<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MATOA &#187; Taman Nasional</title>
	<atom:link href="http://matoa.org/category/taman-nasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://matoa.org</link>
	<description>Green Magz</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 08:54:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>10 Pantai Terindah di Indonesia</title>
		<link>http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/</link>
		<comments>http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 08:48:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[10 pantai terindah]]></category>
		<category><![CDATA[10 pantai terindah di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pantai indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pantai terindah]]></category>
		<category><![CDATA[pantai terindah di indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6983</guid>
		<description><![CDATA[Berikut merupakan pantai-pantai terindah yang bisa dijadikan tujuan wisata...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bumi pertiwi memang memiliki beragam kekayaan alam, salah satunya adalah pantai. Merupakan negara katulistiwa yang dikelilingi samudra, Indonesia memiliki pantai-pantai terindah di dunia. Berikut merupakan pantai-pantai terindah yang bisa dijadikan tujuan wisata:<span id="more-6983"></span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Senggigi, Lombok</li>
</ul>
<div id="attachment_6984" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/pantai-senggigi/" rel="attachment wp-att-6984"><img class="size-thumbnail wp-image-6984" title="pantai-senggigi" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/pantai-senggigi-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Senggigi, Lombok</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pantai yang terletak di Lombok, NTB ini merupakan salah satu tujuan wisata yang terkenal. Letak pantai ini di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, sehingga memungkinkan wisatawan melakukan snorkeling. Pantai senggigi memiliki terumbu karang yang menjulang di tengah lautan, sehingga ombak besar pecah di tengah lautan dan tidak berbahaya bagi para pengunjung pantai. Hotel yang tersedia beragam di daerah ini dari hotel yang mahal hingga ekonomis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="clear: both;"></div>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Kuta, Bali</li>
</ul>
<div id="attachment_6985" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/olympus-digital-camera-2/" rel="attachment wp-att-6985"><img class="size-thumbnail wp-image-6985" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/Pantai-Kuta-Bali-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Kuta, Bali</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pantai ini merupakan pantai dengan pengunjung yang selalu ramai setiap harinya. Pantai kuta terletak di sebelah selatan Denpasar. Biasanya para pengunjung melakukan selancar di pantai ini karena memiliki ombak bagus. Pantai yang terletak di Kabupaten Badung ini sudah terkenal sejak tahun 1970-an dan disebut sebagai pantai matahari terbenam (<em>sunset beach</em>).</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="clear: both;"></div>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Pangandaran, Jawa Barat</li>
</ul>
<div id="attachment_6986" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/pantai-pangandaran/" rel="attachment wp-att-6986"><img class="size-thumbnail wp-image-6986" title="pantai pangandaran" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/pantai-pangandaran-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Pangandaran, Jawa Barat</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pantai pangandaran sudah terkenal sejak lama sebagai pantai dengan pemandangan terindah di kawasan Jawa Barat. Pantai yang terletak di Desa Pananjung ini menurut <em>AsiaRooms</em> merupakan objek wisata pantai terbaik di Pulau Jawa dan berjarak ± 92 km ke arah selatan kota Ciamis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="clear: both;"></div>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Parai Tenggiri, Bangka Belitung</li>
</ul>
<div id="attachment_6987" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/pantai-parai-tenggiri6/" rel="attachment wp-att-6987"><img class="size-thumbnail wp-image-6987" title="Pantai Parai Tenggiri6" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/Pantai-Parai-Tenggiri6-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Parai Tenggiri, Bangka Belitung</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pantai yang terkenal dengan batuan granit ini merupakan objek wisata yang terkenal. Pantai parai tenggiri terletak di kawasan Matras, Sungailiat, Bangka Belintung. Keindahan pantai ini dilengkapi dengan pasir putih dengan birunya laut yang tenang. Berjemur, <em>parasailing</em>, dan <em>jet skiing</em> bisa dilakukan di pantai ini.</p>
<div style="clear: both;"></div>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Parangtritis, Yogyakarta</li>
</ul>
<div id="attachment_6988" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/pantai-parangtritis/" rel="attachment wp-att-6988"><img class="size-thumbnail wp-image-6988" title="pantai parangtritis" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/pantai-parangtritis-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Parangtritis, Yogyakarta</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pantai ini merupakan pantai pesisir Samudra Hindia. Pantai parangtritis terletak di sebelah selatan kota Yogyakarta dan berjarak ± 25 km. Selain pantai samas, baron, kukup krakal, dan glagah, pantai parangtritis cukup terkenal karena ombaknya yang besar dan gunung-gunung pasir tinggi di sekitar pantai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="clear: both;"></div>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Bunaken, Manado</li>
</ul>
<div id="attachment_6989" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/pantai-bunaken/" rel="attachment wp-att-6989"><img class="size-thumbnail wp-image-6989" title="pantai bunaken" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/pantai-bunaken-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Bunaken, Manado</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pantai yang merupakan bagian dari Taman Nasional Bunaken ini merupakan sebuah pulau dengan luas 8,08 km<sup>2</sup> di Teluk Manado, Sulawei Utara. Karena keindahan dunia bawah lautnya, turis mancanegara sering melakukan <em>snorkeling </em>dan <em>diving</em> di pantai ini. Selain keindahan pantai yang tidak diragukan, pantai ini dilengkapi dengan pasir putih yang bersih.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="clear: both;"></div>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Palabuhan Ratu, Jawa Barat</li>
</ul>
<div id="attachment_6990" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/pantai-palabuhan-ratu/" rel="attachment wp-att-6990"><img class="size-thumbnail wp-image-6990" title="pantai palabuhan ratu" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/pantai-palabuhan-ratu-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Palabuhan Ratu, Sukabumi</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pantai yang terletak di Sukabumi ini merupakan kawasan wisata pesisir Samudra Hindia di Jawa Barat. Pantai yang terletak sekitar 60 km ke arah selatan kota Sukabumi ini memiliki ombak pantai yang mencapai 3-5 meter di musim-musim tertentu dan sangat cocok untuk selancar.</p>
<div style="clear: both;"></div>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Sanur, Bali</li>
</ul>
<div id="attachment_6991" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/pantai-sanur/" rel="attachment wp-att-6991"><img class="size-thumbnail wp-image-6991" title="pantai sanur" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/pantai-sanur-200x180.jpg" alt="" width="200" height="180" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Sanur, Bali</p></div>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi pantai yang menyuguhkan keindahan di Kota Bali, Pantai Sanur. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang menjadi tujuan para wisatawan untuk bersantai. Terletak di sebelah timur kota Denpasar, pantai sanur menawarkan pemandangan indah dan panorama matahari terbit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="clear: both;"></div>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Dreamland, Bali</li>
</ul>
<div id="attachment_6992" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/pantai-dreamland/" rel="attachment wp-att-6992"><img class="size-thumbnail wp-image-6992" title="pantai dreamland" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/pantai-dreamland-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Dreamland, Bali</p></div>
<p style="text-align: justify;">Selain pantai kuta dan pantai sanur, Bali menyuguhkan pantai yang bisa menjadi tujuan wisata. Pantai Dreamland terletak di ujung selatan Pulau Bali dan dapat dicapai dalam waktu 30 menit dari kawasan kuta. Dikelilingi tebing-tebing dengan pemandangan indah dan hamaparan pasir putih yang bersih merupakan penarik para wisatawan untuk berkunjung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="clear: both;"></div>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Raja Ampat</li>
</ul>
<div id="attachment_6993" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/pantai-raja-ampat/" rel="attachment wp-att-6993"><img class="size-thumbnail wp-image-6993" title="pantai raja ampat" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/pantai-raja-ampat-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Raja Ampat, Papua Barat</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pantai ini merupakan salah satu pantai tereksotis dan terindah di Indonesia. Berada di Papua Barat, pantai ini merupakan taman laut terbesar di Indonesia dan memiliki kekayaan biota laut terbesar di dunia. Hampir 75% jenis terumbu karang di dunia berada di Raja Ampat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="clear: both;"></div>
<p>Sumber: berbagai sumber</p>
<p>Sumber foto: berbagai sumber</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/10-pantai-terindah-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Si Malang Harimau Sumatera</title>
		<link>http://matoa.org/si-malang-harimau-sumatera/</link>
		<comments>http://matoa.org/si-malang-harimau-sumatera/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 06:55:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[harimau]]></category>
		<category><![CDATA[harimau indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[harimau sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[panthera tigris]]></category>
		<category><![CDATA[Panthera Tigris Sumatrae]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6923</guid>
		<description><![CDATA[Betapa malangnya nasib satwa langka ini, rumahnya (hutan) yang semakin berkurang membuat harimau semakin punah...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/si-malang-harimau-sumatera/harimau-sumatera-2/" rel="attachment wp-att-6924"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6924" title="harimau sumatera" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/harimau-sumatera-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Salah satu satwa terlangka dan paling dilindungi di Indonesia, Harimau Sumatera semakin berkurang populasinya. Sekitar 40 Harimau Sumatera mati sepanjang 2011 akibat konflik dengan masyarakat dan ekspansi lahan perkebunan dan pembalakan liar.<span id="more-6923"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Satwa yang memiliki nama latin <em>Panthera tigris sumatrae</em> ini memiliki Sembilan subspesies di dunia. Indonesia memiliki 3 subspesies, namun sayangnya 2 subspesies telah punah yaitu Harimau Jawa dan Harimau Bali.</p>
<p style="text-align: justify;"> Diperkirakan tahun 1990 terdapat 400 – 500 ekor Harimau Sumatera. Namun, penelitian akhir tahun 2007 menunjukan jumlah harimau sumatera sekitar 300 – 400 ekor. Sebanyak 86 ekor harimau di kawasan konservasi Riau, 15 ekor terpantau di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBTT), 30 ekor di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), 15 – 20 ekor terlihat di hutan lindung Senepis, dan sekitar 6 harimau hidup di daerah luar konservasi, di sekitar Hutan Tanaman Industri (HTI) dan perkebunan sawit.</p>
<p style="text-align: justify;">Harimau merupakan satwa yang patut dilestarikan karena peranannya sebagai predator utama rantai makanan. Harimau mempertahankan populasi mangsa liar yang ada di bawahnya, sehingga keseimbangan antara mangsa dan vegetasi dapat terjaga.</p>
<p style="text-align: justify;">Ancaman yang dihadapai harimau adalah kehilangan habitat karena tingginya laju deforestasi dan perburuan ilegal yang memperjualbelikan bagian-bagian tubuh harimau. Laporan tahun 2008 yang dikeluarkan TRAFFIC menemukan adanya pasar ilegal yang berkembang subur yang memperdagangkan bagian-bagian tubuh harimau. Dalam laporan yang sama, paling sedikit 50 harimau sumatera diburu setiap tahunnya dalam kurun waktu 1998 – 2002.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat habitat harimau semakin berkurang, harimau terpaksa memasuki kawasan penduduk yang mengakibatkan terjadinya konflik dengan manusia. Sehingga tidak sedikit harimau yang dibunuh atau ditangkap karena memasuki daerah pedesaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai langkah penyelamatan satwa langka ini, saat ini pemerintah tengah mencari lahan seluas 300 ha untuk dijadikan kawasan pengembangan dan peningkatan populasi satwa langka, terutama harimau sumatera.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber: Berbagai Sumber</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber foto: reino-animal.webege.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/si-malang-harimau-sumatera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkunjung  ke Taman Nasional Gunung Palung</title>
		<link>http://matoa.org/berkunjung-ke-taman-nasional-gunung-palung/</link>
		<comments>http://matoa.org/berkunjung-ke-taman-nasional-gunung-palung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 09:47:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gunung palung]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional gunung palung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6916</guid>
		<description><![CDATA[merupakan salah satu kawasan pelestarian alam yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/berkunjung-ke-taman-nasional-gunung-palung/gunung-palung/" rel="attachment wp-att-6917"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6917" title="gunung palung" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/gunung-palung-200x200.gif" alt="" width="200" height="200" /></a>Taman Nasional yang memiliki berbagai tipe ekosistem ini merupakan salah satu kawasan pelestarian alam yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Hutan mangrove, hutan rawa, rawa gambut, hutan rawa air tawar, hutan pamah tropika, dan hutan pegunungan merupakan jenis ekosistem yang ada di Taman Nasional Gunung Palung (Gunung Palung).<span id="more-6916"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kawasan yang 65% adalah hutan yang tidak terganggu aktivitas manusia ini merupakan satu-satunya kawasan hutan tropika Dipterocarpus yang terbaik dan terluas di Kalimantan dan memiliki banyak komunitas tumbuhan dan satwa air.</p>
<p style="text-align: justify;">Keanekaragaman hayati flora yang ada di taman nasional ini adalah jelutung (<em>Dyera costulata</em>), ramin (<em>Gonystylus bancanus</em>), dammar (<em>Agathis borneensis</em>), pulai (<em>Alstonia scholaris</em>), rengas (<em>Gluta renghas</em>), kayu ulin (<em>Eusideroxylon zwageri</em>), <em>Bruguiera sp., Lumnitzera sp., Rhizophora sp.</em> dan<em>, Sonneratia sp.</em> Sedangkan tanaman yang terbilang unik adalah anggrek hitan (<em>Coelogyne pandurata</em>) yang dapat dilihat di Sungai Matan pada bulan Februari – April. Bunga ini bertanda denegan warna hijau dengan kombinasi bercak hitam pada bagian tengah bunga dan lama mekar antara 5 – 6 hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Keanekaragaman fauna yang ada di kawasan ini adalah 190 jenis burung yang kemungkinan besar terdapat di Kalimantan dan 35 jenis mammalian yang berperan dalam penyebaran biji tumbuhan di hutan. Satwa yang terlihat di Gunung Palung adalah bekantan (<em>Nasalis larvatus</em>), orangutan (<em>Pongo satyrus</em>), bajing tanah bergaris empat (<em>Lariscus hosei</em>), kijang (<em>Muntiacus muntjak pleiharicus</em>), beruang madu (<em>Helarctos malayanus euryspilus</em>), beruk (<em>Macaca nemestrina nemestrina</em>), klampiau (<em>Hylobates muelleri</em>), kukang (<em>Nyticebus coucang borneanus</em>), dan tupai kenari (<em>Rheithrosciurus macrotis</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Lokasi-lokasi yang wajib dikunjungi adalah:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pantai Pulau Datok dan Bukit Lubang Tedong sebagai kawasan wisata bahari dan berenang</li>
<li>Gunung Palung dan Gunung Panti sebagai kawasan pendakian, air terjun, pengamatan tumbuhan/satwa, dan berkemah</li>
<li>Cabang Panti merupakan pusat penelitian dengan fasilitas stasiun penelitian, wisma peneliti, perpustakaan, kampong baru, dan pengamatan satwa bekantan.</li>
<li>Sungai Matan dan Sungai Simpang sebagai kawasan menyelusuri sungai, pengamatan satwa, dan wisata budaya (situs purbakala).</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber: dephut.go.id</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: ndoetphyton.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/berkunjung-ke-taman-nasional-gunung-palung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bersantai di Kepulauan Seribu</title>
		<link>http://matoa.org/bersantai-di-kepulauan-seribu/</link>
		<comments>http://matoa.org/bersantai-di-kepulauan-seribu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 07:04:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kepulauan seribu]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional kepulauan seribu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6853</guid>
		<description><![CDATA[Masyarakat Jakarta sudah tidak asing lagi dengan taman nasional bahari ini... Pulau dengan sejuta keindahan ini patut dikunjungi sebagai tempat liburan...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/bersantai-di-kepulauan-seribu/pulau-pramuka1/" rel="attachment wp-att-6854"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6854" title="pulau-pramuka1" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/01/pulau-pramuka1-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Masyarakat Jakarta sudah tidak asing lagi dengan taman nasional bahari ini. Taman Nasional Kepulauan Seribu (Kep. Seribu) merupakan salah satu perwakilan kawasan pelestarian bahari di Indonesia, khususnya Pulau Jawa.<span id="more-6853"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Taman nasional yang terletak kurang lebih 45 km sebelah utara Jakarta ini memiliki 78 pulau besar-kecil yang memiliki ketinggiak sekitar 3 meter di atas permukaan laut dan merupakan gugusan pulau karang.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum menjadi pulau-pulau karang seperti sekarang ini, ratusan tahun yang lalu pulau-pulau tersebut terbentuk di atas koloni binatang karang yang sudah mati. Awalnya koloni tersebut tumbuh pada dasar laut yang dangkal. Lapisan atasnya muncul ke permukaan laut dan</p>
<p style="text-align: justify;">mengalami pelapukan. Di atas daratan karang tersebut, tumbuh pioneer berupa semak dan beberapa jenis pohon, sehingga terbentuk daratan. Daratan yang ada di pulau-pulau tersebut tidak sama dengan daratan yang terdiri dari tanah. Sama halnya dengan kekayaan tumbuhan dan satwanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kekayaan flora yang ada di taman nasional ini didominasi tumbuhan pantai seperti nyamplung (<em>Calophyllum inophyllum</em>), waru (<em>Hibicus tiliaceus</em>), pandan (<em>Pandanus</em> sp.), cemara laut (<em>Casuarina equisetifolia</em>), cangkudu (<em>Morinda citrifolia</em>), dan kecundang (<em>Cerbena adollam</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan kekayaan fauna yang terdapat di Kep. Seribu adalah 54 jenis karang keras/lunak, 144 jenis ikan, 2 jenis ikan kima, <em>Rhodophyta, Chlorophyta, </em>dan <em>Phaeophyta</em> , 6 jenis rumput laut (<em>Halodule </em>sp., <em>Halophila </em>sp., dan <em>Enhalus</em> sp.), dan 17 jenis burung pantai.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Penyu sisik (<em>Eretmochelys imbricata</em>)dan penyu hijau (<em>Chelonia mydas</em>) merupakan satwa langka yang menelurkan telurnya di area ini. Kedua penyu tersebut merupakan satwa yang jarang ditemukan di perairan lain terutama pantai Utara Pulau Jawa, ditangkarkan di Pulau Semak Daun.</p>
<p style="text-align: justify;">Pantai yang ada di Kep. Seribu dilindungi oleh hutan bakau. Hutan bakau tersebut merupakan habitat biawak, ular cincin emas, dan piton hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">Objek wisata yang dapat dikunjungi adalah:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pulau Pramuka, Semak Daun, Kelapa, dan Panggang merupakan kawasan untuk melihat penangkaran penyu, pengamatan satwa, dan wisata bahari.</li>
<li>Pulau Opak dan Karang Congkak merupakan area diving kapal-kapal yang karam.</li>
<li>Pulau Panjang, Putri, Pelangi, dan Perak merupakan area wisata bahari.</li>
<li>Sedangkan Pulau Semut, Karang Kroja, Kotok Besar, Kotok Kecil, dan Gosong Laga merupaka area kegiatan menyelam dan snorkeling.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber: dephut.go.id</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber foto: vanydwi.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/bersantai-di-kepulauan-seribu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyelam ke Karimun Jawa Yuk!</title>
		<link>http://matoa.org/menyelam-ke-karimun-jawa-yuk/</link>
		<comments>http://matoa.org/menyelam-ke-karimun-jawa-yuk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2011 09:31:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional karimunjawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6699</guid>
		<description><![CDATA[Karimunjawa merupakan surga bagi para penyelam. Airnya yang bening dan jernih mampu memperlihatkan keindahan pemandangan beragam ikan dan karang kepada pengunjung.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/menyelam-ke-karimun-jawa-yuk/karimunjawa/" rel="attachment wp-att-6700"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6700" title="karimunjawa" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/11/karimunjawa-200x161.jpg" alt="" width="200" height="161" /></a>Karimunjawa yang berarti samar-samar atau kabur dalam bahasa jawa terletak jauh di luar Pulau Jawa. Seperti kebanyakan taman nasional laut di Indonesia. Karimunjawa merupakan surga bagi para penyelam. Airnya yang bening dan jernih mampu memperlihatkan keindahan pemandangan beragam ikan dan karang kepada pengunjung.</p>
<p>Sejak tahun 2001, karimunjawa secara resmi menjadi Taman Nasional Karimunjawa. Taman nasional yang terdiri dari gugusan 27 buah pulau kecil dan 5 buah pulau yang sudah berpenduduk.</p>
<p>Beberapa pulau yang sering dikunjungi adalah Pulau Menjangan Besar dengan penangkaran hiunya, Pulau Menjangan Kecil dengan beragam ikan kecil berwarna-warni, Pulau Cemara Kecil dan Pulau Cemara Besar, serta Pulau Tanjung Gelam.</p>
<p>Kepulauan yang terletak 230 km utara Yogyakarta ini merupakan Taman Laut Nasional di Indonesia dengan luas total 111.625 ha, 98% dari kawasan tersebut merupakan wilayah perairan, sisanya wilayah daratan.</p>
<p>Keindahan karimunjawa bukan hanya terletak di alamnya, namun dapat dilihat dari keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya seperti 69 marga karang keras, 353 spesies ikan karang, dan 300 ha hutan mangrove.</p>
<p>Beberapa satwa langka seperti penyu sisik (<em>Eretmochelys imbricata</em>), penyu hijau (<em>Chelonia mydas</em>), dan elang laut perut putih (<em>Haliaetus leucogaster</em>). Tumbuhan yang menjadi ciri khas karimunjawa adalah dewodaru (<em>Crystocalyx macrophyla</em>).</p>
<p>Jenis terumbu karang yang terdapat di karimunjawa adalah terumbu karang pantai/tepi (<em>fringing reef</em>), terumbu karang penghalang (<em>barrier reef</em>),d an beberapa taka (<em>patch reef</em>). Dua jenis biota yang dilindungi adalah akar bahar/karang hitam (<em>Antiphates</em> spp.) dan karang merah (<em>Tubipora musica</em>).</p>
<p>Biota laut seperti kepala kambing (<em>Cassis cornuta</em>), triton terompet (<em>Charonia tritonis</em>), nautilus berongga (<em>Nautilus pompilius</em>), batu laga (<em>Turbo marmoratus</em>), dan 6 jenis kima. Sedangkan untuk satwa darat yang ada di kepulauan ini adalah rusa (<em>Cervus timorensis subspec</em>), kera ekor panjang (<em>Macaca fascicularis karimondjawae, </em>dan  40 jenis burung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: kumpulan.info, dephut.go.id, karimunjawa.yogyes.com</p>
<p>Sumber foto: biancatours.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/menyelam-ke-karimun-jawa-yuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia World Heritage of Nature</title>
		<link>http://matoa.org/indonesia-world-heritage-of-nature/</link>
		<comments>http://matoa.org/indonesia-world-heritage-of-nature/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 09:46:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bukit barisan selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Leuser]]></category>
		<category><![CDATA[kerinci seblat]]></category>
		<category><![CDATA[komodo]]></category>
		<category><![CDATA[lorentz]]></category>
		<category><![CDATA[pulau komodo]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional bukit barisan selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional Gunung Leuser]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional kerinci seblat]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional komodo]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional lorentz]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional ujung kulon]]></category>
		<category><![CDATA[ujung kulon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6611</guid>
		<description><![CDATA[Di Indonesia ada 6 taman nasional yang telah mendapat gelar World Heritage of Nature (Warisan Alam Dunia)...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Indonesia memang kaya akan keindahan alamnya. Tak perlu jauh-jauh pergi ke negeri orang untuk menikmati indahnya alam. Di Indonesia ada 6 taman nasional yang telah mendapat gelar World Heritage of Nature (Warisan Alam Dunia). Berikut ulasannya:<span id="more-6611"></span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Taman Nasional Ujung Kulon</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/indonesia-world-heritage-of-nature/ujung-kulon-3/" rel="attachment wp-att-6612"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6612" title="ujung-kulon" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/11/ujung-kulon-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Taman nasional yang terletak di barat selatan Pulau Jawa, Banten ini memiliki luas 120.551 ha yang terdiri dari 78.214 ha daratan dan 44.337 ha terumbu karang dan lautan. Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) merupakan habitat ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka Badak Jawa (<em>Rhinoceros sondaicus</em>).  Sekitar 700 jenis tumbuhan terlindung dengan baik di kawasan ini seperti merbau (<em>Intsia bijuga</em>), palahlar (<em>Dipterocarpus haseltii</em>), dan berbagai jenis anggrek. Beragam satwa hidup di TNUK di antaranya 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptil, 22 jenis amfibi, 240 jenis burung, 72 jenis serangga, 142 jenis ikan, dan 33 jenis terumbu karang. Satwa langka dilindungi yang hidup di kawasan ini adalah banteng (<em>Bos javanicus javanicus</em>), rusa (<em>Cervus timorensis russa</em>), macan tutul (<em>Panthera pardus</em>), dan owa (<em>Hylobates moloch</em>). Selain sebagai habitat asli berbagai mahluk hidup, TNUK bisa dijadikan objek wisata alam yang menarik seperti arung jeram, air terjun, pantai pasir putih, sumber air panas, taman laut, dan peninggalan budaya/sejarah (Arca Ganesha dan Gunung Raksa Panaitan). TNUK merupakan taman nasional pertama yang diresmikan di Indonesia dan mendapatkan pengakuan dari Unesco tahun 1991.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Taman Nasional Komodo</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/indonesia-world-heritage-of-nature/komodo01/" rel="attachment wp-att-6613"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6613" title="komodo01" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/11/komodo01-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Pulau komodo merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang berada di sebelah timur Pulau Sumbawa dipisahkan oleh Selat Sape. Tahun Agustus 2009 terdapat 1300 ekor komodo yang hidup di TN Pulau Komodo. Selain binatang purba Komodo, kawasan ini memiliki 259 jenis karang dan 1000 jenis ikan seperti barakuda, marlin, ekor kuning, kakap merah, dan baronang. Beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi adalah Loh Liang, Pulau Lasa, Pantai Merah, Loh Bo, dan Sebita. Taman Nasional Komodo mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada tahun 1991.</p>
<p style="text-align: justify;">
<ul style="text-align: justify;">
<li>Taman Nasional Lorentz</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/indonesia-world-heritage-of-nature/lorentz-taman-nasional/" rel="attachment wp-att-6614"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6614" title="lorentz taman nasional" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/11/lorentz-taman-nasional-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Taman nasional ini merupakan perwakilan dari ekosistem terlengkap untuk kawasan Asia Tenggara dan Asia Pasifik. Merupakan salah satu dari tiga kawasan di dunia yang memiliki gletser di daerah tropis. Kawasan ini memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dengan 34 tipe vegetasi, 630 jenis burung, dan 123 mamalia.  Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini adalah dua jenis kasuari, empat megapoda, 31 jenis dara/merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemic seperti cendrawasih ekor panjang (<em>Paradigalla caruneulata</em>) dan puyuh salju (<em>Anurophasis monorthonyx</em>). Taman nasional inimemiliki ciri khas tersendiri yaitu adanya gletser di Puncak Jaya dan sungai yang menghilang beberapa kilometer ke dalam tanah Lembah Balliem. Taman Nasional Lorentz diakui UNESCO pada tahun 1999.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Taman Nasional Gunung Leuser</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/indonesia-world-heritage-of-nature/gunung-leuser/" rel="attachment wp-att-6615"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6615" title="gunung leuser" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/11/gunung-leuser-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Taman nasional yang terletak di Nangroe Aceh Darussalam ini merupakan kawasan konservasi yang memiliki perwakilan ekosistem terlengkap (hutan pantai, hutan dataran rendah, hutan pegunungan, dan danau).  Diperkirakan 3000 – 4000 jenis tumbuhan ada di kawasan ini seperti palm, meranti, keruing, dan beberapa jenis bunga raflesia. Terdapat 89 jenis satwa langka dari 717 jenis satwa yang ada di TNGL. Jenis mamalia yang ada di TNGL adalah orangutan (<em>Pongo abelii</em>), kukang (<em>Nycticebus coucang</em>), harimau sumatera (<em>Phantera tigris sumatrae</em>), beruang madu (<em>Helarctos malayanus</em>), gajah sumatera (<em>Elephas maximus</em>), badak sumatera (<em>Dicerorhinus sumatrensis</em>), tapir (<em>Tapirus indicus</em>).</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Taman Nasional Kerinci Seblat</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/indonesia-world-heritage-of-nature/kerinci-seblat/" rel="attachment wp-att-6616"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6616" title="kerinci seblat" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/11/kerinci-seblat-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) merupakan perwakilan tipe kosistem hutan hujan dataran rendah hingga ekosistem sub alpin. TNKS memiliki 4000 jenis tumbuhan, di antaranya yang langka adalah pinus kerinci (<em>Pinus merkusii strain </em>Kerinci), kayu pacat (<em>Harpulia alborea</em>), bunga Raflesia (<em>Rafflesia arnoldi</em> dan<em> R. hasseltii</em>), dan bunga bangkai (<em>Amorphophallus titanium</em> dan<em> A. decus-silvae</em>). Sekitar 37 jenis mamalia, 10 jenis reptilia, 6 jenis amfibia, dan 139 jenis burung ada di kawasan ini. Pengamatan menarik di daerah ini adalah suara burung rangkong (<em>Buceros rhinoceros undulatus</em>) dan julang (<em>Aceros undulates undulatus</em>), serta suara tawa histeri burung gading (<em>Rhinoplax vigil</em>).</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Taman Nasional Bukit Barisan Selatan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/indonesia-world-heritage-of-nature/sony-dsc/" rel="attachment wp-att-6617"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6617" title="SONY DSC" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/11/bukit-barisan-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Taman nasional ini merupakan perwakilan dari rangkaian pegunungan Bukit Barisan. Berbagai jenis tumbuhan hidup di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) seperti pidada (<em>Sonneratia </em>sp.), nipah (<em>Nypa fruticans</em>), cemara laut (<em>Casuarina equisetifolia</em>), pandan (<em>Pandanus </em>sp.), dan bunga Raflesia (<em>Raflesia arnoldi</em>). Bunga bangkai jangkung (<em>Amorphophallus </em>) dan anggrek raksasa/tebu (<em>Grammatophylum speciosum</em>). Beruang madu (<em>Helarctos malayanus malayanus</em>), badak sumatera (<em>Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis</em>), harimau sumatera (<em>Elephas maximus sumatranus</em>), dan penyu sisik. Danau Menjukut yang ada di taman nasional ini berbatasan langsung dengan laut lepas Samudera Hindia. Taman ini disorot sebagai daerah prioritas untuk pelestarian badak sumatera.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber: <a href="http://matoa.org">matoa.org</a>, dephut.go.id, dan faktaterpendam.com</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber foto: wirawiri.goento.com, indotoplist.com, dephut.go.id, masteg03.blogdetik.com, wisatadaerahlampung.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/indonesia-world-heritage-of-nature/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Besarnya Teluk Cenderawasih</title>
		<link>http://matoa.org/besarnya-teluk-cenderawasih/</link>
		<comments>http://matoa.org/besarnya-teluk-cenderawasih/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 08:06:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional teluk cenderawasih]]></category>
		<category><![CDATA[teluk cenderawasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6476</guid>
		<description><![CDATA[Begitu banyaknya Taman Nasional perairan laut yang ada di Indonesia, namun yang terbesar adalah Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNTC). ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/besarnya-teluk-cenderawasih/tntc/" rel="attachment wp-att-6477"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6477" title="TNTC" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/10/TNTC-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Begitu banyaknya Taman Nasional perairan laut yang ada di Indonesia, namun yang terbesar adalah Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNTC). Taman nasional yang terletak di Indonesia Timur, Papua ini memiliki wilayah sekitar 1.453.500 ha.<span id="more-6476"></span></p>
<p>Taman nasional yang ditetapkan sejak tahun 1993 ini berada dalam dua kabupaten yaitu kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Nabire. Adat dan budaya suku Wamesa masih bisa terlihat di taman nasional ini. Beberapa upacara adat yang masih aktif dilakukan adalah: upacara tindik telinga, pelepasan perahu, gunting rambut, penyambutan tamu, buadaya pemakaman dalam gua, tari balengan dan seruling tambur. Seluruh upacara adat tersebut mampu mempersatukan hubungan antara masyarakat setempat.</p>
<p>TNTC merupakan perwakilan ekosistem terumbu karang, pantai, mangrove, dan hutan tropika daratan pulau di Papua. Karena perwakilan ekosistem terumbu karang, tercatat 150 jenis terumbu karang dari 15 famili. Ekosistem terumbu karang terbagi menjadi dua yaitu zona rataan terumbu (<em>reef flat</em>) dan zona lereng terumbu (<em>reef slope</em>). Jenis-jenis karang yang dapat dilihat antara lain koloni karang biru (<em>Heliopora coerulea</em>), karang hitam (<em>Antiphates </em>sp.), family Faviidae dan Pectiniidae, dan berbagai jenis karang lunak.</p>
<p>Selain terkenal akan kekayaan terumbu karangnya, TNTC terkenal dengan berbagai jenis ikan yang menghuni perairannya seperti <em>butterflyfish, angelfish, damselfish, parrotfish, rabbitfish, </em>dan <em>anemonefish</em>. Sedangkan untuk jenis moluskanya terdapat cowries (<em>Cypraea </em>spp.), keong strombidae (<em>Lambis </em>spp.), keong kerucut (<em>Conus </em>spp), triton terompet (<em>Charonia tritonis</em>), dan kima raksasa (<em>Tridacna gigas</em>).</p>
<p>Beberapa penyu pun turut mendarat di taman nasional ini, di antaranya adalah penyu sisik (<em>Eretmochelys imbricata</em>), penyu hijau (<em>Chelonia mydas</em>), penyu lekang (<em>Lepidochelys olivaceae</em>), dan penyu belimbing (<em>Dermochelys coriaceae</em>).</p>
<p>Duyung (<em>Dugong dugon</em>), paus biru (<em>Balaenoptera musculus</em>), ketam kelapa (<em>Birgus latro</em>), lumba-lumba, dan hiu sering terlihat di perairan TNTC.</p>
<p>Tak hanya dipenuhi dengan kekayaan florabawah lautnya, TNTC dilengkapi dengan goa alam yang merupakan peninggalan zaman purba, sumber air panas di Pulau Mioswaar, pengamatan satwa burung di Pulau Rumberpon, dan wisata budaya di Pulau Roon.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: dephut.go.id dan telukcenderawasih-nationalpark.org</p>
<p>Sumber foto: moreindonesia.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/besarnya-teluk-cenderawasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indahnya Rinjani</title>
		<link>http://matoa.org/indahnya-rinjani/</link>
		<comments>http://matoa.org/indahnya-rinjani/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 05:09:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gunung rinjani]]></category>
		<category><![CDATA[rinjani]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional rinjani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6292</guid>
		<description><![CDATA[Betapa indahnya taman nasional yang berada di Lombok ini...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/indahnya-rinjani/rinjani/" rel="attachment wp-att-6293"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6293" title="rinjani" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/09/rinjani-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Taman nasional yang terletak di Lombok, Nusa Tengggara Barat ini mewakili tipe ekosistem hutan hujan pegunungan rendah hingga pegunungan tinggi dan savanna di Nusa Tenggara.</p>
<p><span id="more-6292"></span>Taman Nasional Gunung Rinjani (Gunung Rinjani) kaya akan keanekaragaman hayati tumbuhan dan hewan. Beberapa tumbuhan yang berada di kawasan ini adalah jelutung (<em>Laportea stimulans</em>), dedurenan (<em>Aglaia argentea</em>), bayur (<em>Pterospermum javanicum</em>), beringin (<em>Ficus benjamina</em>), dan eidelweis (<em>Anaphalis javanica</em>).</p>
<p>Sedangkan untuk keanekaragaman hewan, di taman nasional ini terdapat satu jenis mamalia endemik, musang rinjani (<em>Paradoxurus hemaproditus rinjanicus</em>) dan mamalia lainnya adalah kijang (<em>Muntiacus muntjak nainggolani</em>), lutung budeng (<em>Trachypithecus auratus</em>), dan trenggiling (<em>Manis javanica</em>).</p>
<p>Gunung yang merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia ini (3.720 m. dpl) memiliki cerita yang unik yaitu mengenai keberadaan Dewi Enjeni. Menurut orang sekitar, Dewi Enjeni merupakan ratu jin penguasa Gunung Rinjani yang lahir dari perkawinan suku sasak dengan jin. Ritual upacara adat sering diadakan untuk menghormati Dewi Enjeni.</p>
<p>Gunung ini telah mendapatkan World Legacy Award dari Conservation International and Traveller pada tahun 2004 dan finalis Tourism for Tomorrow (2005 dan 2008) dari <em>Worls Travel Tourism Council</em> (WTTC).</p>
<p>Gunung Rinjani memang menawarkan pesona alam yang tiada duanya, selain menawarkan gunungnya yang unik, kawah, danau, aliran lava terbaru, pemandangan alam, goa, dan air terjun yang indah disajikan di taman nasional ini.</p>
<p>Pada bulan Juni – Agustus setiap tahunnya banyak pendaki gunung mengunjungi kawasan ini. Selain menyimpan cerita misterius, kawasan taman nasional ini memiliki beberapa obyek wisata yang patut dikunjungi seperti:</p>
<ul>
<li>Puncak Gunung Rinjani</li>
<li>Danau Segara Anak, Sebau, dan Gunung Baru</li>
<li>Otakkokoq dan Kembang Kuning</li>
<li>Atraksi budaya</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: dephut.go.id, tempo.co, dan anaklombok.com</p>
<p>Sumber foto: rinjaninationalpark.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/indahnya-rinjani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ingin Bermain dengan Gajah? Ke Way Kambas Yuk!</title>
		<link>http://matoa.org/ingin-bermain-dengan-gajah-ke-way-kambas-yuk/</link>
		<comments>http://matoa.org/ingin-bermain-dengan-gajah-ke-way-kambas-yuk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Sep 2011 05:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gajah]]></category>
		<category><![CDATA[gajah sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah gajah]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional way kambas]]></category>
		<category><![CDATA[Way Kambas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6190</guid>
		<description><![CDATA[Taman Nasional ini terkenal akan penampilan gajah yang menarik...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/ingin-bermain-dengan-gajah-ke-way-kambas-yuk/gajah-lampung-023/" rel="attachment wp-att-6191"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6191" title="gajah lampung 02[3]" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/09/gajah-lampung-023-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Ingat gajah sumatera, ingat Taman Nasional Way Kambas. Taman nasional yang terletak di propinsi Lampung ini merupakan kawasan perwakilan ekosistem hutan dataran rendah yang terdiri dari hutan air tawar, padang alang-alang/semak belukar, dan hutan pantai Sumatera.</p>
<p><span id="more-6190"></span>Beberapa satwa langka hidup di kawasan ini seperti badak sumatera (<em>Dicerorhius sumatrensis sumatrensis</em>), gajah sumatera (<em>Elephas maximus sumatranus</em>), harimau sumatera (<em>Panthera tigris sumatrae</em>), dan tapir (<em>Tapirus indicus</em>).</p>
<p>Tak hanya itu, taman nasional way kambas kaya akan tanaman seperti api-api (<em>Avicennia marina</em>), pidada (<em>Sonneratia </em>sp.), nipah (<em>Nypa fruticans</em>), gelam (<em>Melaleuca leucadendron</em>), salam (<em>Syzygium polyanthum</em>), dan cemara laut (<em>Castuarina equisetifolia</em>).</p>
<p>Taman Nasional Way Kambas (Way Kambas) terkenal akan sekolah gajah  atau pusat pelatihan gajah. Pusat pelatihan gajah yang didirikan sejak 1985 ini berhasil mendidik dan menjinakan sekitar 290 ekor gajah. Sekolah gajah ini mampu menjadikan gajah beratraksi seperti main bola, tarik tambnag, berenang, dan menari.</p>
<p>Selain dijadikan sebagai pusat pelatihan gajah, Way Kambas juga memiliki Suaka Rhino Sumatera (SRS). SRS merupakan satu-satunya tempat pengembangbiakan satwa liar badak sumatera di Indonesia, bahkan SRS merupakan satu-satunya lokasi pengembangbiakan badak sumatera semi alami di Asia (bahkan dunia).</p>
<p>Lokasi atau objek wisata yang dapat dikunjungi adalah:</p>
<ul>
<li>Pusat Latihan Gajah Karangsari.</li>
<li>Bumi perkemahan Way Kanan.</li>
<li>Penelitian dan penangkatan badak sumatera dengan fasilitas laboratorium alam dan wisma peneliti di Rawa Kali Biru, Rawa Gajah, dan Kuala Kambas.</li>
<li>Penyelusuran sungai Way Kanan.</li>
<li>Pengamatan satwa</li>
<li>Padang rumput dan hutan mangrove.</li>
</ul>
<p>Jika Anda ingin berkunjung ke Way Kambas sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi karena lokasi cukup jauh. Musim kunjungan terbaik pada bulan Juli hingga September setiap tahunnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: dephut.go.id dan arinashotel.com</p>
<p>Sumber foto: zenylikeshinee.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/ingin-bermain-dengan-gajah-ke-way-kambas-yuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamatkan Tapir Asia!</title>
		<link>http://matoa.org/selamatkan-tapir-asia/</link>
		<comments>http://matoa.org/selamatkan-tapir-asia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 09:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[selamatkan tapir asia]]></category>
		<category><![CDATA[tapir]]></category>
		<category><![CDATA[tapir asia]]></category>
		<category><![CDATA[tapirus indicus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=6134</guid>
		<description><![CDATA[Tapir Asia merupakan jenis tapir terbesar di dunia dan satu-satunya yang berasal dari Asia. Sayangnya populasinya terus menurun...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/selamatkan-tapir-asia/tapir/" rel="attachment wp-att-6135"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6135" title="tapir" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2011/09/tapir-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Merupakan jenis tapir terbesar dari keempat jenis tapir di dunia dan satu-satunya yang berasal dari Asia. Tapir  (<em>Tapirus indicus)</em> ini mudah dikenali, satwa ini memiliki “pelana” warna terang dari bahu hingga pantat.</p>
<p><span id="more-6134"></span>Bagian tubuh tapir berwarna hitam, kecuali ujung telinga yang berwarna putih. Satwa yang hanya makan umbi empuk dan daun-daunan ini tumbuh hingga 1,8 – 2,4 m dengan tinggi 90 – 107 cm dan berat sekitar 250 – 320 kg (bisa mencapai 500 kg).</p>
<p>Satwa yang memiliki ekor pendek gemuk ini memiliki empat kuku di kaki depan dan tiga kuku di kaki belakangnya. Tapir mampu berlari kencang jika merasa terancam dan membela diri dengan rahang kuat serta giginya yang tajam.</p>
<p>Masa hamil tapir sekitar 400 hari, bayi tapir lahir dengan berat 6,8 kg. Tapir muda lahir dengan bulu coklat dengan garis-garis atau bintik-bintik putih. Pola warna bulu akan berubah ketika tapir berumur empat hingga tujuh bulan. Disapih saat tapir berusia 6 dan 8 bulan, pada usia 3 tahun tapir dianggap sudah dewasa. Musim kawin terjadi pada bulan April, Mei atau Juni dan setiap dua tahun sekali tapir betina melahirkan. Di alam liar maupun penangkaran, tapir mampu hidup hingga usia 30 tahun.</p>
<p>Sebelum jumlahnya berkurang drastis, tapir ditemukan di seluruh hutan hujan dataran rendah di Asia Tenggara. Ancaman utama tapir adalah berkurangnya luas habitat aslinya (hutan) karena dijadikan lahan perkebunan oleh manusia dan perdagangan ilegal.</p>
<p>Populasi satwa yang dikategorikan terancam punah ini diperkirakan turun hingga 50% dalam waktu 36 tahun atauu tiga generasi.</p>
<p>Tapir berperan penting dalam ekosistem karena mereka membantu menyebarkan biji atau benih tanaman melalui proses makan dan pembuangan. Konservasi dilakukan untuk mempertahankan populasi, namun tingkat reproduksi yang rendah, periode kehamilan yang mencapai 13 bulan, dan kelahiran tunggal merupakan tantangan bagi tapir untuk bertahan.</p>
<p>Taman Nasional Bukit Tiga Puluh dan Cagar Alam Rimbang Baling, Riau, Sumatera merupakan beberapa daerah tempat tinggal tapir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: kidnesia.com, blogmhariyanto.blogspot.com, dan wwf.or.id</p>
<p>Sumber foto: newenglander.smugmug.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/selamatkan-tapir-asia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

