<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MATOA</title>
	<atom:link href="http://matoa.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://matoa.org</link>
	<description>Green Magz</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 08:48:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Fakta Alat Elektronik di Sekitar Kita</title>
		<link>http://matoa.org/fakta-alat-elektronik-di-sekitar-kita/</link>
		<comments>http://matoa.org/fakta-alat-elektronik-di-sekitar-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 08:48:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[alat elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[alat elektronik hemat energi]]></category>
		<category><![CDATA[elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[hemat listrik. cara hemat listrik]]></category>
		<category><![CDATA[listrik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7579</guid>
		<description><![CDATA[Semakin sedikit energi listrik yang digunakan, semakin sedikit memperparah keadaan bumi dan semakin sedikit membayar beban listrik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/bumi-sekarat.jpg"><img class="alignleft  wp-image-7580" title="bumi sekarat" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/bumi-sekarat.jpg" alt="" width="234" height="248" /></a>Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Banyak yang tidak mengetahui beberapa fakta mengenai alat-alat elektronik di sekitar kita yang dapat menambah penggunaan energi listrik dan juga menambah beban biaya.<span id="more-7579"></span></p>
<p>Berikut beberapa fakta menarik tersebut:</p>
<ul>
<li>Lampu pijar merupakan lampu lumen yang banyak dipakai sebelum lampu neon populer. Lampu pijar sangat tidak efektif karena 85% daya listrik yang digunakan menjadi energi panas. Oleh karena itu peternak menggunakan lampu pijar sebagai pemanas untuk ayam broiler. Karena banyaknya energi listrik menjadi cahaya, lampu ini berefisiensi renda (10 – 20 lumen per watt) dan memiliki umur pemakaian 750 jam. Walau harganya lebih murah, namun pemakaiannya jauh lebih boros.</li>
<li>Lampu hemat energi atau <em>fluorescent</em> memiliki tingkat efisiensi lebih tinggi dibanding lampu pijar. Lampu ini menghasilkan 50 – 60 lumen per watt dan dapat digunakan sekitar 10 kali lipat lebih lama dibanding lampu pijar. Lampu jenis ini mengubah 80% energi listrik menjadi energi cahaya.</li>
<li>Peralatan dapur</li>
</ul>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="128">Peralatan</td>
<td valign="top" width="128">Daya ketika digunakan</td>
<td valign="top" width="128">Daya ketika tidak digunakan</td>
<td valign="top" width="128">Energi terbuang (kalau alat hanya digunakan 1 jam/hari)</td>
<td valign="top" width="128">Biaya pemborosan per tahun</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="128">Oven microwave</p>
<p>Magic jar</p>
<p>Dispenser</td>
<td valign="top" width="128">600 watt</p>
<p>350 watt</p>
<p>350 watt (membuat air panas)</td>
<td valign="top" width="128">5 watt</p>
<p>40 watt</p>
<p>80 watt</td>
<td valign="top" width="128">115 watt/jam</p>
<p>920 watt/jam</p>
<p>1.820 watt/jam</td>
<td valign="top" width="128">Rp25.200</p>
<p>Rp201.500</p>
<p>Rp400.000</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<ul>
<li>AC yang tepat untuk berbagai ukuran ruangan</li>
</ul>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="213">Ukuran Ruangan</td>
<td valign="top" width="213">Ukuran AC</td>
<td valign="top" width="213">Daya</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="213">10 – 14 m<sup>2</sup></p>
<p>14 – 18 m<sup>2</sup></p>
<p>18 – 24 m<sup>2</sup></p>
<p>24 – 36 m<sup>2</sup></p>
<p>36 – 48 m<sup>2</sup></td>
<td valign="top" width="213">½ PK (Daya Kuda)</p>
<p>PK</p>
<p>1 PK</p>
<p>1 ½ PK</p>
<p>2 PK</td>
<td valign="top" width="213">400 – 600 watt</p>
<p>600 – 900 watt</p>
<p>900 – 1.200 watt</p>
<p>1200 – 1.900 watt</p>
<p>1.900 – 2.700 watt</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>*Diolah berdasarkan Buku Panduan Efisiensi Energi di Hotel, Yayasan Pelangi, 2005</p>
<ul>
<li>AC dengan daya 600 watt yang menyala selama 1 jam setiap harinya mengeluarkan emisi sebanyak 160 kg CO<sub>2</sub>/tahun dan menghabiskan Rp 130.000,-/ tahun.</li>
<li>Untuk lebih hemat listrik (klik di sini).</li>
</ul>
<p>Semakin sedikit energi listrik yang digunakan, semakin sedikit memperparah keadaan bumi dan semakin sedikit membayar beban listrik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selamat mencoba</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: hidup hirau hijau, 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/fakta-alat-elektronik-di-sekitar-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Listrik dan Karbon Dioksida Digunakan untuk Menghasilkan Alternatif Bahan Bakar</title>
		<link>http://matoa.org/listrik-dan-karbon-dioksida-digunakan-untuk-menghasilkan-alternatif-bahan-bakar/</link>
		<comments>http://matoa.org/listrik-dan-karbon-dioksida-digunakan-untuk-menghasilkan-alternatif-bahan-bakar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 07:33:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[alternatif bahan bakar]]></category>
		<category><![CDATA[Alternatif Energi]]></category>
		<category><![CDATA[alternatif sumber bahan bakar]]></category>
		<category><![CDATA[bahan bakar]]></category>
		<category><![CDATA[karbondioksida]]></category>
		<category><![CDATA[listrik]]></category>
		<category><![CDATA[listrik dan karbondioksida hasilkan bahan bakar]]></category>
		<category><![CDATA[sumber bahan bakar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7574</guid>
		<description><![CDATA[Peneliti dari UCLA Henry Samueli School of Engineering and Applied Science pertama kali demonstrasikan metode konversi karbon diokisda menjadi bahan bakar cair isobutanol menggunakan listrik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/listrik.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-7575" title="listrik" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/listrik.jpg" alt="" width="200" height="267" /></a>Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sudah mulai dibatasi. Kita membutuhkan alternatif energi untuk menggantikan BBM tersebut. Peneliti dari <em>UCLA Henry Samueli School of Engineering and Applied Science</em> merupakan pertama kali yang mendemonstrasikan metode mengkonversi karbon diokisda menjadi bahan bakar cair isobutanol menggunakan listrik.<span id="more-7574"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam penelitian yang diterbitkan pada 30 Maret di jurnal <em>science</em>, James Liao, <em>UCLA Ralph M. Parsons Foundation Chair in Chemical Engineering</em>, dan laporan timnya mengenai metode untuk penyimpanan energi listrik sebagai energi kimia dalam alkohol yang lebih tinggi, sehingga bisa digunakan sebagai bahan bakar cair transportasi.</p>
<p style="text-align: justify;">“Arus menyimpan listrik menggunakan bateri ion litium dengan kepadatan yang rendah, namun jika disimpan pada bentuk bahan bakar cair, densitasnya bisa menjadi lebih tinggi,” kata Liao “Sebagai tambahan, kami memiliki potensi untuk menggunakan listrik sebagai bahan bakar transportasi tanpa membutuhkan perubahan infrastruktur arus,”</p>
<p style="text-align: justify;">Liao dan timnya me-rekayasa genetika <em>lithoautotrophic microorganism</em> yang dikenal sebagai <em>Ralstonia eutropha H16</em> untuk menghasilkan isobutanol dan 3-methyl-1-butanol dalam bioreaktor-elektro menggunakan karbon dioksida sebagai satu-satunya sumber karbon dan listrik sebagai satu-satunya input energi.</p>
<p style="text-align: justify;">Fotosintesis merupakan konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menyimpannya menjadi gula. Terdapat dua bagian dalam fotosintesis (reaksi terang dan reaksi gelap). Reaksi terang mengkonversi energi cahaya menjadi energi kimia dan harus terjadi di tempat yang terang. Sedangkan reaksi gelap, yang mengkonversi karbon dioksida menjadi gula, tidak membutuhkan cahaya untuk terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kami telah mampu memisahkan reaksi terang dari reaksi gelap dan daripada menggunakan fotosintesis biologis, kami menggunakan panel solar untuk mengkonversi cahaya matahari menjadi energi listrik, dan menjadi zat kimia <em>intermediate</em>, dan menggunakannya untuk memberi tenaga kepada fiksasi karbon dioksida untuk menghasilkan bahan bakar tersebut,” kata Liao “Metode ini lebih efisien dibanding sistem biologis,”</p>
<p style="text-align: justify;">Liao menjelaskan bahwa dengan sistem biologis, tanaman membutuhkan area yang luas. Bagaimanapun, karena metode Liao tidak membutuhkan reaksi terang dan gelap yang terjadi bersamaan, solar panel contohnya, dapat dibangun di padang pasir maupun atap rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">Torinya, hidrogen dihasilkan oleh listrik solar yang mampu mengkonversi karbon dioksida dalam merekayasa <em>lithoautrophic microorganisms</em> menjadi bahan bakar cair sintesis dengan densitas energi yang tinggi. Namun kelarutan yang rendah, tingkat transfer massa yang rendah, dan isu keselamatan di sekitar efisiensi membatasi hidrogen dan proses skalabilitas.</p>
<p style="text-align: justify;">“Malahan tim Liao menemukan asam semut sebagai perantara,” kata Liao. “Kami menggunakan listrik untuk menghasilkan asam semut dan menggunakannya untuk memberi tenaga fiksasi karbon dioksida dalam bakteri dalam gelap untuk menghasilkan isobutanol dan alkohol yang lebih tinggi,”</p>
<p style="text-align: justify;">Produksi <em>electrochemical formate</em> dan fiksasi biologis CO<sub>2</sub> dan alkohol sintesis yang lebih tinggi membuka kemungkinan bio-konversi listrik dari CO<sub>2</sub> menjadi beragam zat kimia. Sebagai tambahan, transformasi formate menjadi bahan bakar cair akan memegang peranan penting dalam proses kilang minyak biomassa. Hal ini telah didemonstrasikan, selanjutnya skala akan lebih diperbesar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber: sciencedaily.com</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber gambar: semi-yanto.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/listrik-dan-karbon-dioksida-digunakan-untuk-menghasilkan-alternatif-bahan-bakar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengomposan Sampah Pasar</title>
		<link>http://matoa.org/pengomposan-sampah-pasar/</link>
		<comments>http://matoa.org/pengomposan-sampah-pasar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 08:20:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kompos]]></category>
		<category><![CDATA[kompos sampah pasar]]></category>
		<category><![CDATA[membuat kompos]]></category>
		<category><![CDATA[membuat kompos sampah pasar]]></category>
		<category><![CDATA[membuat pupuk kompos sampah pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk kompos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7567</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian besar sampah pasar merupakan sampah organik yang bisa dijadikan sebagai bahan kompos.
Bagaimana cara membuatnya? ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/taman2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-7568" title="taman" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/taman2.jpg" alt="" width="300" height="400" /></a>Pengomposan kini tengah menjadi tren masyarakat. Selain dapat mengurangi limbah yang dihasilkan oleh rumah tangga, pengomposan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami tanah. Penggunaan kompos pada tanah merupakan cara terbaik untuk mengembalikan dan memperbaiki kondisi tanah.<span id="more-7567"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kompos mampu meningkatkan jumlah kandungan bahan humus ke tanah, sehingga meningkatkan kandungan mineral pokok seperti N, P, dan K yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Kompos juga mampu meningkatkan kandungan unsur-unsur mikro yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah sedikit. Selain itu, penggunaan kompos dapat mempertahankan kandungan organik tanah.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu limbah organik yang banyak dan bisa dimanfaatkan adalah sampah pasar. Sebagian besar sampah pasar merupakan sampah organik yang bisa dijadikan sebagai bahan kompos.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana cara membuatnya? Berikut langkah-langkah pembuatan kompos cair:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pemilahan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Setelah sampah pasar dikumpulkan, lakukan pemilahan awal untuk memisahkan bahan non-organik kasar seperti plastik dan pisahkan juga bahan yang dapat merusak mesin penggiling seperti kayu besar.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pencacahan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pencacahan bahan organik dilakukan menggunakan mesin cacah bertenaga besar. Pencacahan ini sangat berguna agar proses lebih cepat dan kompos lebih seragam.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pengomposan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Bahan-bahan organik yang telah dicacah, dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam bak pengomposan. Bahan tersebut dicampurdengan kotoran ternak, dan aktifator. Setelah bahan tercampur, tutup campuran bahan menggunakan plastik. Sebaiknya aduk campuran seminggu sekali selama sebulan (30 hari) agar aerasi tetap berjalan.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Penyelesaian</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Setelah kompos matang, tumpukan komposa dipindahkan ke ruang pengeringan. Ruang pengeringan merupakan ruangan yang tak beratap dan berlantai semen. Kompos ditebarkan di lantai agar terkena angin, sehingga menjadi kering dan siap disaring.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Penyaringan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kompos yang sudah mengering, harus disaring untuk memisahkan kompos halus dan kasar. Gunakan kawat penyaring dengan diameter 1 cm sehingga kompos yang lebih kecil dari 1 cm akan tersaring. Dan sisanya dikomposkan kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Cukup mudah dan bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga maupun siswa sekolah. Pupuk kompos yang dihasilkan bisa digunakan untuk taman di sekitar rumah Anda atau dijual ke penjual bunga.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber: Dr. Hilman Affandi dan Arif Nuryadin (SEAMEO BIOTROP)</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber gambar: <a href="http://matoa.org">matoa.org</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/pengomposan-sampah-pasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GALANGGANG ALAM PETANI ORGANIK II (Pertemuan Nasional Petani Organik Indonesia)</title>
		<link>http://matoa.org/galanggang-alam-petani-organik-ii-pertemuan-nasional-petani-organik-indonesia/</link>
		<comments>http://matoa.org/galanggang-alam-petani-organik-ii-pertemuan-nasional-petani-organik-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 02:58:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>
		<category><![CDATA[organik]]></category>
		<category><![CDATA[persatuan petani organik]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian organik]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[petani organik]]></category>
		<category><![CDATA[PPO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7561</guid>
		<description><![CDATA[Pertemuan Nasional Petani Organik Indonesia adalah wadah belajar dan sharing informasi, pengalaman petani organik Indonesia dalam pengelolaan pertanian organik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/pertanian-organik.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-7562" title="pertanian organik" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/pertanian-organik.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a>Persatuan Petani Organik (PPO) adalah petani  yang tergabung dalam kelompok pengembangan pendidikan keswadayaan yang kemudian dikenal dengan nama Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) dan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) yang dibangun secara mandiri dari petani, oleh petani dan untuk petani. Persatuan Petani Organik (PPO) berkembang dari kebutuhan petani untuk mengembangkan inovasi-inovasi dalam pengelolaan pertanian. PPO adalah wadah untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan antar petani dan <em>stakeholder</em> lainnya.<span id="more-7561"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini PPO mengembangkan pusat belajar rakyat yang dikelola oleh rakyat (petani), mengembangkan kekayaan potensi lokal, seperti benih-benih dan kearifan lokal, Implementasi pertanian organik sesuai dengan wilayah. Selain itu, PPO juga mengembangkan  <em>marketing</em> produk organik, pengembangan pendidikan <em>market </em><em>accessibility</em> melalui Sekolah Lapangan marketing produk organik.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertemuan Nasional Petani Organik Indonesia adalah wadah belajar dan <em>sharing</em> informasi, pengalaman petani organik Indonesia dalam pengelolaan pertanian organik.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertemuan Nasional Petani Organik ini mencoba merumuskan kemandirian dan kedaulatan petani untuk diterapkan dalam lingkungan petani sendiri. Pertemuan Nasional ini akan merumuskan strategi dan metodelogi pengelolaan pertanian organik yang inovatif, menghargai kearifan lokal, orientasi hidup sehat dan berkelanjutan. Dalam pertemuan Nasional ini, akan dirumuskan cara-cara “sederhana” dalam mendorong kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan petani. Untuk memajukan pertanian Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia hanya dibutuhkan kemauan dan keseriusan serta program yang terintegrasi dengan tetap menghormati kebijakan lokal, dan kompetensi petani Indonesia. Petani Indonesia tidak membutuhkan program atau kebijakan yang mercusuar yang penuh dengan slogan bombastis. Tetapi petani organik Indonesia hanya membutuhkan dukungan teknologi dan akses pasar pertanian dan modal.</p>
<p style="text-align: justify;"> Upaya-upaya mengembangkan teknologi pertanian organik, membuka akses pasar produk pertanian dan akses modal ini yang akan dibicarakan dalam Pertemuan Nasional kali ini. Tentu saja, rumusan-rumusan tersebut disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki oleh petani organik saat ini. Upaya-upaya ini telah dilakukan dalam kelompok-kelompok petani. Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh kelompok ini dalam pertemuan ini akan dielaborasi sehingga masing-masing kelompok bisa berbagi pengalaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertemuan Nasional ini dinamakan GALANGGANG ALAM PETANI ORGANIK akan diikuti oleh 2.000 orang petani organik yang mewakili kelompok-kelompok tani yang berasal dari 15 propinsi di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga mengundang organisasi mahasiswa, LSM dan organisasi-organisasi yang konsen dengan isu pertanian, Pemerintah (Departemen pertanian, Departemen Perdagangan dan Industri, BPPT, Departemen Koperasi). DPR/D, serta akademisi.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertemuan Nasional ini menggunakan motode : 1. Diskusi Kelompok dan Dialog Para Pihak, 2. Pameran Pertanian Organik, 3. Pemutaran Film 4. Lomba Kesenian dan Panggung Seni 5. Kemping Petani</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Konfirmasi:</p>
<p style="text-align: justify;">Mahmuddin Muslim (Koordinator Humas)</p>
<p style="text-align: justify;">HP: 0811966778</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="mailto:mahmuddinmuslim@gmail.com">mahmuddinmuslim@gmail.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber gambar: jatengprov.go.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/galanggang-alam-petani-organik-ii-pertemuan-nasional-petani-organik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Detoksifikasi: Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari</title>
		<link>http://matoa.org/detoksifikasi-penerapan-dalam-kehidupan-sehari-hari/</link>
		<comments>http://matoa.org/detoksifikasi-penerapan-dalam-kehidupan-sehari-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 07:20:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[bermacam-macam detoksifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[cara detoksifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[detoksifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[detoksifikasi tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat detoksifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[proses detoksifikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7556</guid>
		<description><![CDATA[Melakukan detoksifikasi tidak harus dilakukan di klinik kesehatan atau kecantikan. Anda dapat melakukannya sendiri di rumah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/detoksifikasi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-7557" title="detoksifikasi" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/detoksifikasi.jpg" alt="" width="306" height="204" /></a>Pernah mendengar kata detoksifikasi? Detoksifikasi berasal dari kata detoks yang berarti racun, sedangkan detoksifikasi adalah proses pembuangan limbah yang berbahaya bagi tubuh. Detoksifikasi telah kita lakukan rutin sehari-hari seperti buang air dan berkeringat. Detoksifikasi sangat penting karena jika limbah sisa metabolisme tubuh tidak dikeluarkan maka akan menumpuk dan menjadi racun bagi tubuh.<span id="more-7556"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Melakukan detoksifikasi tidak harus dilakukan di klinik kesehatan atau kecantikan. Anda dapat melakukannya sendiri di rumah. Detoksifikasi alami dapat dilakukan beberapa cara seperti: detoksifikasi air, usus besar, herbal, dan kulit.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Detoksifikasi air</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Seperti namanya detoksifikasi air menggunakan media air dalam prosesnya. Menurut dokter olahraga KONI Pusat, Dr. Carmen Yahya, detoksifikasi air dapat dilakukan dengan mengkonsumsi 1,5 liter atau lebih air setiap hari. Detoksifikasi air bagi seseorang yang memiliki pola makan buruk dan tidak seimbang, kelebihan berat badan,d an memiliki bebean rutinitas fisik dan pikiran yang tinggi. Proses pembuangan dilakukan melalui kulit, ginjal, dan keringat. Kekurangan air dalam tubuh akan mengakibatkan darah lengket dan kental, sehingga menyumbat dan meracuni sistem dalam tubuh. Air yang harus diminum bebas dari bau, zat politan, logam berat, kaporit, dan tawas.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Detoksifikasi usus besar</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Detoksifikasi usus besar adalah salah satu pembuangan limbah yang penting bagi tubuh. Menjaga usus besar tetap bersih berarti menjaga pembuagan racun tubuh lancer. Detoksifikasi usus besar bisa dilakukan dengan diet kaya serat, mengkonsumsi banyak sayuran dan buah. Konsumsi serat yang lebih banyak membantu mempersingkat dan memperlancar pembuangan toksin dalam tubuh. Sumber serat yang disarankan antara lain buah bit, lobak, <em>artichoke</em>, kubis, brokoli, spirulina, <em>chlorella</em> (ganggang hijau), dan rumput laut.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Detoksifikasi herbal</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Detoksifikasi herbal baerguna untuk pembersihan organ tubuh tertentu seperti paru-paru atau ginjal. Herbal mengandung beberapa vitamin, mineral, dan enzim yang dibutuhkan tubuh seperti chamomile, licorice, marshmallow, dan peterseli, serta makanan yang mengandung vitamin C—memproduksi glutathione, senyawa hati yang mampu menghilangkan racun dalam tubuh (baik untuk hati), jahe dan rumput dandelion (baik untuk ginjal). Herbal dapat dikonsumsi dalam bentuk teh, bubuk atau ekstrak. Herbal yang paling mudah dikonsumsi sehari-hari adalah teh. Teh dapat dikonsumsi kapan saja dan akan bekerja lebih maksimal jika dibarengi dengan diet yang baik.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Detoksifikasi kulit</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kulit merupakan salah satu indra yang sangat penting. Proses detoksifikasi yang dilakukan kulit adalah mengeluarkan keringat. Jika Anda memiliki <em>bath tub</em> untuk berendam, Anda dapat mencoba ramuan yang dapat membantu proses detoksifikasi kulit. Bahan-bahan yang harus dipersiapkan adalah ½ cangkir baking soda dan ½ cangkir garam laut, campurkan bahan-bahan tersebut ke dalam air, lalu rendam dan gosok tubuh Anda dengan sabun dari bahan alami. Nantinya air rendaman tubuh akan kotor karena toksin sudah keluar dari tubuh. Jika Anda ingin memiliki kulit wajah yang cerah, Anda dapat melakukan detoksifikasi pada wajah. Caranya dengen menggunakan air panas. Letakan air panas dalam baskom atau ember, wajah yang sudah dibersihkan ditaruh kira-kira 2 jengkal dari air panas, tutupi kepala Anda dengan handuk. Setelah agak lama dan berkeringat, istirahatkan wajah Anda selama 5 – 10 menit, lalu ulangi proses tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Detoksifikasi tak lepas dari efek samping. Beberapa efek yang terjadi setelah proses detoksifikasi adalah sakit kepala, tidak enak badan, dan mual (bervariasi setiap orang). Dan pastinya akan merasa lapar dan haus. Namun, efek yang didapatkan akan sangat baik bagi tubuh Anda. Semakin banyak detoks yang dkeluarkan, semakin prima kondisi tubuh Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber: wrm-indonesia.org dan ruangcantik.com</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber gambar: cara-praktis.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/detoksifikasi-penerapan-dalam-kehidupan-sehari-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membersihkan Udara di Rumah</title>
		<link>http://matoa.org/membersihkan-udara-di-rumah/</link>
		<comments>http://matoa.org/membersihkan-udara-di-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 10:14:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[membersihkan polusi udara]]></category>
		<category><![CDATA[membersihkan udara]]></category>
		<category><![CDATA[membersihkan udara di rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi udara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7550</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana membersihkan udara di rumah?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/taman1.jpg"><img class="alignleft  wp-image-7552" title="taman" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/taman1.jpg" alt="" width="168" height="224" /></a>Rumah merupakan tempat di mana setiap orang melepas lelah dan mendapatkan udara yang sehat. Salah satu hal yang paling diinginkan adalah mendapatkan udara segar yang dapat dihirup. Sayangnya, lingkungan udara yang tidak begitu baik bisa mempengaruhi kondisi udara di rumah.<span id="more-7550"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana membersihkan udara di rumah? Berikut ulasannya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Membuat udara lebih segar</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Udara yang segar merupakan dambaan setiap orang. Sayangnya, tidak semua orang bisa mendapatkannya. Namun beberapa tips (klik di sini) dapat membantu Anda mendapatkan udara yang sejuk.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Tambahkan tanaman ke dalam ruangan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sumpek dengan udara rumah yang kotor, tambahkan tanaman penyerap polutan seperti lidah mertua dan sri rejeki ke dalam ruangan Anda. Ikuti tipsnya (klik di sini) untuk mendapatkan udara sejuk di dalam ruangan.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Tanam tanaman penyerap polusi</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Agar udara lebih bersih, jangan lupa untuk menanam beberapa tanaman penyerap polusi. Tanaman-tanaman jenis ini (kli di sini) mampu menghilangkan polutan penyebab polusi udara sebanyak-banyaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan udara yang lebih bersih dan segar, kehidupan akan semakin lebih baik dan menyenangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/membersihkan-udara-di-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awan Membersihkan Polusi Udara</title>
		<link>http://matoa.org/awan-membersihkan-polusi-udara/</link>
		<comments>http://matoa.org/awan-membersihkan-polusi-udara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 04:35:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[awan]]></category>
		<category><![CDATA[awan di pagi hari]]></category>
		<category><![CDATA[awan radiasi]]></category>
		<category><![CDATA[awan radiasi membersihkan polusi udara]]></category>
		<category><![CDATA[keuntungan awan radiasi]]></category>
		<category><![CDATA[memnersihkan polusi udara]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi udara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7545</guid>
		<description><![CDATA[Tetesan-tetesan air di dalam awan pagi merupakan ukuran yang tepat untuk mengumpulkan dan mengikat partikel polusi udara yang mengapung di udara.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/awan-radiasi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-7546" title="awan radiasi" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/awan-radiasi.jpg" alt="" width="300" height="193" /></a>Kabut pagi menghilangkan partikel udara yang berbahaya bagi kesehatan pernafasan manusia. Tetesan-tetesan air di dalam awan pagi merupakan ukuran yang tepat untuk mengumpulkan dan mengikat partikel polusi udara yang mengapung di udara. Setelah awan kembali ke tanah, awan membawa partikel polusi udara bersamanya.<span id="more-7545"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Awan pagi yang mampu membuat pemandangan menjadi lebih redup ternyata dapat membersihkan langit yang mengandung banyak polusi.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut ahli kimia atmosfer, Jeffrey Collett, Jr dari <em>Colorado State University </em>di Fort Collins, dalam kasus di mana banyak menemukan awan yang mengikat polusi udara dan tetesan-tetesan awan didepositkan ke tanah, polutan-polutan tersebut ikut serta dalam tetesan-tetesan ke dalam tanah.</p>
<p style="text-align: justify;">Beragam awan muncul di wilayah tertentu. Namun, jenis awan yang bertanggung jawab terhadap pembersihan polusi udara disebut awan radiasi. Awan radiasi biasanya terjadi pada pagi hari. Awan radiasi terbentuk ketika atmosfer dalam keadaan stabil dan langit bersih dan tanah cenderung memancarkan panas ke langgit.</p>
<p style="text-align: justify;">Awan radiasi mampu menciptakan partikel udara yang baru, namun juga membersihkan udara dengan menyerap partikel polusi udara.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada malam hari, panas dari tanah memancar ke luar angkasa, meninggalkan udara dingin di atas tanah. Setelah udara mencapai suhu spesifik, pembentukan tetesan-tetesan air mengelilingi partikel polusi dan menciptakan awan radiasi. Ketika matahari terbit, tetesan-tetesan air terevaporasi, membersihkan partikel-partikel dari udara, dan meninggalkan kotor dan debu di tanah.</p>
<p style="text-align: justify;">Collet mengatakan, awan-awan tersebut menghilangkan partikel-partikel udara yang bermasalah terutama penderita sakit pernafasan. Jumlah polusi udara yang mampu dibersihkan awan radiasi tergantung dari ukuran partikel polusi dan ukuran tetesan air yang ada di dalam awan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber: sciencedaily.com</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber gambar: chitambo.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/awan-membersihkan-polusi-udara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Cacing Tanah Menyuburkan Tanah</title>
		<link>http://matoa.org/cara-cacing-tanah-menyuburkan-tanah/</link>
		<comments>http://matoa.org/cara-cacing-tanah-menyuburkan-tanah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 07:45:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[cacing]]></category>
		<category><![CDATA[cacing menyuburkan tanah]]></category>
		<category><![CDATA[cacing tanah]]></category>
		<category><![CDATA[kesuburan tanah]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat cacing tanah]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7538</guid>
		<description><![CDATA[cacing tanah memiliki manfaat yang sangat besar bagi tanah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/cacing-tanah1.gif"><img class="alignleft  wp-image-7539" title="cacing tanah" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/cacing-tanah1.gif" alt="" width="320" height="240" /></a>Siapa yang tidak mengenal cacing tanah. Hewan kecil melata yang banyak ditemukan di tanah ini sering dianggap menjijikan. Namun, di balik tubuhnya yang kecil dan banyak mengeluarkan lendir, cacing tanah memiliki manfaat yang sangat besar bagi tanah.<span id="more-7538"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu manfaat yang sangat besar bagi lingkungan dan pertanian adalah menyuburkan tanah dengan memperbaiki struktur tanah menjadi lebih gembur, meningkatkan penyimpanan air tanah, dan menyediakan bahan-bahan organik di tanah.</p>
<p style="text-align: justify;">Penggemburan tanah yang dilakukan cacing melalui lubang-lubang (jalan) yang dibuat oleh cacing. Cacing tanah membuat lubang dengan mendesak atau memakan butiran-butiran kecil tanah, sehingga memperbaiki aerasi dan drainase dalam tanah. Dengan adanya lubang-lubang tersebut, tanah menjadi lebih gembur.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain membuat tanah menjadi lebih gembur, lubang jalan yang dibuat cacing bermanfaat juga untuk.konservasi air tanah. Menurut seorang ahli tanah, cacing tanah mampu menggali tanah hingga kedalaman 1 meter. Hal tersebut sangat bermanfaat dalam penyerapan air. Penyerapan air dalam jumlah banyak akan memperkecil banjir dan erosi yang terjadi ketika hujan besar melanda.</p>
<p style="text-align: justify;">Cacing mengkonsumsi tanah dan bahan-bahan organik lainnya sehingga menghasilkan produk buangan (kotoran). Kotoran cacing bermanfaat bagi kesuburan tanah karena mengandung unsur hara N, P, dan K, sehingga memperkaya kandungan mineral dalam tanah. Kotoran cacing tersebut berupa bentuk nutrisi yang mudah dimanfaatkan tanaman. Namun, produksi alami kotoran cacing tanah bergantung pada spesies, musim, dan kondisi populasi yang sehat.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, cacing mampu membantu mengomposkan sampah organik rumah tangga (<a title="Vermikompos: Pengomposan dengan Bantuan Cacing" href="http://matoa.org/vermikompos-pengomposan-dengan-bantuan-cacing/">klik di sini</a>).</p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata di balik bentuknya yang sederhana cacing tanah memiliki andil besar dalam konservasi tanah dan air. Jadi, jika menemukan cacing tanah langsung diletakan di tanah agar cacing dapat hidup dan langsung bermanfaat bagi tanah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Salam sahabat hijau</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber: <a href="http://modernjumb.blogspot.com/">modernjumb.blogspot.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: iptek.net.id</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/cara-cacing-tanah-menyuburkan-tanah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Vermikompos: Pengomposan dengan Bantuan Cacing</title>
		<link>http://matoa.org/vermikompos-pengomposan-dengan-bantuan-cacing/</link>
		<comments>http://matoa.org/vermikompos-pengomposan-dengan-bantuan-cacing/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 07:36:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[cacing]]></category>
		<category><![CDATA[cacing tanah]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi air]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi tanah]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat cacing tanah]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat cacing tanah bagi tanah]]></category>
		<category><![CDATA[menyuburkan tanah]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>
		<category><![CDATA[tanah subur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7532</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda tidak memiliki aktivator untuk membantu pengomposan. Anda dapat menggunakan bantuan cacing untuk pengomposan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/cacing-tanah.gif"><img class="alignleft  wp-image-7533" title="cacing tanah" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/cacing-tanah.gif" alt="" width="320" height="240" /></a>Jika Anda tidak memiliki aktivator untuk membantu pengomposan. Anda dapat menggunakan bantuan cacing untuk pengomposan. Pembuatan kompos dengan bantuan cacing atau vermikompos dapat menjadi alternatif pilihan pengomposan.<span id="more-7532"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Vermikompos merupakan kompos yang diperoleh dari hasil perombakan bahan-bahan organik yang dilakukan cacing tanah. Vermikompos terdiri dari kotoran cacing tanah (<em>casting</em>) yang dicampur dengan sisa media atau pakan dalam budidaya cacing tanah.</p>
<p style="text-align: justify;">Vermikompos dapat menjadi pilihan kompos karena memiliki beberapa keunggulan, seperti:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mampu menahan air mencapai 40 – 60%</li>
<li>Memperbaiki struktur tanah dan menetralkan pH tanah</li>
<li>Mengandung bermacam-macam unsur hara yang dibutuhkan tanaman seperti N, P, K. Ca, Mg, S, Fe, Mn, Al, Na, Cu, Zn, Bo, dan Mo</li>
<li>Menyediakan nutrisi bagi tanaman</li>
<li>Meningkatkan kesuburan tanah</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kualitas vermikompos tergantung pada jenis bahan media atau pakan yang digunakan, jenis cacing tanah, dan umur vermikompos. Ciri-ciri vermikompos yang berkualitas prima adalah berwarna hitam kecoklatan hingga hitam, tidak berbau, bertekstur remah, dan matang (C/N &lt; 20).</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak sulit mengaplikasikan vermikompos karena tidak perlu biaya mahal untuk membuatnya, luas lahan yang dibutuhkan relatif kecil, tidak membutuhkan keahlian yang tinggi untuk mengerjakannya, dan bahan baku tidak perlu dibeli (sampah organik).</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk membuat vermikompos, berikut beberapa tahapan yang harus Anda lakukan:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pengumpulan Bahan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Tidak perlu susah-susah mencari bahan baku vermikompos. Anda dapat menggunakan sampah organik dapur Anda. Sampah organik seperti tanaman mengandung banyak C, sedangkan kotoran hewan merupakan sumber N. Jika tidak ada kotoran hewan yang bisa digunakan, Anda dapat menambahkan tanaman polong-polongan sebagai sumber N.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Fermentasi Substrat</li>
</ul>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Jika sampah organik yang akan digunakan masih dalam bentuk yang cukup besar. Anda harus mencacahnya agar bahan menjadi lebih homogen dan proses pengomposan akan lebih cepat.</li>
<li>Tumpuk bergantian antara sampah dedaunan dan kotoran ternak. Ukuran tumpukan susunan ini adalah 1m x 1m x 1m.</li>
<li>Selanjutnya, tutup dengan terpal/karung agar bahan campuran tidak bercampur dengan air</li>
<li>Aduk semua bahan 3 hari sekali selama 2minggu</li>
<li>Kompos yang matang akan dijadikan sebagai media cacing</li>
</ol>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pengomposan dengan Cacing</li>
</ul>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Siapkan wadah atau ember</li>
<li>Masukkan kompos dasar dan cacing ke dalam wadah yang telah disediakan</li>
<li>Biarkan campuran tersebut selama 2 minggu</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Vermikompos yang sudah jadi dapat digunakan sebagai pupuk kompos alami. Untuk tanaman pot, gunakan 1 kg vermikompos dicampur dengan 3kg tanah. Untuk setiap 10m<sup>2</sup> lahan dapat menggunakan 6 – 10 kg vermikompos. Sedangkan untuk satu ha  lahan dapat menggunakan 6 – 10 ton vermikompos.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber: organikganesha.com dan bioter.wordpress.com</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber gambar: iptek.net.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/vermikompos-pengomposan-dengan-bantuan-cacing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tampilan Komputer Berwarna Putih Lebih Banyak Menghabiskan Energi</title>
		<link>http://matoa.org/tampilan-komputer-berwarna-putih-lebih-banyak-menghabiskan-energi/</link>
		<comments>http://matoa.org/tampilan-komputer-berwarna-putih-lebih-banyak-menghabiskan-energi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 10:14:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[hemat berkomputer]]></category>
		<category><![CDATA[hemat energi]]></category>
		<category><![CDATA[hemat listrik]]></category>
		<category><![CDATA[komputer hemat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=7528</guid>
		<description><![CDATA[Tampilan komputer berwarna putih lebih banyak menghabiskan energi]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/matoa.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-7530" title="matoa" src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/05/matoa.jpg" alt="" width="300" height="182" /></a>Seperti yang pernah dibahas pada <a title="Hemat Energi saat Berkomputer" href="http://matoa.org/hemat-energi-saat-berkomputer/">Hemat Energi saat Berkomputer</a>. Tak banyak yang tahu jika layar komputer dengan tampilan berwarna putih menghabiskan energi lebih banyak dibandingkan warna hitam atau warna-warna yang lain. Hal ini dikarenakan semua elemen warna pada komputer menyala.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih ingatkan pelajaran IPA? Cahaya matahari merupakan gabungan dari semua warna sehingga menghasilkan warna putih. Hal tersebut berlaku untuk tampilan layar monitor juga. Dengan begitu, kita bisa lebih hemat energi dengan mengaplikasikan tampilan monitor yang bukan berwarna putih. Agar bisa lebih hemat energi lebih besar (<a title="Hemat Energi saat Berkomputer" href="http://matoa.org/hemat-energi-saat-berkomputer/">klik di sini</a>).</p>
<p style="text-align: justify;">Jika lebih hemat energi berarti hemat listrik, hemat listrik berarti hemat uang</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/tampilan-komputer-berwarna-putih-lebih-banyak-menghabiskan-energi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

