<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MATOA &#187; Berita MATOA</title>
	<atom:link href="http://matoa.org/category/berita-matoa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://matoa.org</link>
	<description>Green Magz</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 08:48:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>GALANGGANG ALAM PETANI ORGANIK II (Pertemuan Nasional Petani Organik Indonesia)</title>
		<link>http://matoa.org/galanggang-alam-petani-organik-ii-pertemuan-nasional-petani-organik-indonesia/</link>
		<comments>http://matoa.org/galanggang-alam-petani-organik-ii-pertemuan-nasional-petani-organik-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 02:58:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>
		<category><![CDATA[organik]]></category>
		<category><![CDATA[persatuan petani organik]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian organik]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[petani organik]]></category>
		<category><![CDATA[PPO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7561</guid>
		<description><![CDATA[Pertemuan Nasional Petani Organik Indonesia adalah wadah belajar dan sharing informasi, pengalaman petani organik Indonesia dalam pengelolaan pertanian organik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/pertanian-organik.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-7562" title="pertanian organik" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/pertanian-organik.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a>Persatuan Petani Organik (PPO) adalah petani  yang tergabung dalam kelompok pengembangan pendidikan keswadayaan yang kemudian dikenal dengan nama Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) dan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) yang dibangun secara mandiri dari petani, oleh petani dan untuk petani. Persatuan Petani Organik (PPO) berkembang dari kebutuhan petani untuk mengembangkan inovasi-inovasi dalam pengelolaan pertanian. PPO adalah wadah untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan antar petani dan <em>stakeholder</em> lainnya.<span id="more-7561"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini PPO mengembangkan pusat belajar rakyat yang dikelola oleh rakyat (petani), mengembangkan kekayaan potensi lokal, seperti benih-benih dan kearifan lokal, Implementasi pertanian organik sesuai dengan wilayah. Selain itu, PPO juga mengembangkan  <em>marketing</em> produk organik, pengembangan pendidikan <em>market </em><em>accessibility</em> melalui Sekolah Lapangan marketing produk organik.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertemuan Nasional Petani Organik Indonesia adalah wadah belajar dan <em>sharing</em> informasi, pengalaman petani organik Indonesia dalam pengelolaan pertanian organik.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertemuan Nasional Petani Organik ini mencoba merumuskan kemandirian dan kedaulatan petani untuk diterapkan dalam lingkungan petani sendiri. Pertemuan Nasional ini akan merumuskan strategi dan metodelogi pengelolaan pertanian organik yang inovatif, menghargai kearifan lokal, orientasi hidup sehat dan berkelanjutan. Dalam pertemuan Nasional ini, akan dirumuskan cara-cara “sederhana” dalam mendorong kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan petani. Untuk memajukan pertanian Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia hanya dibutuhkan kemauan dan keseriusan serta program yang terintegrasi dengan tetap menghormati kebijakan lokal, dan kompetensi petani Indonesia. Petani Indonesia tidak membutuhkan program atau kebijakan yang mercusuar yang penuh dengan slogan bombastis. Tetapi petani organik Indonesia hanya membutuhkan dukungan teknologi dan akses pasar pertanian dan modal.</p>
<p style="text-align: justify;"> Upaya-upaya mengembangkan teknologi pertanian organik, membuka akses pasar produk pertanian dan akses modal ini yang akan dibicarakan dalam Pertemuan Nasional kali ini. Tentu saja, rumusan-rumusan tersebut disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki oleh petani organik saat ini. Upaya-upaya ini telah dilakukan dalam kelompok-kelompok petani. Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh kelompok ini dalam pertemuan ini akan dielaborasi sehingga masing-masing kelompok bisa berbagi pengalaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertemuan Nasional ini dinamakan GALANGGANG ALAM PETANI ORGANIK akan diikuti oleh 2.000 orang petani organik yang mewakili kelompok-kelompok tani yang berasal dari 15 propinsi di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga mengundang organisasi mahasiswa, LSM dan organisasi-organisasi yang konsen dengan isu pertanian, Pemerintah (Departemen pertanian, Departemen Perdagangan dan Industri, BPPT, Departemen Koperasi). DPR/D, serta akademisi.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertemuan Nasional ini menggunakan motode : 1. Diskusi Kelompok dan Dialog Para Pihak, 2. Pameran Pertanian Organik, 3. Pemutaran Film 4. Lomba Kesenian dan Panggung Seni 5. Kemping Petani</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Konfirmasi:</p>
<p style="text-align: justify;">Mahmuddin Muslim (Koordinator Humas)</p>
<p style="text-align: justify;">HP: 0811966778</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="mailto:mahmuddinmuslim@gmail.com">mahmuddinmuslim@gmail.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber gambar: jatengprov.go.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/galanggang-alam-petani-organik-ii-pertemuan-nasional-petani-organik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liburan Asyik Ramah Lingkungan</title>
		<link>http://matoa.org/liburan-asyik-ramah-lingkungan/</link>
		<comments>http://matoa.org/liburan-asyik-ramah-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2012 09:07:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7421</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/04/sepeda.jpg"></a>Tak perlu cemas jika Anda belum punya rencana untuk menghabiskan weekend atau long weekend. Beragam hal dapat Anda lakukan di &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/04/sepeda.jpg"><img class="alignleft  wp-image-7423" title="sepeda" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/04/sepeda.jpg" alt="" width="210" height="137" /></a>Tak perlu cemas jika Anda belum punya rencana untuk menghabiskan weekend atau long weekend. Beragam hal dapat Anda lakukan di rumah bersama keluarga. Bagaimana caranya dan apa saja yang dapat dilakukan?<span id="more-7421"></span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Bersih-bersih rumah</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda dan keluarga terbiasa dengan “Mbak” yang membantu pekerjaan rumah. Saatnya Anda dan bersama kelaurga mulai membantu Mbak membersihkan rumah. Membersihkan rumah dapat menjadi kegiatan menyenangkan bersama keluarga. Keuntungan yang akan didapatkan di antaranya, rumah bersih, mengajarkan anggota keluarga untuk hidup sehat, dan irit biaya pastinya. Bayangkan berapa liter bahan bakar yang harus dikeluarkan jika Anda pergi jalan-jalan. Agar lebih ramah lingkungan, sebaiknya Anda menggunakan bahan-bahan alami sebagai pembersih (<a title="Membuat Pembersih Alami di Rumah" href="http://matoa.org/membuat-pembersih-alami-di-rumah/">lihat di sini</a>).</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Berkebun</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Berkebun sudah pasti ramah lingkungan. Jika Anda dapat menanam beberapa pohon, Anda menambah persediaan oksigen di rumah Anda dan lingkungan sekitar. Menanam beberapa pohon atau tanaman mampu menyejukkan rumah. Selain itu, anggota keluarga bisa belajar bagaimana menanam pohon dan menambah aktivitas keluarga. Salah satu kendala tidak bisa menanam biasanya tidak memiliki lahan, namun Anda dapat menggunakan metode hidroponik atau vertikultur (<a title="Mari Berkebun di Pekarangan Rumah" href="http://matoa.org/mari-berkebun-di-pekarangan-rumah/">lihat</a><a title="Mari Berkebun di Pekarangan Rumah" href="http://matoa.org/mari-berkebun-di-pekarangan-rumah/"> di sini</a>). Sehingga, tidak ada lahan bukan lagi hambatan untuk berkebun. Pilih tanaman yang berfungsi sebagai pembersih udara seperti lidah mertua atau sri rejeki. Tanaman-tanaman tersebut mamapu menyerap polutan yang ada di rumah. Jika, Anda ingin menanam tanaman yang bisa digunakan untuk masakan, Anda dapat menanam cabai, jahe, kunyit, dan sayuran. Jadi, perbanyak tanaman Anda sekarang!</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Bersepeda bersama</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Jalan-jalan sekaligus olahraga, tentu saja bersepeda. Bersepeda sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Ajak anggota keluarga Anda bersepeda jalan-jalan keliling komplek atau bersepeda ke taman kota. Sebaiknya bersepeda saat pagi hari karena jalanan masih sepi, dan udara masih segar tentunya. Keuntungan lain bersepeda adalah Anda tidak akan menambah polusi di jalanan dan bahan bakar gratis. Lebih jelas manfaat bersepeda (<a title="Asyiknya bersepeda!" href="http://matoa.org/asyiknya-bersepeda/">lihat di sini</a>). Yuk bersepeda!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/liburan-asyik-ramah-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Safety Riding Campaign. Safe Ride! Save Lives!</title>
		<link>http://matoa.org/safety-riding-campaign-safe-ride-save-lives/</link>
		<comments>http://matoa.org/safety-riding-campaign-safe-ride-save-lives/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 08:12:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>
		<category><![CDATA[exxon]]></category>
		<category><![CDATA[exxon mobil]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye keselamatan berkendara]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan berkendara]]></category>
		<category><![CDATA[sma24jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6974</guid>
		<description><![CDATA[Exxon Mobil bekerjasama dengan Matoa mengadakan rangkaian acara bertema “Safety Riding Campaign. Safe Ride! Save Lives!” dengan merangkul siswa-siswi SMA Negeri 24 Jakarta.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/safety-riding-campaign-safe-ride-save-lives/373203_281856581854177_1387276071_n/" rel="attachment wp-att-6975"><img class="alignleft size-full wp-image-6975" title="373203_281856581854177_1387276071_n" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/373203_281856581854177_1387276071_n.jpg" alt="" width="180" height="179" /></a>Exxon Mobil bekerjasama dengan Matoa mengadakan rangkaian acara bertema <em>“<strong>Safety Riding Campaign. Safe Ride! Save Lives</strong></em><strong>!”</strong> dengan merangkul siswa-siswi SMA Negeri 24 Jakarta. Rangkaian kegiatan yang berupa lokakarya dan lomba kegiatan fotografi,tulisan dan poster ini berlangsung sejak Oktober 2011 hingga Januari 2012 bertempat di lingkungan sekolah SMA Negeri 24 Jakarta, Lapangan Tembak, Senayan. Tujuan diadakannya Safety Riding Campaign ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan dalam berkendara kepada siswa-siswi SMA yang saat ini menjadi salah satu pengguna kendaraan bermotor roda dua terbanyak di jalan raya.  Tingkat kecelakaan dan pelanggaran tatatertib lalu lintas di jalan raya khususnya oleh pengendara motor yang akhir-akhir ini menjadi perhatian tersendiri.<span id="more-6974"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan lokakarya untuk panitia <em>Safety Riding Campaign</em> yang merupakan siswa-siswa pilihan dari SMA Negeri 24 Jakarta diisi dengan simulasi kepemimpinan dan kerjasama dalam kelompok serta penjelasan mengenai kegiatan kampanye. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-i SMAN 24 Jakarta secara khusus dan masyarakat sekitar secara umum. Inti dari rangkaian kegiatan ini adalah Orientasi Lomba Kampanye Penyadartahuan Keselamatan Berkendara yang didakan pada tanggal 19 November 2011 dengan melibatkan sebanyak 50 siswa SMAN 24 Jakarta yang didampingi oleh <em>volunteer</em> dari Exxon Mobil. Selama kegiatan orientasi, peserta diberikan pengetahuan mengenai kerjasama, kepemimpinan, berkampanye melalui <em>social media</em>, dan keselamatan dalam berkendara yang materinya diberikan langsung oleh narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing, salah satunya Exxon Mobil.</p>
<p style="text-align: justify;">Diharapkan setelah rangkaian kegiatan <em>Safety Riding Campaign</em> ini siswa SMA Negeri 24 khususnya dapat menerapkan cara berkendara yang baik di jalan raya dan dapat “menularkan” pengetahuan yang mereka dapat selama kegiatan kepada masyarakat sekitarnya untuk menjadi pengendara motor yang baik dan mementingkan keselamatan. <strong><em>So, Lets be the Safe Rider!! Safe Ride!! Save Lives!</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/safety-riding-campaign-safe-ride-save-lives/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Dapur Hijau</title>
		<link>http://matoa.org/tips-dapur-hijau/</link>
		<comments>http://matoa.org/tips-dapur-hijau/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 09:19:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[dapur]]></category>
		<category><![CDATA[dapur hijau]]></category>
		<category><![CDATA[dapur ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[dapur sehat]]></category>
		<category><![CDATA[membuat dapur ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramah lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6398</guid>
		<description><![CDATA[Selain halaman yang hijau, ada bagian rumah yang bisa Anda buat menjadi lebih hijau atau lebih ramah lingkungan...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/tips-dapur-hijau/dapur-hijau/" rel="attachment wp-att-6402"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6402" title="dapur hijau" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/10/dapur-hijau-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a></p>
<p>Selain halaman yang hijau, ada bagian rumah yang bisa Anda buat menjadi lebih hijau atau lebih ramah lingkungan. Dapur kesayangan Anda dapat menjadi bagian hijau selain pekarangan rumah. Bagaimana caranya?<span id="more-6398"></span></p>
<ul>
<li>Gunakan peralatan dan perkakas masakan yang tahan lama. Hal tersebut berarti Anda harus menyingkirkan perkakas atau peralatan teflon. Selain isu bahaya permukaan yang anti lengket, teflon juga tidak dapat dipakai seumur hidup. Sebaiknya gunakan peralatan yang terbuat dari <em>stainlees steel</em> atau besi cor. Walau harganya mahal, peralatan yang lebih mahal memiliki kualitas yang lebih bagus dan tahan lama. Hindari membeli peralatan yang terbuat dari plastik atau kayu karena bahan-bahan tersebut tidak tahan panas. Gunakan pisau yang berkualitas agar selalu tajam dan gunakan lap handuk bukan tisu untuk membersihkan dapur.</li>
<li>Pilih kompor yang sesuai dengan budget dan gaya hidup Anda. Yang harus Anda ingat, jenis kompor tersebut (berbahan bakar gas atau listrik) harus bisa digunakan lebih dari satu dekade.</li>
<li>Gunakan oven seefisien mungkin. Sebelum Anda memanggang makanan, sebaiknya oven dinyalakan 5-10 menit sebelum digunakan agar suhu yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan. Jika memungkinkan, Anda dapat memanggang lebih dari satu jenis makanan agar lebih efisien. Saat memasak gunakan penutup panci agar waktu masak lebih singkat karena panas tidak keluar dari panci. Anda dapat menggunakan <em>pressure cooker</em> yang mampu memperpendek waktu pemasakan hingga 70% yang artinya menghemat energi listrik atau gas.</li>
<li>Gunakan sampah dapur Anda sebagai bahan baku pupuk kompos yang bisa digunakan untuk pekarangan rumah Anda.  Gunakan bahan-bahan dapur untuk membersihkan dapur Anda (lihat di sini). Selain alami, Anda tak perlu mengeluarkan uang untuk membelinya dan aman digunakan.</li>
<li>Anda pasti tahu jika semakin banyak buah impor yang masuk ke pasar Indonesia. Namun, buah tersebut telah mengalami perjalanan yang sangat jauh yang menghasbiskan banyak bahan bakar. Beralihlah ke bahan makanan lokal, selain tidak menghabiskan banyak energi untuk transportasinya, kualitas bahan pangan lokal tidak kalah dibanding bahan pangan impor.</li>
<li>Dapur merupakan bagian rumah penghasil sampah terbanyak. Bawa tas sendiri ke manapun Anda pergi, hal ini dilakukan agar tak banyak kantong plastik yang masuk ke dapur Anda. Beli bahan pangan yang sesuai dengan kebutuhan. Gunakan kembali kemasan yang Anda dapatkan seperti: tempat selai atau jam, kantung plastik, dan botol air mineral (lihat caranya di sini). Gunakan sampah dapur organik Anda untuk pembuatan kompos. Jika tidak memiliki pekarangan rumah, gunakan di tanah kosong dekat rumah atau berikan ke petani terdekat rumah Anda. Gunakan bahan berbahan alami untuk membersihkan area dapur Anda (lihat di sini).</li>
<li>Merenovasi dapur tak perlu menggunakan barang-barang yang baru. Anda dapat menggunakan barang antik untuk menghiasi dapur Anda.</li>
<li>Manfaatkan jendela yang besar untuk mendapatkan cahaya matahari di siang hari dan udara segar.</li>
</ul>
<p>Selamat mencoba</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: treehugger.com dan matoa.org</p>
<p>Sumber foto: loghome.com</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/tips-dapur-hijau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senayan City Adakan IGCN Executive Gathering</title>
		<link>http://matoa.org/senayan-city-adakan-igcn-executive-gathering/</link>
		<comments>http://matoa.org/senayan-city-adakan-igcn-executive-gathering/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 07:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>
		<category><![CDATA[IGCN]]></category>
		<category><![CDATA[IGCN Executive Gathering]]></category>
		<category><![CDATA[Senayan City]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6321</guid>
		<description><![CDATA[Senayan City mengadakan IGCN Executive Gathering yang dihadiri oleh perwakilan 52 perusahaan dan lembaga...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/senayan-city-adakan-igcn-executive-gathering/olympus-digital-camera/" rel="attachment wp-att-6322"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6322" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/10/editan-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Jum’at lalu, 30 September 2011 diadakan <em>IGCN Executive Gathering</em> yang bertema “Peluang Kesempatan dan Tantangan Pertemuan Rio+20 Bagi Dunia Bisnis Indonesia” di Senayan City, Jakarta.</p>
<p><span id="more-6321"></span>Acara tersebut menyajikan diskusi panel yang dihadiri oleh Emil Salim, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden; YW Junardy, Presiden IGCN; dan Erna Witoelar: Duta MDG’s di Asia Pasifik periode 2003 – 2007.</p>
<p>Sebanyak perwakilan dari 52 perusahaan dan lembaga yang ada di Indonesia turut hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya  Smart Tbk., Kadin Indonesia, Execute Train, PT. Martina Bento, Kementerian Lingkungan Hidup, Universitas Bina Nusantara, dan President University.</p>
<p>Saksi mata Rio+20 tahun 1992, Emil Salim memberikan penjelasan mengenai Rio+20 dan dunia bisnis. Pada persentasinya tersebut mantan Menteri Lingkungan Hidup era Soeharto itu menceritakan kesimpulan Rio+20 pada tahun 1992.</p>
<p>Kesimpulan Rio pada tahun tersebut adalah: konsep <em>Sustainable Developmnet</em> mencakup pembangunan trilogy ekonomi, sosial, dan lingkungan; konvensi “Perubahan Iklim” dan “Keanekaragaman Hayati”; “Agenda-21”, program pembangunan mengisi konsep pembangunan mencakup ekonomi-sosial-lingkungan untuk dilaksanakan simultan secara global; dan dimonitor oleh <em>Commission on Sustainable Development</em> yang dipimpin <em>UN Envoronment Program</em>.</p>
<p>Hasil pertemuan tersebut diharapkan ada kesinambungan antara prinsip Rio+20 dan dunia bisnis Indonesia untuk mewujudkan <em>sustainable development</em> dan <em>green economy</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/senayan-city-adakan-igcn-executive-gathering/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih Anggrek</title>
		<link>http://matoa.org/memilih-anggrek/</link>
		<comments>http://matoa.org/memilih-anggrek/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 08:54:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>
		<category><![CDATA[anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[beragam anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[cara memelihara anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[memilih anggrek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=5893</guid>
		<description><![CDATA[Anggrek bisa menjadi pilihan bagi Anda untuk menghiasi rumah. Memilih anggrek diperlukan untuk mendapatkan aggrek yang sesuai dengan lingkungan Anda...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/memilih-anggrek/anggrek/" rel="attachment wp-att-5894"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5894" title="anggrek" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/08/anggrek-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Bunga yang memiliki banyak penggemar ini bertampilan elegan dan anggun. Anggrek merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Bunga yang memiliki bentuk sangat indah dan beraroma lembut ini memiliki variasi hampir tak terbatas.</p>
<p><span id="more-5893"></span>Mengetahui jenis anggrek yang umumnya tersedia akan membantu Anda menentukan jenis anggrek yang cocok dengan lingkungan rumah Anda.</p>
<p>Anggrek memiliki lebih dari 25.000 spesies dan lebih dari 100.000 hibrida. Dari sekian banyak spesies dan jenis hibrida, sebenarnya anggrek memiliki dua jenis yaitu anggrek yang hidup di daratan atau <em>terrestrial orchids</em> dan anggrek benalu atau <em>epiphytes orchids</em>.</p>
<p>Anggrek daratan merupakan jenis anggrek yang umum ditemukan. Jenis ini memiliki akar dalam tanah atau di media tanam lainnya. Sedangkan jenis anggrek benalu merupakan jenis yang tidak umum dan hidup pada pohon atau bebatuan. Anggrek benalu memperoleh bahan makanan dari bahan yang telah dikumpulkan akarnya, dan air diserap dari hujan dan kulit kayu. Akar benalu akan mengeluarkan air selama anggrek membutuhkannya.</p>
<p>Beragam jenis anggrek yang tersedia tergantung dari daerah tempat tinggal Anda. Kebanyakan yang akan Anda temukan adalah jenis hibrid dari anggrek daratan.</p>
<p>Terdapat dua kebiasaan anggrek benalu tumbuh yaitu monopodial dan sympodial. Anggrek monopodial memiliki sumbu utama, atau batang, dan akar baru yang secara langsung berasal dari batang utama. Tunas anggrek sympodial tumbuh tepat di sebelah tunas yang tua. Saat mengalami hal tersebut, anggrek akan terlihat lebih elegan ketika memiki satu atau dua tunas.</p>
<p>Anggrek jenis apa yang cocok untuk Anda? Salah satunya adalah anggrek yang berasal dari jenis monopodial, disebut Phalaenopsis atau anggrek ngengat. Jenis ini mudah dikembangkan karena memiliki satu bunga yang bertahan dalam waktu yang lama. Cymbidium atau anggrek kapal, jenis ini dapat dijadikan alternatif untuk para pemula. Oncidium atau anggrek setangkai, jenis ini akan menghasilkan beberapa bunga dan sederhana untuk menumbuhkannya dalam ruangan. Anggrek dendrobium, jenis ini tidak mudah menghasilkan bunga seperti tiga jenis lainnya. Namun dengan pencahayaan dan air yang tepat, jenis ini dapat dikembangkan di dalam ruangan.</p>
<p>Jika Anda menginginkan ruangan di rumah Anda berkesan elegan dan cantik Anda dapat memilih jenis anggrek Catteleyas, Doritis, Epidendrums (pengharum), Laelia (sering digunakan untuk korsase), Maxillaria Houtteanas, Miltonias, Paphiopedilums (sandal wanita), Rhynchostylis Coelestis, dan Rodriguezia Secundas.</p>
<p>Berikut merupakan tips yang bisa Anda gunakan untuk merawat tanaman Anggrek kesukaan Anda:</p>
<ul>
<li>Bila Anda pemula, sebaiknya pilih anggrek yang dewasa atau sudah siap berbunga untuk mengurangi resiko gagal.</li>
<li>Pilihlah anggrek yang sesuai dengan daerah tempat tinggal Anda.</li>
<li>Perhatikan intesitas cahaya yang diberikan. Berikut intesitas cahay yang disukai anggrek:</li>
</ul>
<p>Phalaenopsis: 10 – 30 %</p>
<p>Cattleya: 20 – 30%</p>
<p>Oncidium: 55 – 65%</p>
<p>Dendrobium: 55 – 65%</p>
<p>Arachnis: 100%</p>
<p>Vanda teret: 100%</p>
<ul>
<li>Perhatikan suhu malam dan siang yang disukai anggrek Anda. Berikut suhu malam dan siang yang disukai anggrek:</li>
</ul>
<p>Cattleya: 13 – 16<sup>o</sup>C (suhu malam) dan 20 &#8211; 24<sup> o</sup>C (suhu siang)</p>
<p>Dendrobium: 15 &#8211; 16<sup> o</sup>C (malam) dan 26 &#8211; 27<sup> o</sup>C (siang)</p>
<p>Oncidium: 15 &#8211; 18<sup> o</sup>C (malam) dan 27<sup> o</sup>C (siang)</p>
<p>Paphiopedilum: 16 &#8211; 19<sup> o</sup>C (malam) dan 27<sup> o</sup>C (siang)</p>
<p>Phalaenopsis: 19<sup> o</sup>C (malam) dan 27<sup> o</sup>C (siang)</p>
<p>Vanda: 21<sup> o</sup>C (malam) dan 28<sup> o</sup>C (siang)</p>
<ul>
<li>Gunakan media tanam yang sesuai dengan anggrek yang Anda pilih. Untuk hasil maksimal, Anda dapat menggunakan salah satu atau gabungan media tanam berikut ini: kulit pohon pinus, pakis, moss, sabut kelapa, arang kayu, pecahan batu bata atau genteng, potongan steroform, kompos/humus.</li>
<li>Frekuensi penyiraman tergantung umur tanaman anggrek. Perhatikan tips berikut:</li>
</ul>
<ol>
<li>Anggrek muda disiram 2x per hari, pagi hari (06.00 – 08.00) dan sore hari (16.00 – 18.00)</li>
<li>Anggrek dewasa cukup disiram sekali sehari, sebaiknya pada pagi hari</li>
<li>Jika media tanam masih lembab atau basah, tidak perlu disiram. Kebanyakan air akan menyebabkan busuk akar</li>
<li>Sebaiknya lakukan penyiraman dengan metode spray. Semprotan tujukan pada media, batang, dan daun.</li>
<li>Hindari menyiram area bunga karena dapat menyebabkan rontok.</li>
<li>Gunakan air pam, jika menggunakan air hujan, sebaiknya diendapakan semalam dulu.</li>
<li>Jika daun terlihat layu atau kuning, kemungkinan karena terlalu banyak disiram</li>
</ol>
<ul>
<li>Pupuk diberikan sesuai umur tanaman. Sebaiknya pemupukan dilakukan pagi hari (06.00 – 07.00) atau sore hari (16.00 – 18.00). Jika Anda menggunakan pupuk cair, semprotkan ke daun, batang, lalu ke akar.</li>
</ul>
<p>Untuk anggrek muda, pilih pupuk yang banyak mengandung unsure N agar                     pertumbuhan vegetatif anggrek terangsang. Misalnya, dekastar 22-8-4,                           vitabloom 30-10-10, atau gandasil D 20-15-15. Sedangkan untuk anggrek                       dewasa, gunangkan pupuk yang merangsang pembungaan seperti Hyponex                     (biru): 10-40-15, gandasil B 6-20-30, atau growmore (orange) 6-30-30.</p>
<p>Selamat Mencoba</p>
<p>Sumber: ezinearticles.com dan ibujempol.com</p>
<p>Sumber foto: downloadgambar.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/memilih-anggrek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Bersama TPA Imanusakti Islamic Kids Learning Center</title>
		<link>http://matoa.org/berbagi-bersama-tpa-imanusakti-islamic-kids-learning-center/</link>
		<comments>http://matoa.org/berbagi-bersama-tpa-imanusakti-islamic-kids-learning-center/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 04:11:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi dengan TPA]]></category>
		<category><![CDATA[matoa]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan LIngkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan lingkungan bersama siswa SD]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan lingkungan dengan siswa TPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=5883</guid>
		<description><![CDATA[Tak selamanya berbagi harus dengan makanan atau barang materi lainnya. Berbagi dapat dilakukan dengan pelatihan mengenai lingkungan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/berbagi-bersama-tpa-imanusakti-islamic-kids-learning-center/img-20110820-00127/" rel="attachment wp-att-5884"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5884" title="IMG-20110820-00127" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/08/IMG-20110820-00127-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Sabtu lalu, tim Matoa bergerak ke lokasi TPA Imanusakti Islamic Kids Learning Centre di Perumahan Cengkareng Indah, Cengkareng, Jakarta Barat. Terlihat sekumpulan siswa SD berkumpul di masjid di daerah tersebut menunggu ustadz mereka.</p>
<p><span id="more-5883"></span>Jam di dinding menunjukkan angka empat, pesantren kilat pun dimulai. Ustadz Ali datang dan mulai mengajarkan hafalan Al-Quran dan salawat Nabi. Selesai anak-anak menghafal Juz Amma, tim Matoa mulai menampakan diri sambil membawa bahan-bahan yang akan digunakan dalam pembuatan selimut toples dari kertas Koran bekas.</p>
<p>Anak-anak tertarik dengan toples,kertas Koran, dan anyaman kertas Koran yang telah dibawa oleh tim Matoa. Acara memberikan pelatihan tersebut dibuka dengan sambutan dan cerita oleh Direktur Matoa, Budi Hartono dan dilanjutkan dengan penjelasan membuat selimut toples dari Koran bekas oleh staf Matoa, Rima Mayasari.</p>
<p>Ada 5 kelompok anak dalam pelatihan tersebut, masing-masing berisi 5 – 7 anak dalam satu kelompok, nama kelompok berdasar urutan abjad ( A s.d E). Setiap kelompok diberi satu toples, 10 lembar Koran bekas 1 halaman, dan 10 lembar Koran bekas setengah halaman.</p>
<p>Rima menjelaskan langkah-langkah membuat anyaman dari kertas Koran. Karena membuat anyaman mudah dan sederhana, anak-anak tersebut langsung mengerjakan langkah-langkah membuat selimut toples.</p>
<p>Selama 30 menit berjalan, anak-anak pesantren kilat tersebut berhasil menyelesaikan anyaman dan menempelkannya pada toples yang disediakan. Hasil selimut toples yang dibuat beraneka ragam, ada yang rapi dan ada yang kurang rapi. Akhirnya terpilih kelompok pemenang dari pelatihan ini adalah kelompok A.</p>
<p>Meskipun pelatihan ini hanya sebentar, namun tampak anak-anak pesantren kilat bersungguh-sungguh menyelesaikan tantangan yang diberikan Matoa. Dengan adanya pelatihan ini, anak-anak telah diajarkan mengenai penggunaan barang bekas yang ramah lingkungan. Harapannya adalah mereka mampu menjadi generasi yang peduli dan menjaga lingkungan di masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: matoa.org</p>
<p>Sumber foto: matoa.org</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/berbagi-bersama-tpa-imanusakti-islamic-kids-learning-center/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekurangan dan Kelebihan Herbal</title>
		<link>http://matoa.org/kekurangan-dan-kelebihan-herbal/</link>
		<comments>http://matoa.org/kekurangan-dan-kelebihan-herbal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 May 2011 15:10:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[herbal. jamu]]></category>
		<category><![CDATA[kelemahan dan kelebihan obat herbal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=3855</guid>
		<description><![CDATA[Minuman herbal atau jamu memiliki kelemahan dan kelebihan yang membantu mengobati sakit dalam...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-3857" href="http://matoa.org/kekurangan-dan-kelebihan-herbal/herbal/"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3857" title="herbal" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/05/herbal-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Banyak keuntungan dan kelebihan yang diberikan obat herbal atau jamu. Sebelum mengobati diri sendiri dengan herbal atau mencari nasehat dari herbalist berkualitas atau naturopath, yang harus Anda pertimbangkan adalah kelebihan dan kekurangan jamu.</p>
<p><span id="more-3855"></span>Obat herbal sebagian besar masih belum terbukti tidak ilmiah. Walaupun sejarah obat herbal menyediakam beberapa dekade, kadang-kadang abad, informasi anekdot, kajian ilmiah obat herbal masih dalam pertumbuhan. Departemen Pusat Pelayanan Kesehatan dan Manusia Gratis dan Obat Alternatif Amerika Serikat (The U.S. Department of Health and Human Service&#8217;s National Center for Complimentary and Alternative Medicine (NCCAM)) hanya beroperasi sejak 1992. Dibandingkan dengan Federal Food and Drug Administration (FDA) yang telah berdiri lebih dari 100 tahun yang lalu, NCCAM masih dalam pertumbuhan dan hanya memulai untuk menggores permukaan penellitian ilmiah.</p>
<p>Walapun kritik obat herbal di antara arus utama pakar obat-obatan, sangat bijaksana untuk mengingat bahwa banyak obat-obatan yang umum yang kita gunakan berasal dari sumber tanaman. Ilmuwan memperoleh aspirin asli dari kulit pohon willow; herbalis menetapkan willow putih untuk sakit kepala dan pengontrol sakit. Digitalis, obat yang diresepkan untuk kondisi jantung tertentu, berasal dari ekstrak bunga <em>foxglove</em> yang berpotensi beracun. Memang benar bahwa produsen suplemen herbal sering membuat klaim berani atau kasar, kritik seharusnya tidak terlalu cepat menolak obat herbal sebagai hasil perdukunan. Berikut merupakan beberapa pro dan kontra obat herbal.</p>
<p><strong>Keuntungan</strong></p>
<p>Keuntungan menggunakan obat herbal sangat banyak. Obat herbal cenderung lebih efektif untuk keluhan kesehatan jangka lama yang tidak merespon baik terhadap obat tradisional. Herbal biasanya memiliki efek samping lebih banyak, dan mungkin lebih aman untuk digunakan lebih sering lagi.</p>
<p>Contoh dapat dilihat pada herbal dan pengobatan alternatif yang digunakan untuk menyembuhkan radang sendi. Vioxx, resep obat yang terkenal yang digunakan untuk mengobati radang sendi, dipanggil kembali karena peningkatan resiko komplikasi kardiovaskular. Pengobatan alternatif untuk radang sendi di lain pihak memiliki beberapa efek samping. Pengaturan diet untuk menghilangkan sayuran dari keluarga, mengurangi konsumsi gula putih, dan menambahkan herbal sederhana pada diet memiliki beberapa efek samping. Kebanyakan obat herbal dapat ditoleransi oleh pasien karena konsekuensi yang tidak diinginkan lebih sedikit dibanding obat farmasi.</p>
<p>Keuntungan lain dari obat herbal adalah biaya. Herbal berbiaya rendah dibanding dengan obat resep. Penelitian, pengujian, dan pemasaran menambahkan biaya yang dipertimbangkan untuk obat resep. Herbal cenderung tidak mahal dibanding obat farmasi.</p>
<p>Keuntungan lainnya adalah ketersediaan herbal tersebut. Herbal tersedia tanpa resep, dan beberapa herbal sederhana seperti peppermint dan chamomile, dapat tumbuh di rumah. Di beberapa bagian daerah terkecil di dunia, herbal merupakan pengobatan satu-satunya yang tersedia di mayoritas masyarakat. Banyak yang menemukan kemudahan dari ketersediaan herbal.</p>
<p><strong>Kekurangan</strong></p>
<p>Herbal tidak mungkin tanpa kekurangan. Secara tiba-tiba, penyakit serius, obat utama masih menjadi pilihan. Herbalis tidak dapat mengobati trauma serius seperti patah kaki, tidak juga menyembuhkan radang usus buntu atau serangan jantung seefektif dokter yang menggunakan pengujian diagnosis modern, operasi, dan obat-obatan. Ilmu kedokteran modern mengobati penyakit tiba-tiba dan kecelakaan lebih efektif dibanding herbal atau pengobatan alternatif lainnya. Kelemahan yang lain adalah risiko nyata apanila melakukan pengobatan herbal sendiri karena ketidaktahuan dosis.  Sementara pihak lain dapat berargumentasi bahwa hal yang sama dapat terjadi pada obat-obatan, seperti kecelakaan overdosis obat flu, banyak herbal yang tidak memiliki instruksi atau sisipan paket. Ada risiko yang sangat nyata pada overdosis. Pemanenan herbal di alam liar beresiko, jika tidak nekat, beberapa orang mencoba mengidentifikasi dan mengambil herbal liar. Mereka menjalankan risiko besar untuk meracuni tubuh mereka sendiri jika mereka tidak mengidentifikasi herbal secara benar. Atau jika mereka menggunakan bagian tanaman yang salah.</p>
<p>Pengobatan herbal dapat berinteraksi dengan obat. Hampir semua herbal memiliki peringatan yang sama, dan banyak, seperti tumbuhan yang digunakan untuk anxiety seperti Valerian dan St. John&#8217;s Wort, dapat interaksi dengan resep obat seperti antidepresi. Sangat penting untuk mendiskusikan dengan dokter Anda mengenai herbal dan obat lainnya.</p>
<p>Karena produk herbal tidak diatur secara ketat, konsumen juga beresiko karena membeli herbal dengan kualitas rendah. Kualitas produk herbal dapat berbeda antara merek atau produsen. Hal ini mempersulit mengatur dosis herbal. So, gunakan herbal sesuai dengan anjuran dokter.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Lovetoknow.com</p>
<p>Sumber foto: darulherbal.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/kekurangan-dan-kelebihan-herbal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CSR Permata Bank dan Matoa Selenggarakan PELH</title>
		<link>http://matoa.org/csr-permata-bank-dan-matoa-selenggarakan-pelh/</link>
		<comments>http://matoa.org/csr-permata-bank-dan-matoa-selenggarakan-pelh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 09:36:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[CSR Permata Bank]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi LIngkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan LIngkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=3009</guid>
		<description><![CDATA[CSR Permata Bank gelar Pelatihan Edukasi LIngkungan Hidup di SDN Pesanggrahan 08 Petang, Jakarta...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3656" title="permata" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/04/permata-200x200.gif" alt="" width="200" height="200" />Rabu, 27 Oktober 2010, Corporate Social Responsibility (CSR) Permata Bank bekerja sama dengan Matoa menghelat Pelatihan Edukasi Lingkungan Hidup (PELH). Acara ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan lingkungan bagi anak-anak sehingga dapat membangun kesadaran dan rasa cinta mereka terhadap lingkungan. Pelatihan ini diadakan di SDN Pesanggrahan 08 Petang, Jakarta, dan diikuti oleh 90 siswa/i.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="id-ID">Target pelatihan adalah karyawan Permata Bank sebagai volunteer program PELH dan anak-anak usia sekolah dasar sebagai objek program PELH Permata Bank.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="id-ID">Acara ini bertujuan melatih volunterr Permata Bank menjalankan program penyuluhan lingkungan kepada anak-anak. Program CSR Permata Bank memudahkan volunteer Permata Bank melakukan aksi yang relevan dengan misi dan visi program PELH. Volunteer Permata Bank mensukseskan program PELH dengan memberikan informasi yang efektif melalui pelatihan, modul, dan alat peraga yang menarik sehingga mempermudah pemahaman objek.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="id-ID">Durasi pelaksanaan pelatihan adalah dua jam. Kegiatan diisi dengan perkenalan,</p>
<p><em>Ice Breaking</em>, pemberian materi, pelaksanaan praktek, diskusi kelompok, dan evaluasi mengenai kegiatan yang dilakukan.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="id-ID">Materi yang disampaikan dalam acara ini adalah pengelolaan sampah, pengenalan jenis plastik, serta bahan beracun dan berbahaya (B3) di rumah.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="id-ID">Siswa/i SDN Pesanggrahan 08 Petang, Jakarta antusias mengikuti acara PELH ini. Terlihat anak-anak ceria mengikuti jalannya PELH yang diselenggarakan CSR Permata Bank.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="id-ID">Sumber: Matoa.org</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/csr-permata-bank-dan-matoa-selenggarakan-pelh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Eco Technology Motoring-IIMS 2010</title>
		<link>http://matoa.org/eco-technology-motoring-iims-2010/</link>
		<comments>http://matoa.org/eco-technology-motoring-iims-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 02:24:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=2384</guid>
		<description><![CDATA[Tim Matoa Albarits mengadakan kunjungan ke Indonesia International Motor Show 2010 ( IIMS ) 2010 yang bertempat di  JIEXPO Jakarta...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2010/08/iims-20101.jpg"><img class="size-full wp-image-2385 alignleft" title="iims-2010" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2010/08/iims-20101.jpg" alt="" width="223" height="314" /></a><em>Jakarta, 30 Juli 2010</em> &#8211; Tim Matoa Albarits mengadakan kunjungan ke <strong>Indonesia International Motor Show 2010 </strong>( IIMS) 2010 yang bertempat di  JIEXPO Jakarta yang berlangsung dari tanggal 23 Juli – 1 Agustus 2010. Acara ini menarik perhatian kami karena acara tersebut mengusung tema  “<em>Eco-Technology Motoring</em>.” Kita ketahui bersama bahwa kendaraan bermotor merupakan penyumbang emisi CO<sub>2</sub> terbesar di bumi ini. Sekarang banyak perusahaan yang gencar mengeluarkan <em>Eco Product</em> dan program-program CSR lainnya yang berkaitan dengan penanganan isu global warming. Ada beberapa stand perusahaan yang konsisten akan <em>Eco Product</em> dan CSR berkaitan dengan lingkungan. Beberapa diantaranya yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2010/08/DSCN83081.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-2386 alignleft" title="DSCN8308" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2010/08/DSCN83081-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>PT. Sumi Rubber Indonesia (DUNLOP)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">“Green” adalah filosofi yang mendasari seluruh kegiatan CSR Sumitomo Rubber Group (Dunlop), yaitu berupa penanaman pohon di tempat-tempat dimana DUNLOP berada di seluruh dunia. Dalam rangka peringatan ulang tahun ke- 100 pada tahun 2009 lalu, seluruh pusat operasi domestik dan internasional mengambil bagian dalam Proyek Acorn – yaitu proyek penanaman sejuta pohon di area setempat hingga 20 tahun  kedepan.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun PT. Sumi Rubber Indonesia kedepan akan menjalankan beberapa rencana terkait dengan penghijauan yang terinpirasi dari beberapa kegiatan CSR di pabrik Dunlop yang ada di Jepang yaitu :</p>
<p style="text-align: left;">1. Penghijauan pabrik yang ada di luar negeri,</p>
<p>Total 70.000 pohon</p>
<p style="text-align: left;">2. Penanaman pohon di luar negeri,</p>
<p style="text-align: justify;">Sepanjang tahun 2008, para karyawan telah menanam 10.105 pohon di pabrik Changshu dan Zhongshan di  China, juga di Indonesia dan Thailand. Rencana 2009 mencakup penanaman pohon dan membangun tempat peristirahatan di sepanjang Pacific Electric Trail (jalur sepeda sepanjang  <span style="text-decoration: underline;"><sup>+</sup></span> 40 km antara San Dimas dan San Bernadino, California.</p>
<p style="text-align: left;">3. penghijauan pabrik yang ada di dalam negeri,</p>
<p>Total 200.000 pohon – 10.000&#215;20 tahun</p>
<p style="text-align: left;">4. Satu “Pohon Peringatan” saat karyawan pensiun,</p>
<p style="text-align: justify;">Pabrik di Shirakawa mengembangkan peremajaan area hutan yang ada di sebelah timur lokasi pabrik. Pada tahun 2008, setelah merampungkan pemotongan daun dan menebarkannya di sepanjang jalur, para karyawan pun  menanam 320 bibit pohon cherry. Dipabrik Nagoya, para karyawan ingin menyumbangkan ‘pohon peringatan’ saat mereka pensiun. Untuk itu Hutan Pohon Pensiunan pun dibentuk di bagian utara pabrik pada tahun 2007. Sementara Hutan Pohon Buah dibentuk di sebelah timur pabrik dengan jenis-jenis yang menghasilkan bebuahan seperti fig, bayberry, dan pohon mikan Jepang. Pada tahun 2009, kantor pusat dan delapan pabrik serta kantor cabang menjadi bagian dalam penanaman pohon yang dipilih untuk melambangkan peringatan 100 tahun Sumitimo Rubber.</p>
<p style="text-align: left;">5. Penanaman pohon Mangrove,</p>
<p>Total 330.000 pohon – 110.000 x 3 tahun</p>
<p style="text-align: left;">6. Beli ban tanam sebatang pohon,</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 2009, Dunlop Group membentuk Tim yang mempromosikan penanaman pohon dengan cara setiap pembelian 4 ban seri tertentu(eco product)  akan menanam satu bibit pohon mangrove. Dengan program ini, pelanggan mempunyai kesempatan untuk ikut memberi kontribusi pada program peremajaan hutan. Dan pada Juli 2009, Dunlop Group memulai program penanaman pohon mangrove ini di Thailand.</p>
<p style="text-align: left;">7. Proyek Acorn,</p>
<p>Total 400.000 pohon – 20000 x 20 tahun</p>
<p style="text-align: left;">8. Fun Rally Dunlop</p>
<p style="text-align: justify;">Merupakan bentuk CSR PT. Sumi Rubber Indonesia (Dunlop) mengambil di tempat di pantai wisata Samudera Baru, Kelurahan Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, Karawang. Kegiatan yang dilakukan antara lain pembersihan kawasan pantai, penanaman pohon bakau (mangrove) yang merupakan rangkaian target perusahaan untuk menanam 5.000 pohon sepanjang 2009 yang lalu. Serta langkah antisipatif terhadap abrasi yang semakin tinggi. Sementara untuk tahun 2010, kegiatan bakti sosial dan penanaman pohon bakau yang  dilangsungkan pada tanggal 9-10 Januari di Anyer, Banten.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam ajang Indonesia International Motor Show 2010, Dunlop juga memboyong Enasave 97.<br />
Dunlop menyatakan, ban ini tidak hanya ramah lingkungan saat pemakaian. Bahkan pada proses produksi Enasave 97 telah menggunakan 97 % bahan baku bukan berbahan dasar fosil, sehingga lebih ramah lingkungan. Emisi CO2 saat pemrosesan produksi juga berkurang 1%.<br />
Saat digunakan Enasave bisa mengurangi gesekan hingga 35 persen. Tentunya akan membuat tingkat efisiensi bahan bakar meningkat. Selain itu, tingkat pembuangan CO2 juga berkurang.<br />
Demikian juga saat ban itu sudah tidak dipakai. Rasio biomassa sebanyak 57% akan memudahkan ban ini terurai. CO2 pun bisa berkurang hingga 94 %.</p>
<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2010/08/DSCN83131.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-2387 alignleft" title="DSCN8313" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2010/08/DSCN83131-150x120.jpg" alt="" width="150" height="120" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>PT. Astra Daihatsu Motor (DAIHATSU)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Berbeda dengan Dunlop, Daihatsu mengusung tema “Teknologi Sahabat Bumi,” berkomitmen selalu menjaga kelestarian alam dengan terus melakukan inovasi menghasilkan mobil <em>compact modern</em>, dengan kapasitas sesuai kebutuhan masyarakat umum, hemat bahan bakar, dan rendah emisi gas buang serta harga yang terjangkau. Produk Daihatsu yang compact selalu selaras dengan lingkungan global. Daihatsu akan terus berinovasi untuk hidup harmonis dengan lingkungan yang lebih berkualitas. Daihatsu terus meningkat teknologi mesinnya untuk mengurangi emisi CO<sub>2</sub> dan mengembangkan fuel cell untuk mencapai zero emission dengan  tahapan sebagai berikut:</p>
<p>1. Mesin teknologi “<em>Eco-Idle</em>”</p>
<p style="text-align: justify;">Mesin ini dilengkapi suatu sistem yang menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna dan meminimumkan keluaran gas CO<sub>2</sub> serta efisiensi konsumsi bahan bakar.</p>
<p>2. Mesin teknologi “<em>Active Ignition</em>”</p>
<p style="text-align: justify;">Mesin ini menghasilkan pengapian yang lebih kuat sehingga penggunaan bahan bakar menjadi 30% lebih hemat dibanding mesin yang ada saat ini.</p>
<p>3. Mesin teknologi <em>Fuel Cell</em></p>
<p style="text-align: justify;">Mesinyang menggunakan teknologi <em>‘Alkali –Hydrazine Hydrate</em>’(emisi air dan nitrogen serta zero CO<sub>2</sub>) sehingga lebih ramah lingkungan.</p>
<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2010/08/DSCN83201.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-2388 alignleft" title="DSCN8320" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2010/08/DSCN83201-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>PT. Toyota Astra Motor (TOYOTA)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi yang menarik perhatian adalah mobil ramah lingkungan yang dibuat oleh Toyota, yaitu mobil bertenaga listrik. Selain itu juga Toyota juga berkomitmen penuh dengan pelestarian lingkungan dengan mengadakan berbagai kegiatan pelestarian sebagai bentuk program CSR-nya salah satunya adalah kegiatan <em>Car For  Tree</em> dan <em>Toyota Forest</em> dan <em>Green Hero</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi sekarang jangan lagi salah pilih, pilihlah produk-produk yang ramah lingkungan dengan perusahaan yang sangat peduli dengan <strong>l</strong>ingkungan, Demi masa depan yang lebih hijau!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/eco-technology-motoring-iims-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

