Kita baru saja memperingati HUT RI ke-65. 65 tahun yang lalu para pahlawan kemerdekaan kita, berjuang merebut hak kemerdekaan bangsa ini dengan bersenjatakan “Bambu Runcing.”
Nah kali ini kita akan membahas sang bambu yang legendaris itu.
Bambu adalah bagian dari sumber daya hutan yang sangat penting, di dunia ada sekitar 70 lebih Genus, 1200 lebih spesies bambu, tersebar luas di daerah Asia, Afrika, Amerika. Cina adalah negara pengasil bambu terbesar di dunia, dalam sumber spesies bambu, luas hutan bambu, simpanan bambu dan produksi bambu, Cina menduduki urutan pertama. Industri bambu sudah menjadi industri dengan masa depan paling berpotensi di dalam masa depan industri kehutanan.
Jenis bambu ada banyak, dihitung dari spesies, jenis, bentuk, penanaman, berjumlah 500an lebih jenis bambu. Yang terkenal ada Nan Bamboo, Fengwei Bamboo, XiangFei Bamboo, Chimonobambusa, Long Zhu Po, Wong, mercury bamboo, face bamboo, flowers bamboo, Phyllostachys nigra, Chiloscyllium, Tortoise bamboo,gold bamboo, japonica bamboo, Silver Chain bamboo, jade bamboo edge, Pseudosasa, arrow bamboo, soak bamboo, Rohan bamboo, bamboo seedling, goose feather bamboo, Bambusa, Wong Fei, China Indocalamus, Maizhokunggar, dan sebagainya.
Bambu dapat dimanfaatkan sebagai Tanaman hias, Senjata rakyat, alat musik, Transportasi, Konstruksi bangunan, Kerajinan tangan, dan sebagainya.
-Kegunaan bambu luas, bambu memiliki tekstur yang lurus, halus dan kokoh, merupakan bahan penting untuk membuat alat musik, kerajinan seni, alat olahraga. Dalam bidang industri, kegunaannya lebih luas, sudah menjadi hampir ratusan jenis barang, seperti panel bambu, pulp, arang bambu, karbon aktif, dsb. Sekuat tenaga mengembangkan sumber daya bambu, menyebarkan ‘bambu menggantikan kayu’, kegunaan bambu perlahan-lahan akan menjadi penyelesaian dari berbagai masalah penggunaan hutan. Bambu akan menjadi produk pengganti kayu yang paling berpotensi.
-Rebung bambu sebagai salah satu jenis makanan hijau alami, tidak hanya enak rasanya, tapi juga kaya akan nutrisi, merupakan mutiara gunung yang amat segar. Memiliki nilai konsumsi dan nilai pengobatan yang tinggi. Menurut penelitian. Rebung mengandung protein 2.65-3.28%, lemak 0.49%, total gula 2.5% , crude fiber 0.68%, masih ada lagi phosphorus, magnesium, calcium, iron dan elemen-elemen lainnya serta vitamin B1, B2, C, dan 17 macam asam amino. Benar-benar makanan hijau yang kaya akan protein, rendah lemak, dapat membantu pencernaan dan pengeluaran kotoran, sering mengkonsumsi rebung bisa mengurangi dan menyerap zat berbahaya yang tertinggal dalam tubuh, memiliki fungsi anti-kanker dan pendietan.
Selain itu, kegunaan rebung bambu dari segi medis sangatlah tinggi. Rebung dianggap sebagai makanan yang dapat mendietkan serta mencegah kanker. Karena selulosa di dalam rebung dapat membantu gerakan peristaltik, meningkatkan pengeluaran dari kelenjar pencernaan, baik bagi pencernaan dan ekskersi. Dapat mengurangi dan menyerap zat berbahaya yang tertimbun dalam tubuh, ini bisa mengurangi terjadinya keracunan dan kanker usus. Beberapa tahun ini masih ditemukan, di dalam rebung ada banyak zat gula yang bisa mencegah kanker. Gabungan selulosa dan asam lemak dapat mencegah pembentukan plasma koresterol. Kandungan Tyrosine dalam rebung dapat mengobati Hyperthyroidism. Menghambat perkembangan sel kanker.
-Bambu memiliki keefektivan ekologi yang jelas. Akar bambu yang menjalar di dalam tanah, memiliki akar yang kuat, memiliki fungsi penahan yang sangat kuat. Dapat secara efektif menanggulangi kehilangan air tanah. Batang dan daun bambu padat, permukaan daun sangat luas. Dapat secara efektif membersihkan udara, memperbaiki lingkungan, kemampuan bambu yang berfungsi menyerap karbondioksida, menghasilkan oksigen dibandingkan pohon lain dengan luas permukaan daun yang sama maka kemampuan bambu lebih tinggi 1.5 kali lipat. Kemampuan bambu dalam mengurangi kebisingan dibanding daun-daun pohon biasa juga lebih tinggi.
-Bambu juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bahan bakar alternatif atau biofuel yang ramah lingkungan. Pohon bambu juga berfungsi sebagai penjernih air. maka dari itu daerah bantaran sungai yang banyak pohon bambu, air sungai tersebut terlihat jernih
-Bambu memiliki daya serap karbon yang cukup tinggi untuk mengatasi persoalan CO2 di udara, selain juga merupakan tanaman yang cukup baik untuk memperbaiki lahan kritis, pengembangan bambu di Indonesia seharusnya menjadi agenda penting bukan hanya untuk menjawab persoalan lokal tetapi menjadi sumbangan aspiratif dari Indonesia bagi masyarakat dunia.
-Pembudidayaan bambu juga untuk menanggulangi lahan kritis termasuk mengatasi banjir dan erosi, pemanfaatan bambu untuk memproduksi biofuel tentu akan sangat menguntungkan dan ramah lingkungan.
Namun disayangkan begitu besarnya potensi bambu di Indonesia namun tidak dimanfaatkan dengan maksimal, dan bambu merupakan pohon yang serba bermanfaat baik untuk lingkungan alam dan ekonomi sosial.
Semoga informasi mengenai bambu ini menjadi inspirasi untuk kita semua dan mengubah pandangan bahwa bambu merupakan harta karun terpendam yang wajib dibudidayakan.
Sumber: Wikipedia








