9 September, 2011, 2:16 pm, Editor: matoa

Awan: Bukan Penyebab Perubahan Iklim

Menurut professor dari Texas A&M University, awan hanya memperkuat perubahan iklim, bukan akar penyebab perubahan iklim.

Profesor Texas A&M University, Andrew Dessler merupakan salah satu ilmuwan yang ahli dalam variasi iklim, mengatakan data beberapa dekade yang mendukung tendensi dan pandangan yang lama dipegang bahwa awan terutama berperan sebagai “umpan balik” yang memperkuat pemanasan dari aktivitas manusia.

Profesor yang telah mempelajari El Nino dan La Nina selama lebih dari sepuluh tahun ini menemukan bahwa awan berperan sangat kecil dalam mengawali variasi-variasi iklim ini, dengan tendensi ilmu iklim dan bertentangan langsung dengan beberapa klaim yang lalu.

Pemanasan karena peningkatan emisi gas rumah kaca akan menyebabkan penjebakan panas lebih banyak yang akan menghasilkan pemanasan. Proses ini dikenal sebagai “arus balik awan” dan diprediksikan bertanggung jawab terhadap porsi peningkatan pemanasan abad selanjutnya.

Suhu lebih hangat berarti awan menjebak panas lebih banyak, sehingga akan menimbulkan suhu yang lebih panas.

Beberapa ilmuwan iklim terkemuka baru-baru ini berpendapat bahwa awan bertindak untuk menstabilkan iklim, berarti mencegah gas rumah kaca untuk menyebabkan pemanasan yang lebih signifikan.

Yang perlu diperhatikan adalah awan tidak menggantikan manusia sebagai penyebab pemanasan yang sekarang melanda bumi.

Ia menambahkan, lebih dari seabad, awan berperan penting dalam memperkuat perubahan iklim. Dengan adanya hasil analisis ini, secara jelas awan bukanlah penyebab perubahan iklim dan tidak mampu mencegah pemanasan global.

 

Sumber: sciencedaily

Sumber gambar: matoa.org

Share: