga akan diterus-pinjamkan kembali kepada nasabah yang menerapkan upaya pencegahan dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Dana ini berasal dari bantuan Pemerintah Jerman melalui program Industrial Efficiency and Pollution Control tahap ke 2 (IEPC2) – Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW). Oleh karena itu disebut Program Pinjaman Lunak Lingkungan IEPC-KfW Phase II.

Ketentuan Pinjaman

Dana pinjaman ditujukan bagi:

  • Usaha Kecil dan Menengah (UKM) nasional, yang memiliki aset kurang dari Rp 10 milyar (di luar tanah dan bangunan);
  • UKM sentra dan/atau individu yang berbadan hukum (CV, PT, koperasi dll.);
  • Potensial mencemari lingkungan.

Dana ini dapat diberikan apabila perusahaan tersebut telah memenuhi kelayakan teknis yang ditentukan berdasarkan penilaian KLH dan kelayakan finansial yang ditentukan berdasarkan penilaian Bank Penyalur.

Maksimum pinjaman adalah Rp 5 milyar (Rp 10 milyar untuk perusahaan sistem cluster) dengan tingkat suku bunga pinjaman yang kompetitif. Masa pengembalian pinjaman sekitar 3 – 10 tahun dengan masa tenggang waktu pembayaran pokok sekitar 0 -1 tahun. Ketentuan pembayaran bunga dan pokok sesuai dengan ketentuan intern Bank Penyalur.

Mekanisme Pengajuan Pinjaman

Keterangan :

  1. Pengajuan permohonan pinjaman dari Perusahaan kepada Bank Penyalur.
  2. Penilaian aspek finansial oleh Bank Penyalur.
  3. Permohonan penilaian aspek teknis dari Bank Penyalur kepada KLH.
  4. Penilaian aspek teknis oleh KLH.
  5. Penyampaian hasil penilaian teknis KLH kepada Bank Penyalur.
  6. Permohonan dana dari Bank Penyalur ke Bank Pelaksana.
  7. Pencairan dana dari Bank Pelaksana ke Bank Penyalur.
  8. Pencairan dana dari Bank Penyalur kepada Perusahaan Pemohon.

Komponen Pembiayaan

Komponen investasi yang dapat dibiayai:

  • Peralatan pencegahan pencemaran (Mesin produksi yang ramah lingkungan, mesin yang lebih efesien dari segi bahan baku, energi dan berkurangnya cacat serta kegagalan produk).
  • Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara (IPPU), Instalasi Pengolahan Limbah Padat (IPLP), Instalasi Daur Ulang Limbah (IDUL);
  • Jasa konsultasi desain sistem dan konstruksi sipil, pencegahan dan pengendalian pencemaran, serta daur ulang;
  • Lahan tapak IPAL.

Komponen modal kerja yang dapat dibiayai :

Modal kerja permanen yang terkait investasi seperti bahan kimia, suku cadang dan lain-lain yang terkait dengan mesin atau alat yang dibiayai oleh IEPC2 (tidak lebih dari 40%).

Komponen investasi yang tidak dapat dibiayai :

  • Biaya administrasi;
  • Pajak;
  • Bangunan pabrik, gudang, kantor, kantin;
  • Kompensasi dan pembebasan lahan pabrik;
  • Biaya operasi dan pemeliharaan;
  • Alat transportasi;
  • Power plant, genset;
  • Alat transportasi;

Bank Pelaksana

  • Bank Negara Indonesia
  • Bank Ekspor Indonesia

Bank Pelaksana adalah bank yang menampung dana dari KFW Jerman dan menyalurkan melalui Bank Penyalur.

Bank Penyalur

  • Bank Negara Indonesia
  • Bank Jateng
  • Bank BPD Kaltim
  • Bank Kalbar
  • Bank Bukopin
  • Bank Niaga

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada:

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)

Gedung A Lantai 4
Jl. D.I. Panjaitan Kav. 24, Jakarta Timur 13410
Telp. (021) 8517161, 8517148 ext. 233, 85911854
Fax. (021) 8517161
E-mail : ASDEP.3-1-KLH@menlh.go.id
Website : www.menlh.go.id/pinjamanlunak

IEPC2 Technical Assistance Unit

Wisma Indomobil 2, Lantai 4
Jl. MT. Haryono Kav. 9, Jakarta 13330
Telp/Fax (021) 8516679
Email: office@iepc2.or.id

Share:

24 Komentar

  1. apakah untuk pengembangan dan pembuatan pupuk organik bisa juga melakukan pinjaman..?

  2. Untuk pak Agus Kurniawan dan pak Erwin Basrin, comment Bapak2 akan kami teruskan kepada tim LH dan IEPC2 untuk menjawab hal tersebut ya, karena dari tim tersebut yang berkompeten menjawab pertanyaannya. Sabar ya pak. Maaf baru sempat kami sampaikan tanggapannya. Terima kasih.

  3. Usaha saya di bidang pengumpulan plastik bekas. Bisakah saya mendapatkan pinjaman?

  4. untuk bapak Evan, informasi lebih lanjut mengenai keinginan bapak untuk memperoleh pinjaman lunak tersebut, bapak bisa juga menghubungi alamat-alamat di atas atau dapat juga menghubungi Bpk. Hendra Wijaya di iepc2@indosat.net.id

  5. makasih pak ubay, sebenarnya saya sedang mengusahakan untuk usaha pengomposan di lingkungan saya

  6. Sejauh ini, pinjaman lunak ini diperuntukkan bagi perusahaan, khususnya UKM untuk mengelola lingkungannya. Adapun bidang industrinya adalah pulp dan kertas, industri kayu, air daur ulang, pengolahan ikan, logan, tekstil, hotel, rumah sakit, tahu, tempe, dan kecap. Mengenai pinjaman lunak lingkungan untuk usaha pengomposan, mas wahyu dapat bertanya kepada Bpk. Hendra Wijaya di iepc2@indosat.net.id untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
    terima kasih

  7. saya pngusaha kecil , sekitar 4 tahun yang lalu pernah mengajukan kredit ke bank BPD Kota Payakumbuh untuk pembuatan egg tray (kertas telur) yang bahan bakunya adalah kertas bekas/limbah kertas. Dimana dalam proses produksinya tidak ada lagi menghasilkan limbah karena semuanya menjadi egg tray. Saya punya tanah, dan bersedia membangun pabrik dan sarana lainnya cuma saya ngak punya modal untuk investasi mesin dan modal kerja. Mohon Bpk/Ibu memberikan solusi dan kemudahan karena biasanya pada proses bank penyalur agak rumit tidak semudah yang dibayangkan walaupun kita sudah mengajukan pinjaman.
    Thanks

  8. saya posisi di Malang bagaimana cara pengajuan pinjaman dikirim ke mana proposalnya? terima kasih mohon bimbingannya

  9. saya membutuhkan dana pinjaman lunak untuk pengolahan limbah plastik keras,sekarang saya sudah memiliki mesin giling plastik keras,saya membutuhkan dana untuk membeli peralatan dan membeli limbah plastik keras untuk di daerah saya bekasi karena kuantitinya sangat besar,terima kasih

  10. Mas/Mbak Yunas,
    silahkan menghubungi :
    Asdep Urusan Insentif & Pendanaan Lingkungan
    Kementerian Negara LH
    Gedung A Lantai 4
    Jl. D.I. Panjaitan Kav. 24, Jakarta Timur 13410
    Telp. (021) 8517161, 8517148 ext. 233, 85911854
    Fax. (021) 8517161
    E-mail : ASDEP.3-1-KLH@menlh.go.id

  11. Saya mencoba berbisnis atau berdagang via online mau tidak mau di akui atau tidak tetap modal atau power berupa nilai nominal diperlukan mengkin tidak lah besar pinjaman yang akan saya lakukan maximal 10.000.000.- dan minimal 6.000.000.- yang saya tanyakan apakah hal tersebut bisa terealisasi atau ada hal lain yang harus dipenuhi mohon jawaban nya,terimakasih.

  12. maaf numpang tanya, saya pelaku usaha kecil bidang kerajinan, silahkan lihat di http://kapalpinisi.blogspot.com, saya sebenarnya membutuhkan bantuan lunak untuk mengembangkan usaha saya namun selama ini terbentur dengan syarat-syarat yang menyulitkan antara lain batas maksimal pengembalian pinjaman yang sangat pendek yaitu hanya 3 tahun, jika bisa saya ingin mendapatkan pinjaman kurang lebih 50-75 juta, dengan kemampuan saya mengembalikan 1juta per bulannya, bagi siapa saja yang bisa membantu saya ucapkan banyak terima kasih

  13. saya mau tanya untuk pinjaman tersebut boleh untuk usaha apa aja,tolong di informasikan,terimakasih

  14. Anda dapat menghubungi pihak terkait seperti yang dilampirkan di artikel.
    trims

    Salam Sahabat Hijau
    matoa

  15. sudah mengajukan pinjaman lunak ke KLH tgl 14 Peb 2011 PD.APEL Alamat: Kp Salawi Rt 02/04 Desa Jatimulya Kec.Pameugpeuk Kab Garat jabar ,Industri agar agar laut kertas .dimana punya dampak lingkungan yang cukup signifikan,perlu penangan lingkungan yang lebih ramah. prospek luar biasa dapat menyerap mtenaga kerja banyak.dan merupakan primadona usaha diwilayah tsb. mohon tindak lanjut dan diproses cepat.pabila memerlukan data baru kam,i siapkan.Nama Pemilik : Bpk Drs.H.Ade Sudarsana. trims atas perhatiannya.

  16. Dear Pak Asep,
    silahkan Bpk langsung ke bagian LH untuk memproses lebih lanjut.

    Salam Sahabat Hijau!