5 January, 2012, 2:04 pm, Editor: matoa

Bersantai di Kepulauan Seribu

Masyarakat Jakarta sudah tidak asing lagi dengan taman nasional bahari ini. Taman Nasional Kepulauan Seribu (Kep. Seribu) merupakan salah satu perwakilan kawasan pelestarian bahari di Indonesia, khususnya Pulau Jawa.

Taman nasional yang terletak kurang lebih 45 km sebelah utara Jakarta ini memiliki 78 pulau besar-kecil yang memiliki ketinggiak sekitar 3 meter di atas permukaan laut dan merupakan gugusan pulau karang.

Sebelum menjadi pulau-pulau karang seperti sekarang ini, ratusan tahun yang lalu pulau-pulau tersebut terbentuk di atas koloni binatang karang yang sudah mati. Awalnya koloni tersebut tumbuh pada dasar laut yang dangkal. Lapisan atasnya muncul ke permukaan laut dan

mengalami pelapukan. Di atas daratan karang tersebut, tumbuh pioneer berupa semak dan beberapa jenis pohon, sehingga terbentuk daratan. Daratan yang ada di pulau-pulau tersebut tidak sama dengan daratan yang terdiri dari tanah. Sama halnya dengan kekayaan tumbuhan dan satwanya.

Kekayaan flora yang ada di taman nasional ini didominasi tumbuhan pantai seperti nyamplung (Calophyllum inophyllum), waru (Hibicus tiliaceus), pandan (Pandanus sp.), cemara laut (Casuarina equisetifolia), cangkudu (Morinda citrifolia), dan kecundang (Cerbena adollam).

Sedangkan kekayaan fauna yang terdapat di Kep. Seribu adalah 54 jenis karang keras/lunak, 144 jenis ikan, 2 jenis ikan kima, Rhodophyta, Chlorophyta, dan Phaeophyta , 6 jenis rumput laut (Halodule sp., Halophila sp., dan Enhalus sp.), dan 17 jenis burung pantai.

Penyu sisik (Eretmochelys imbricata)dan penyu hijau (Chelonia mydas) merupakan satwa langka yang menelurkan telurnya di area ini. Kedua penyu tersebut merupakan satwa yang jarang ditemukan di perairan lain terutama pantai Utara Pulau Jawa, ditangkarkan di Pulau Semak Daun.

Pantai yang ada di Kep. Seribu dilindungi oleh hutan bakau. Hutan bakau tersebut merupakan habitat biawak, ular cincin emas, dan piton hidup.

Objek wisata yang dapat dikunjungi adalah:

  • Pulau Pramuka, Semak Daun, Kelapa, dan Panggang merupakan kawasan untuk melihat penangkaran penyu, pengamatan satwa, dan wisata bahari.
  • Pulau Opak dan Karang Congkak merupakan area diving kapal-kapal yang karam.
  • Pulau Panjang, Putri, Pelangi, dan Perak merupakan area wisata bahari.
  • Sedangkan Pulau Semut, Karang Kroja, Kotok Besar, Kotok Kecil, dan Gosong Laga merupaka area kegiatan menyelam dan snorkeling.

Sumber: dephut.go.id

Sumber foto: vanydwi.blogspot.com

Share: