<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MATOA</title>
	<atom:link href="http://matoa.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://matoa.org</link>
	<description>Green Magz</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Jun 2013 10:08:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<br />
<b>Warning</b>:  call_user_func_array() [<a href='function.call-user-func-array'>function.call-user-func-array</a>]: First argument is expected to be a valid callback, 'mytheme_rss_version' was given in <b>/home/matoaorg/public_html/wp-includes/plugin.php</b> on line <b>173</b><br />

		<item>
		<title>Tanaman untuk Kaum Urban</title>
		<link>http://matoa.org/tanaman-untuk-kaum-urban/</link>
		<comments>http://matoa.org/tanaman-untuk-kaum-urban/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2013 10:26:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[beragam fungsi tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[jenis tanaman dengan fungsi yang berbeda]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman penyerap polusi]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman sederhana di rumah]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman untuk kota-kota besar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=8889</guid>
		<description><![CDATA[Akan lebih menyegarkan jika rumah memiliki aksesoris benda hidup atau tanaman. <div class="next-bttn"><a href="http://matoa.org/tanaman-untuk-kaum-urban/">Baca Selengkapnya</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/sanseviera.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/sanseviera-300x300.jpg" alt="sanseviera" width="300" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-8890" /></a>Sedikit membosankan jika rumah hanya berisi atau berhiaskan benda mati. Akan lebih menyegarkan jika rumah memiliki aksesoris benda hidup atau tanaman.</p>
<p>Sayangnya, tidak semua rumah memiliki pekarangan atau halaman yang mampu dijadikan tempat menanam. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menanam secara hidroponik (<a href="http://matoa.org/yuk-bertanam-hidroponik/" title="Yuk Bertanam Hidroponik!">baca di sini</a>).</p>
<p>Tanaman untuk kaum urban yang kebanyakan tinggal di apartemen atau rumah yang tidak memiliki banyak tanaman harus pintar mencari jenis tanaman yang sederhana dan fungsional. Tanaman yang bisa Anda pilih adalah lidah mertua atau sansiviera.</p>
<p>Sansiviera memiliki banyak manfaat bagi udara di lingkungan sekitar (<a href="http://matoa.org/segudang-manfaat-dari-tanaman-lidah-mertua-sansevieria/" title="Segudang Manfaat Dari Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria)">baca di sini</a>), apalagi jika disandingkan dengan tanaman hias sri rejeki. Dua tanaman yang sama-sama mampu menghisap gas polutan ini apabila disandingkan fungsinya sama seperti AC Plasmacluster (<a href="http://matoa.org/tanaman-pengganti-ac-plasmacluster/" title="Tanaman Pengganti AC Plasmacluster">baca di sini</a>).</p>
<p>Sansiviera dan sri rejeki bisa ditanam di dalam ruangan atau indoor karena tanaman-tanaman jenis ini tidak terlalu membutuhkan banyak air, sehingga sangat mudah dirawat. Untuk merawat tanaman ini, sediakan waktu seminggu dua atau tiga kali untuk diletakan di bawah sinar matahari langsung dan disiram air.</p>
<p>Sedangkan bagi Anda yang memiliki pekarangan di rumah, bisa menanam berbagai jenis tanaman. Misalnya, jika Anda ingin memiliki apotik hidup Anda bisa menanam berbagai jenis rempah yang bermanfaat bagi kesehatan atau ingin menciptakan dapur hijau (<a href="http://matoa.org/tips-dapur-hijau/" title="Tips Dapur Hijau">baca di sini</a>).</p>
<p>Selain itu, pekarangan bisa dijadikan daerah tangkapan air dan lebih sejuk jika ditanami dengan bambu karena bambu merupakan salah satu tanaman konservasi (<a href="http://matoa.org/bambu-tanaman-konservasi/" title="Bambu Tanaman Konservasi">baca di sini</a>). Bambu mampu menjadi tanaman penyimpan cadangan air, penyerap gas polutan, dan penyedia oksigen berkali lipat lebih banyak dibanding pohon biasa. Bambu bisa dijadikan sebagai pagar rumah karena keras dan rimbun, sehingga cukup menutupi rumah. Untuk berbagai jenis tanaman yang bisa dijadikan sebagai pagar rumah bisa <a href="http://matoa.org/membuat-pagar-hijau/" title="Membuat Pagar Hijau">dibaca di sini</a>.</p>
<p>Bisa juga rumah Anda ditanami dengan tanaman penyaring suara untuk meredakan suara bising akibat kendaraan yang lalu lalang (selengkapnya <a href="http://matoa.org/menghalau-bising-di-tengah-kota/" title="Menghalau Bising di Tengah Kota">baca di sini</a>).</p>
<p>Tanaman mampu berfungsi dengan baik dan sesuai dengan yang kita butuhkan, jika kita mau berusaha dan mencari banyak info.</p>
<p>Selamat mencoba dan salam sahabat hijau</p>
<p>Gambar: indra</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/tanaman-untuk-kaum-urban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seberapa Penting Pohon Bagi Mahluk Hidup?</title>
		<link>http://matoa.org/seberapa-penting-pohon-bagi-mahluk-hidup/</link>
		<comments>http://matoa.org/seberapa-penting-pohon-bagi-mahluk-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2013 08:58:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem hutan]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat dan fungsi pohon]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pohon]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pohon bagi mahluk hidup]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya pohon bagi mahluk hidup]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[pohon bagi mahluk hidup]]></category>
		<category><![CDATA[pohon sebagai penyangga kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=8881</guid>
		<description><![CDATA[Tapi tidak banyak yang memberikan alasan mengapa harus menjaga pohon. <div class="next-bttn"><a href="http://matoa.org/seberapa-penting-pohon-bagi-mahluk-hidup/">Baca Selengkapnya</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/pohon5.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/pohon5-201x300.jpg" alt="pohon5" width="201" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-8887" /></a>Kampanye-kampanye lingkungan sering menyebutkan “Jaga Pohon!”, “Selamatkan Pohon!”, atau “Tanam Pohon”. Tapi tidak banyak yang memberikan alasan mengapa harus menjaga pohon.</p>
<p>Pohon menghasilkan oksigen yang sangat dibutuhkan tubuh. Apa akibatnya jika pohon yang menghasilkan oksigen tersebut ditebang dan tidak ditanam? Tidak akan ada oksigen, yang ada kita harus membawa tabung oksigen kemana-mana.</p>
<p>Selain menghasilkan oksigen, pohon juga mampu menyerap polutan seperti karbondioksida, karbonmonoksida, dan berbagai gas polutan yang merugikan bagi kesehatan. Bayangkan bagaimana jadinya udara di sekitar kita jika tidak ada pohon, siapa yang akan menyerap gas polutan? Akan sangat sulit mengurangi gas polutan tersebut. Akibatnya, perubahan iklim dan pemanasan global semakin mengancam dunia karena salah satu penyebab pemanasan global sudah sangat banyak di udara (baca: CO2 dan gas polutan terkandung di udara dengan jumlah yang sangat banyak).</p>
<p>Pohon mampu menyerap dan menyimpan air. Oleh karena itu, di daerah yang masih terjaga ekosistem hutan dengan baik menjadi sumber air bersih. Sering kali, di sebuah kemasan minuman air mineral terdapat tulisan “Air Berasal dari Kaki Gunung Salak”. Gunung Salak merupakan salah satu kawasan gunung yang masih terjaga ekositem hutannya. Sehingga, sumber air bersih masih banyak tersedia di Gunung Salak. Jika pohon ditebang dan ekosistem hutan rusak, maka air bersih akan menjadi sangat langka. Salah satu yang bisa dilakukan untuk mendapat air bersih jika sumber air bersih di darat sudah tiada lagi adalah dengan penyulingan air laut menjadi air tawar.</p>
<p>Akar pohon yang besar dan memiliki serabut mampu menjaga dan menopang tanah sehingga sehingga tidak mudah longsor. Akhir-akhir ini tidak jarang melihat berita tanah longsor di tepian tebing akibat pohon yang sudah sangat jarang di daerah tersebut.</p>
<p>Fungsi dan manfaat pohon bukan hanya itu, namun juga sebagai rumah bagi beberapa jenis satwa yang ada di hutan. Misalnya: orangutan, burung, dan primata lainnya.</p>
<p>Pohon memiliki estetika dan kekuatan menyembuhkan. Orang yang kurang sehat akan merasa segar jika di sekitarnya banyak pohon. Pohon atau taman memiliki warna dominan hijau yang mampu menyejukan dan menyegarkan pikiran dan jiwa seseorang. Melihat banyak pohon di sekitar kita membantu mengurangi stress dan pikiran negatif.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
<p>Ganbar: Matoa Tim</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/seberapa-penting-pohon-bagi-mahluk-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyimpan Sayuran di Suhu Ruang (Kamar)</title>
		<link>http://matoa.org/menyimpan-sayuran-di-suhu-ruang-kamar/</link>
		<comments>http://matoa.org/menyimpan-sayuran-di-suhu-ruang-kamar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2013 09:52:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[Buah]]></category>
		<category><![CDATA[menyimpan bahan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[menyimpan di suhu kamar]]></category>
		<category><![CDATA[menyimpan di suhu ruang]]></category>
		<category><![CDATA[menyimpan sayuran dan buah]]></category>
		<category><![CDATA[menyimpan sayuran dan buah di suhu kamar]]></category>
		<category><![CDATA[menyimpan sayuran dan buah di suhu ruang]]></category>
		<category><![CDATA[sayuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=8877</guid>
		<description><![CDATA[Jangan khawatir karena ada beberapa tips untuk menyimpan bahan pangan di suhu ruang terutama sayuran dan buah agar tetap segar <div class="next-bttn"><a href="http://matoa.org/menyimpan-sayuran-di-suhu-ruang-kamar/">Baca Selengkapnya</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_8878" class="wp-caption alignleft" style="width: 259px"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/wortel.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/wortel-249x300.jpg" alt="Sayuran Segar" width="249" height="300" class="size-medium wp-image-8878" /></a><p class="wp-caption-text">Sayuran Segar</p></div>Lemari pendingin atau kulkas merupakan salah satu alat yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari karena kulkas mampu menyimpan bahan pangan lebih tahan lama, terutama untuk diary product dan daging. Namun, akan sangat merepotkan jika kulkas sudah penuh bahan pangan sedangkan masih ada beberapa bahan pangan yang harus disimpan di kulkas.</p>
<p>Jangan khawatir karena ada beberapa tips untuk menyimpan bahan pangan di suhu ruang terutama sayuran dan buah. Berikut tipsnya:<br />
• Ruangan untuk menyimpan sayuran harus bersih karena kebersihan bisa berpengaruh terhadap durasi penyimpanan sayuran. Usahakan tidak menyimpan sayuran di tempat kotor karena akan mempercepat proses pembusukan.<br />
• Sirkulasi udara dan kelembaban juga harus diperhatikan, sebaiknya simpan sayuran di tempat yang kering dan sejuk dengan sirkulasi udara yang baik agar tahan lama.<br />
• Untuk mempertahankan kesegaran sayuran, sebaiknya sayuran jangan ditempelkan di dinding atau lantai karena mampu mempercepat pelunakan sayuran yang akhirnya mempercepat proses pembusukan.<br />
• Sebelum disimpan, sebaiknya sayuran jangan dicuci karena ketahanan alami sayuran tersebut akan berkurang. Akibatnya bakteri dapat dengan mudah masuk ke dalam sayuran. Sebaiknya kotoran yang menempel dibuang, tapi jangan menggunakan air.<br />
• Sebelum dimasak, sebaiknya tangkai sayuran tidak dibuang. Sama halnya dengan bagian tubuh yang terluka, tangkai sayuran yang dipotong sebelum dimasak akan mempercepat pembusukan sayuran.<br />
• Perhatikan sayuran dengan cermat dan teliti. Jika ada bagian yang mulai membusuk atau sudah busuk sebaiknya langsung dibuang karena akan mempengaruhi sayuran lainnya dan tidak sehat bagi tubuh jika tetap dimasak.<br />
• Sayuran yang akan disimpan sebaiknya dalam kondisi kering, tidak basah dan terkena air.<br />
• Sebaiknya pengelompokan sayuran tetap dipertahankan dalam proses penyimpanan. Sehingga, sayuran yang masih segar tidak tercampur dengan sayuran yang mulai membusuk. Hal tersebut dikarenakan masa penyimpanan setiap sayuran berbeda.<br />
• Agar sirkulasi udara sayuran tetap terjaga, sebaiknya sayuran disimpan menggunakan kertas Koran atau wadah berlubang. Sehingga, sayuran tetap dalam keadaan segar dan awet.</p>
<p>Tidak semua sayuran disimpan di lemari pendingin. Ada beberapa jenis sayuran yang tidak perlu disimpan di lemari pendingin namun awet. Apa saja jenis bahan pangan tersebut?<br />
• Tomat<br />
Buah sayur ini memang sangat nikmat disajikan pada saat dingin. Namun, buah ini merupakan buah tropis yang sangat menyukai panas dan tidak menyukai dingin. Akan sangat baik jika tomat tidak disimpan di kulkas, namun cukup disimpan di meja dapur. Sehingga, kesegaran dan keawetan tomat tetap terjaga.<br />
• Mangga<br />
Buah yang kaya vitamin C ini sudah memiliki perlindungan alami yang ampuh (kulit mangga). Sehingga tidak perlu disimpan di kulkas, sama halnya dengan tomat. Buah mangga merupakan buah tropis dan tidak cocok disimpan di ruangan pendingin. Menyimpan mangga dalam lemari pendingin dapat membuat kulit buah mengkerut dan daging buah menipis.<br />
• Kentang<br />
Sayuran jenis umbi-umbian ini merupakan sayuran yang tumbuh di suhu dingin, namun bukan berarti kentang bisa disimpan di kulkas. Penyimpanan terbaik untuk kentang adalah dengan menyimpan di kertas atau Koran lalu disimpan di lemari makanan atau lemari yang ada di dapur.<br />
Kertas sangat baik untuk melapisi kentang dalam penyimpanan karena memiliki pori-pori sehingga sangat memungkinkan bagi kentang untuk mendapat sirkulasi udara yang baik.<br />
• Semangka<br />
Segarnya menyantap buah semangka dalam keadaan dingin. Namun, tahukah Anda? Buah semangka yang disimpan di suhu ruang memiliki kadar likopen 40% lebih tinggi dibanding disimpan di kulkas.<br />
Memilih sehat atau segar tapi kurang sehat?<br />
• Bawang<br />
Sayuran yang termasuk dalam jenis umbi lapis ini sebaiknya jangan disimpan di lemari pendingin. Bawang saat dijual di pasar masih dalam keadaan lembab, belum kering sepenuhnya. Menyimpan di kulkas hanya akan menambah kelembaban bawang yang akhirnya membusuk atau tumbuh menjadi bibit siap tanam. Sebaiknya simpan bawang di tempat kering dengan wadah terbuka agar bawang kering sempurna dan lebih awet.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
<p>Dari berbagai sumber</p>
<p>Foto: google</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/menyimpan-sayuran-di-suhu-ruang-kamar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kayu “Spanyol”</title>
		<link>http://matoa.org/kayu-spanyol/</link>
		<comments>http://matoa.org/kayu-spanyol/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2013 05:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Suryakanta]]></category>
		<category><![CDATA[deforestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Efek Illegal Logging]]></category>
		<category><![CDATA[Efek Pembalakan Liar]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[illegal logging]]></category>
		<category><![CDATA[kayu spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembalakan Liar]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Verifikasi Legalitas Kayu]]></category>
		<category><![CDATA[SVLK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=8869</guid>
		<description><![CDATA[Kayu spanyol bukan berarti kayu yang berasal dari Negeri Spanyol, namun kayu SParuh NYOLong. <div class="next-bttn"><a href="http://matoa.org/kayu-spanyol/">Baca Selengkapnya</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/kayu-gunung-kidul.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/kayu-gunung-kidul.jpg" alt="kayu gunung kidul" width="300" height="199" class="alignleft size-full wp-image-8871" /></a>Kayu spanyol bukan berarti kayu yang berasal dari Negeri Spanyol, namun kayu SParuh NYOLong. Mungkin belum banyak yang mengenal istilah ini karena istilah ini masih diketahui sebatas praktisi kehutanan.</p>
<p>Tidak sedikit konsumen yang berasal dari Negara barat mengira hampir seluruh kayu asal Indonesia merupakan hasil pembalakan liar. Padahal tidak seluruhnya kayu asal Indonesia kayu ilegal yang asalnya tidak jelas. Kayu yang berasal dari hutan rakyat misalnya, kayu tersebut merupakan kayu legal karena kepemilikannya jelas.</p>
<p>Pemerintah dan LSM terkait masih terus melakukan upaya pemberantasan kayu illegal. Illegal logging merupakan masalah bertahun-tahun yang harus dituntaskan. Sesaat keuntungan yang didapatkan dari hasil pembalakan liar tersebut memang tidak sedikit (dalam bentuk uang). Namun, efek yang ditimbulkan dari pembalakan liar tersebut berkali-kali lipat nilainya. Kerusakan yang diakibatkan pembalakan liar membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengembalikan ekosistem hutan seperti sedia kala.</p>
<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/hutan-gunungkidul.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/hutan-gunungkidul.jpg" alt="hutan gunungkidul" width="300" height="199" class="alignleft size-full wp-image-8872" /></a>Efek yang dihasilkan tidak hanya terjadi pengurangan luas hutan, namun juga menurunnya keragaman spesies di habitat hutan. Efek ikutannya pun akan ada seperti hilangngan habitat asli hutan, berkurangnya ekosistem, keragaman sepesies, tanah longsor, banjir bandang, bahkan pengurangan jumlah oksigen yang ada di udara. Berapa nilai kerusakan-kerusakan ini? Sangat besar.</p>
<p>Untuk memberantas pembalakan liar, Indonesia mulai mengembangkan sistem legalitas kayu yang disebut SVLK atau sistem verifikasi legalitas kayu.  Sistem ini wajib bagi seluruh pelaku kehutanan. Dengan sistem ini, kayu legal bisa diidentifikasi baik di negeri sendiri maupun di negeri barat, khususnya benua biru (Eropa).</p>
<p>Sistem ini sudah melalui perjuangan yang cukup panjang agar bisa memfasilitasi kebutuhan industry kehutanan di negeri sendiri baik skala kecil maupun menengah hingga kebutuhan Negara-negara konsumen di dunia.</p>
<p>Sosialisasi dari pemerintah maupun LSM yang terus menyuarakan pentingnya menjaga kelestarian hutan untuk generasi yang akan datang membuahkan hasil yang cukup menyenangkan. Menurut laporan FAO tahun 2010, laju deforestasi selama kurun waktu 2000 – 2010 menurun dibandingkan dengan kurun waktu 1990 – 2000 menjadi 0,5 hingga 1,9 juta hektar per tahun. Sebelumnya deforestasi hutan pada tahun 1990 – 1997 melaju dari 1,8 juta hektar per tahun hingga 2,8 juta hektar per tahun.</p>
<p>Efek illegal logging atau rusaknya kelestarian hutan dan lingkungan di Negara ini, memang akan jauh dirasakan. Namun, sederhananya kenapa illegal logging harus diberantas dan kenapa pelestarian hutan dan lingkungan tetap harus dilakukan, “Anda pasti tidak mau anak-cucu Anda, pergi ke suatu tempat membawa tabung gas oksigen kemana-mana atau menggunakan pelindung tubuh karena sinar matahari semakin garang menyinari bumi.”</p>
<p>Jadi, ayo bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan tetap asri demi generasi yang akan datang.</p>
<p>Sumber: berbagai sumber</p>
<p>Foto: KWML Gunung Kidul</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/kayu-spanyol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fitoplankton sebagai Indikator Lingkungan</title>
		<link>http://matoa.org/fitoplankton-sebagai-indikator-lingkungan/</link>
		<comments>http://matoa.org/fitoplankton-sebagai-indikator-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2013 09:38:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Fitoplankton]]></category>
		<category><![CDATA[fitoplankton sebagai indikator lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[indikator]]></category>
		<category><![CDATA[indikator lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[plankton]]></category>
		<category><![CDATA[zooplankton]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=8864</guid>
		<description><![CDATA[plankton memiliki banyak kelebihan sebagai tolok ukur biologis yang mampu menunjukkan tingkat ketidak-stabilan ekologi dan mengevaluasi pencemaran. <div class="next-bttn"><a href="http://matoa.org/fitoplankton-sebagai-indikator-lingkungan/">Baca Selengkapnya</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/IMG_00000070.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/IMG_00000070-300x300.jpg" alt="IMG_00000070" width="300" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-8865" /></a>Plankton merupakan jasad renik yang melayang dan selalu mengikuti gerakan air. Plankton dibagi menjadi dua, plankton yang mengandung klorofil dan mampu melakukan fotosintesis atau fitoplankton dan plankton yang memiliki alat gerak atau zooplankton.</p>
<p>Sebagai organisme air, plankton memiliki banyak kelebihan sebagai tolok ukur biologis yang mampu menunjukkan tingkat ketidak-stabilan ekologi dan mengevaluasi berbagai bentuk pencemaran.</p>
<p>Perubahan kualitas perairan dapat dilihat dari kelimpahan dan komposisi fitoplankton. Hal tersebut dikarenakan fitoplankton memegang peranan penting dalam suatu perairan, sebagai produsen primer dalam rantai makanan dan mempunyai kemampuan untuk merespon adanya suatu perubahan terhadap lingkungan. Fitoplankton merupakan parameter biologi yang dapat dijadikan indikator untuk mengevaluasi kualitas dan tingkat kesuburan suatu perairan (bio-indikator).</p>
<p>Kelimpahan fitoplankton yang tinggi pada suatu perairan terjadi bila ketersediaan bahan organik tinggi. Ketersediaan bahan organik tinggi kemungkinan besar disebabkan oleh pertumbuhan enceng gondok yang tinggi dan limbah rumah tangga atau industri.</p>
<p>Kandungan bahan organik yang cukup tinggi dalam suatu perairan mampu mengakibatkan pencemaran yang sangat berat dan ditandai dengan banyaknya fitoplankton yang terkandung dalam perairan.</p>
<p>Selain fitoplankton, indikator tercemarnya suatu perairan dapat dilihat dari minimnya keragaman suatu ekosistem, rendahnya kandungan oksigen dalam perairan, tingginya BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan kandungan ammoniak yang tinggi.</p>
<p>Pencemaran dapat mengubah struktur ekosistem dan mengurangi jumlah spesies dalam suatu komunitas, sehingga keragamannya berkurang. Semakin berkurang indeksi divesritas atau keragamannya, maka semakin tercemar suatu perairan.</p>
<p>Dalam suatu perairan terdapat oksigen terlarut (DO) yang berperan dalam kehidupan biota perairan. DO yang ada di perairan sangat memungkinkan untuk berkurang karena semakin banyak biota dalam suatu perairan makan semakin berkurang DO yang ada dalam air. Selain itu, rendahnya DO kemungkinan dikarenakan oleh pembuangan limbah yang mengandung bahan organik. Sebagian besar oksigen terlarut digunakan bakteri aerob untuk mengoksidasi karbon dan nitrogen dalam bahan organik menjadi karbondioksida dan air.</p>
<p>Berkurangnya kadar oksigen terlarut dalam air tersebut mengakibatkan hewan-hewan yang ada di dalam perairan seperti ikan, udang, dan kerang mati karena kekurangan oksigen.</p>
<p>Pencemaran suatu perairan harus dikendalikan karena bukan saja berefek pada ekosistem perairan itu sendiri, namun juga berakibat pada manusia dalam jangka waktu panjang karena mempengaruhi persediaan oksigen dan bahan pangan.</p>
<p>Sumber: berbagai sumber</p>
<p>Foto: Sutiman Arief</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/fitoplankton-sebagai-indikator-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menu Sarapan Pagi Anda</title>
		<link>http://matoa.org/menu-sarapan-pagi-anda/</link>
		<comments>http://matoa.org/menu-sarapan-pagi-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2013 10:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[gado-gado]]></category>
		<category><![CDATA[jambu]]></category>
		<category><![CDATA[puree]]></category>
		<category><![CDATA[puree buah]]></category>
		<category><![CDATA[puree buah jambu]]></category>
		<category><![CDATA[sarapan]]></category>
		<category><![CDATA[sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[sayuran sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=8860</guid>
		<description><![CDATA[Melawan obesitas, kolesterol, tekanan darah tinggi bisa dilakukan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran. <div class="next-bttn"><a href="http://matoa.org/menu-sarapan-pagi-anda/">Baca Selengkapnya</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/IMG-20130517-WA0000.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/IMG-20130517-WA0000-225x300.jpg" alt="Puree Jambu" width="225" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-8861" /></a>Melawan obesitas, kolesterol, tekanan darah tinggi bisa dilakukan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran. Berikut menu yang bisa Anda sajikan untuk sarapan Anda:<br />
• Puree Jambu<br />
Bahan:<br />
2 buah jambu biji segar<br />
Minuman probiotik atau yogurt<br />
Cara penyajian:<br />
1. Jambu biji dicuci bersih, dipotong-potong lebih kecil. Potongan tersebut dihancurkan menggunakan blender, tambahkan yogurt dan minuman probiotik.<br />
2. Jambu biji dicuci bersih, dipotong dadu, letakan dalam piring. Siram potongan jambu biji dengan yogurt.</p>
<p>• Gado-gado<br />
Bahan:<br />
Wortel<br />
Tauge<br />
Bayam atau kangkung<br />
Labu siam<br />
Kacang tanah<br />
Bawang putih<br />
Kencur<br />
Gula merah secukupnya<br />
Garam secukupnya<br />
Tahu &#038; tempe goreng<br />
Telor rebus<br />
Cara membuat:<br />
1. Semua sayuran dikukus hingga setengah matang atau matang (sesuai selera).<br />
2. Kacang tanah disangrai hingga matang<br />
3. Giling kacang tanah yang sudah matang, tambahkan bawang putih yang sudah digoreng, kencur, dan gula merah, dan garam.]<br />
4. Tata sayur yang telah dikukus di piring, tambahkan potongan tahu, tempe, dan telor, siram dengan bumbu kacang yang telah dibuat.<br />
5. Sajikan dengan penuh cinta</p>
<p>Akan sangat baik sekali jika sayuran didapat dari kebun sendiri atau organic karena terbebas dari bahan pestisida dan pupuk kimia.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/menu-sarapan-pagi-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenali Obesitas pada Anak dan Tubuh Anda</title>
		<link>http://matoa.org/kenali-obesitas-pada-anak-dan-tubuh-anda/</link>
		<comments>http://matoa.org/kenali-obesitas-pada-anak-dan-tubuh-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2013 09:38:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[definisi obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[mengurangi obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[obesitas pada anak]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab dan mengurangi obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab obesitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=8856</guid>
		<description><![CDATA[tahukah bunda jika anak bunda memiliki berat badan yang berlebihan bisa jadi anak Anda bunda mengalami obesitas. <div class="next-bttn"><a href="http://matoa.org/kenali-obesitas-pada-anak-dan-tubuh-anda/">Baca Selengkapnya</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/obesity.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/obesity-218x300.jpg" alt="obesitas" width="218" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-8857" /></a>Istilah obesitas sudah sangat umum didengar, mengingat obesitas sudah semakin banyak terlihat di kehidupan sehari-hari, terutama pada anak-anak. Anak-anak usia balita memang sangat terlihat menggemaskan jika gemuk. Namun, tahukah bunda jika anak bunda memiliki berat badan yang berlebihan bisa jadi anak Anda bunda mengalami obesitas.</p>
<p>Kelebihan gizi yang menimbulkan obesitas dapat terjadi dari anak-anak hingga dewasa. Obesitas disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah energi yang masuk dengan yang dibutuhkan oleh tubuh. Energi tersebut biasanya digunakan untuk berbagai fungsi biologis seperti pertumbuhan fisik, perkembangan, aktivitas, dan pemeliharaan kesehatan.</p>
<p>Jika anak mengalami obesitas, maka resiko terkena diabetes mellitus tipe 2 akan semakin tinggi. Tak hanya itu, obesitas yang dialami ketika masih kanak-kanak akan meningkatkan resiko obesitas saat dewasa dan berpotensi mengakibatkan gangguan metabolisme glukosa dan penyakit degeneratif seperti penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah. Selain itu, efek negatif yang terjadi ketika anak mengalami obesitas adalah aktivitas dan kreativitas anak menurun karena kelebihan berat badan sehingga malas dalam melakukan berbagai hal.</p>
<p>Resiko utama yang menyebabkan obesitas adalah perilaku pola makan yang tidak sehat ditambah dengan tidak mengonsumsi serat yang cukup (sayur &#038; buah), aktivitas fisik yang kurang, dan merokok.</p>
<p>Pola makan yang tidak sehat terjadi ketika asupan makanan yang berasal dari makanan olahan, instan, fast food, dan minuman bersoda berlebih. Asupan makanan yang tidak seimbang tersebut yang pada akhirnya menghasilkan energi yang cukup banyak tidak dimanfaatkan dengan aktivitas fisik yang menuntut energi yang besar.</p>
<p>Obesitas tidak hanya mempengaruhi penampilan baik pria maupun wanita, namun merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit tidak menular, seperti jantung, diabetes tipe 2, dan hipertensi.</p>
<p>Bagaimana mengurangi resiko obesitas?<br />
• Olahraga<br />
Salah satu bentuk aktivitas fisik didefiniskan sebagai pergerakan tubuh yang membutuhkan energi dan olahraga salah satu bentuk fisik yang bisa dilakukan untuk mempercepat metabolisme dan mengeluarkan energi. Menurut phsycal activity and health ‘aktivitas fisik sedang’ sebaiknya dilakukan sekitar 30 menit atau lebih dalam seminggu. Aktivitas fisik sedang yang bisa Anda lakukan seperti berjalan, jogging, berenang, dan bersepeda. Tak hanya mendapatkan tubuh yang sehat dan segar, setiap orang yang rajin berolahraga mendapatkan manfaat berupa kesehatan mental, sehingga tidak mudah stress. Hasil survey membuktikan, anak yang tidak rutin berolahraga cenderung memiliki asupan energi yang lebih besar dibanding anak yang rutin berolahraga. Beraktivitas bersama keluarga <a href="http://matoa.org/liburan-asyik-ramah-lingkungan/" title="Liburan Asyik Ramah Lingkungan">(lihat di sini)</a> bisa menjadi pilihan menarik untuk akhir pekan Anda .<br />
• Asupan serat yang cukup<br />
Seperti kita tahu, sayur dan buah mengandung serat yang cukup tinggi dan sangat penting bagi pertumbuhan anak. Berdasarkan PUSG (Pedoman Umum Gizi Seimbang), konsumsi sayur dan buah minimal 3 porsi/hari. Konsumsi serat yang meningkat akan mengurangi asupan lemak dan garam yang berakibat menurunnya tekanan darah dan mencegah peningkatan berat badan.<br />
• Asupan protein yang cukup<br />
Masyarakat Indonesia cenderung lebih mementingkan asupan karbohidrat (nasi) dibanding asupan protein. Asupan karbohidrat tak kalah penting dibanding protein, namun porsi karbohidrat harus diperhatikan. Semakin menjamurnya restoran fast food, asupan karbohidrat semakin tinggi yang pada akhirnya terjadi penimbunan energi atau lemak di dalam tubuh ditambah anak-anak sangat menyukai makanan jenis ini. Apalagi jika asupan karbohidrat tidak dibarengi dengan olahraga, penimbunan lemak akan semakin banyak. Dengan asupan protein yang cukup dapat memberikan kontribusi terhadap kalori yang dibutuhkan tanpa terjadi penimbunan lemak dalam tubuh.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
<p>Sumber: Makara, Kesehatan, Vol. 15, No. 1, Juni 2011 dan sumber-sumber lainnya.</p>
<p>Sumber gambar: medicastore.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/kenali-obesitas-pada-anak-dan-tubuh-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diikuti 2.458 Warga Bogor, Lebih dari 2.600 Karung Sampah Terkumpul</title>
		<link>http://matoa.org/diikuti-2-458-warga-bogor-lebih-dari-2-600-karung-sampah-terkumpul/</link>
		<comments>http://matoa.org/diikuti-2-458-warga-bogor-lebih-dari-2-600-karung-sampah-terkumpul/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2013 08:07:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita MATOA]]></category>
		<category><![CDATA[lomba mulung ciliwung]]></category>
		<category><![CDATA[lomba mulung sampah di ciliwung]]></category>
		<category><![CDATA[mulung sampah di ciliwung]]></category>
		<category><![CDATA[sampah di sungai ciliwung]]></category>
		<category><![CDATA[sungai ciliwung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=8848</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi kegiatan yang mampu menumbuh kecintaan terhadap lingkungan, Lomba Mulung Sampah Ciliwung antar-kelurahan se Kota Bogor ... <div class="next-bttn"><a href="http://matoa.org/diikuti-2-458-warga-bogor-lebih-dari-2-600-karung-sampah-terkumpul/">Baca Selengkapnya</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/hasil-sampah-yang-dipulung.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/hasil-sampah-yang-dipulung-300x202.jpg" alt="hasil-sampah-yang-dipulung" width="300" height="202" class="alignleft size-medium wp-image-8849" /></a>Satu lagi kegiatan yang mampu menumbuh kecintaan terhadap lingkungan, Lomba Mulung Sampah Ciliwung antar-kelurahan se Kota Bogor yang diadakan oleh Komunitas Peduli Ciliwung dan Pemerintah Kota Bogor.</p>
<p>Acara yang dilaksanankan 1 Juni ini diikuti oleh 2.458 warga Kota Bogor yang mampu mengangkat 2.678 karung berisi sampah dari Sungai Ciliwung. Sampah yang terangkat tidak ringan beratnya, satu karung sampah yang penuh beratnya sekitar 25 kg.</p>
<p>Lomba yang telah dihelat selama lima tahun ini diinisiasi oleh Komunitas Peduli Ciliwung (KPC). Lomba ini diikuti oleh kelurahan yang terletak di sepanjang Sungai Ciliwung. Hadiah yang ditawarkan uang tunai puluhan juta rupiah dan piala bergilir dari Walikota Bogor. Adapun kriteria pemenang dalam lomba ini adalah jumlah karung yang dikumpulkan, jumlah peserta yang ikut berpartisipasi, dan kreativitas warga yang mengikuti lomba.</p>
<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/Mulung-sampah-1.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/Mulung-sampah-1-300x208.jpg" alt="Mulung-sampah-1" width="300" height="208" class="alignleft size-medium wp-image-8850" /></a>Dari hasil penilaian dan pengumpulan poin, pemenang lomba ini adalah kelurahan tanah sareal, sedangkan posisi kedua dan ketiga ditempati oleh kelurahan Bantarjati dan Sempur.</p>
<p>Sampah yang terkumpul berupa sampah plastik dan organik, namun porsi sampah plastik lebih banyak dan menumpuk. Dampak positif akan kelestarian Sungai Ciliwung tentunya didapatkan setelah lomba dilaksanakan. Ketua Gerakan Ciliwung Bersih, Erna Witoelar berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di tempat-tempat yang dialiri Sungai Ciliwung, seperti Depok dan Jakarta. Tak hanya itu, sungai besar di luar Pulau Jawa juga perlu mendapat perhatian agar kelestariannya tetap terjaga, seperti sungai di daerah Sumatera dan Kalimantan.</p>
<p>Sungai Ciliwung mengalir sepanjang 117 km dari wilayah hulu di Cagar Alam Telaga Warna (puncak) hingga bermuara di Teluk Jakarta. Aliran sungai ini melintasi wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, dan Provinsi DKI <span id="more-8848"></span>Jakarta.</p>
<p>Kegiatan seperti ini mengindikasikan masih banyak warga Bogor yang perduli akan lingkungan dan kelestarian Sungai Ciliwung dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini dan kegiatan-kegiatan serupa lainnya, kecintaan terhadap lingkungan semakin besar. Sehingga kelestarian alam bisa terus dilaksanakan.</p>
<p>Salam sahabat hijau</p>
<p>Sumber: www.tjiliwoeng.blogspot.com </p>
<p>Foto: mongabay.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/diikuti-2-458-warga-bogor-lebih-dari-2-600-karung-sampah-terkumpul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menikmati Kekayaan  Dewi Soran</title>
		<link>http://matoa.org/menikmati-kekayaan-dewi-soran/</link>
		<comments>http://matoa.org/menikmati-kekayaan-dewi-soran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2013 04:33:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[berlibur ke desa wisata soran]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata soran]]></category>
		<category><![CDATA[dewi soran]]></category>
		<category><![CDATA[liburan ke desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=8844</guid>
		<description><![CDATA[Dewi soran merupakan desa wisata yang menawarkan kekayaan alam dan budaya. <div class="next-bttn"><a href="http://matoa.org/menikmati-kekayaan-dewi-soran/">Baca Selengkapnya</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_8845" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/Untitled-1.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/Untitled-1-300x214.jpg" alt="hamparan sawah, durian, dan soto bebek" width="300" height="214" class="size-medium wp-image-8845" /></a><p class="wp-caption-text">hamparan sawah, durian, dan soto bebek</p></div>Pergi dinas ke daerah Yogyakarta menurut saya sangat menyenangkan karena saya tak pernah bosan bernostalgia dengan daerah kasultanan tersebut. Saat itu daerah yang harus saya kunjungi adalah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Karena terlalu malam untuk mencari penginapan di daerah Yogyakarta, seorang rekan kerja menyarankan untuk bermalam di Klaten, tepatnya di sebuah desa wisata, Desa Wisata Soran atau Dewi Soran.</p>
<p>Singkat cerita, saat mencapai daerah tersebut waktu sudah menunjukan jam 22.00 malam dan energi sudah cukup terkuras, sehingga tidak terlalu bisa melihat detil pemandangan yang disuguhkan dan jalan menuju dewi soran. Namun, Dewi soran dapat ditempuh melalui Solo (34 km) dan Yogyakarta (28 km).</p>
<p>Dewi soran merupakan desa wisata yang menawarkan kekayaan alam dan budaya. Saat mencapai kawasan tersebut, sempat terkejut karena tidak ada angkutan umum, sedangkan kendaraan pribadi seperti mobil dan motor pun sangat jarang. Yang terlihat hanya hamparan luas sawah dan perkebunan milik pemerintah, atau ladang milik warga.</p>
<p>Tidak ada hotel di sini, yang ada wisma atau losmen milik warga setempat atau menginap di tempat warga sekitar yang sudah melalui proses kelayakan oleh pengurus dewi soran setempat. Hal ini dilakukan agar setiap pendatang atau pengunjung yang mengunjungi kawasan wisata soran mampu berbaur dengan masyarakat sekitar. Tariff yang ditawarkan oleh pengurus setempat adalah Rp70 ribu permalam/orang dengan fasilitas tempat menginap dan makan 3 x sehari.</p>
<p>Tidak hanya keindahan alam yang ditawarkan, pengunjung akan mendapatkan pengalaman seni dan budaya karena dewi soran menawarkan edukasi dan pertujukan sendratari budaya Jawa Tengah. Pengunjung dapat mengikuti latihan menari atau drama jawa atau juga menikmati penampilan tarian yang disuguhkan.</p>
<p>Dewi soran cukup efektif mengusir kepenatan dan kejenuhan yang didapat dari kesibukan di kota-kota besar. Jalan yang dilalui pun tidak membuat stress karena tidak ada kemacetan dan polusi, yang ada ketenangan di tengah keramahan alam dan masyarakat yang ditawarkan.</p>
<p>Selain berwisata alam dan budaya, wisata kuliner juga ada di sini. Ada satu soto yang cukup terkenal di daerah ini yaitu soto bebek. Soto bebek ini sudah mulai diserbu warga sekitar jam 5 pagi dan sudah habis jam 7 pagi, padahal bebek yang disediakan sudah banyak sekali, namun tetap habis terjual karena rasanya yang enak dan gurih. Harga yang dipatok pun sangat terjangkau, 6 porsi dengan teh manis panas dan gorengan sekitar 50 – 60 ribu rupiah saja.</p>
<p>Soto bebek hanya awalan, dewi soran juga menyediakan wisata kuliner berupa buah durian. Tidak jauh dari dewi soran, ada sebuah pondok durian yang menawarkan kelezatan buah berduri ini. Buah durian yang ditawarkan sangat beragam, tersedia buah durian kering berwarna oranye, buah durian berwarna krem basah, dan terdapat jenis-jenis buah durian lainnya dengan varietas yang berbeda. Pondok durian ini memiliki kebun sendiri, sehingga durian yang disajikan merupakan durian jatuh yang sudah pasti matang dan manis. Selain itu, harga yang ditawarkan cukup terjangkau sekitar 25 – 30 ribu per buah.</p>
<p>Berwisata tidak hanya melulu bersenang-senang di kawasan yang ramai dan menawarkan banyak hiburan. Desa yang menawarkan ketenangan dan kekayaan alam, budaya dan kuliner bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan kesenangan lahir dan batin.</p>
<p>Selamat berwisata.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/menikmati-kekayaan-dewi-soran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yuk Intip Kandungan dan Manfaat Petai!</title>
		<link>http://matoa.org/yuk-intip-kandungan-dan-manfaat-petai/</link>
		<comments>http://matoa.org/yuk-intip-kandungan-dan-manfaat-petai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2013 09:01:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan petai]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat dan kandungan petai]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat petai]]></category>
		<category><![CDATA[petai]]></category>
		<category><![CDATA[petay]]></category>
		<category><![CDATA[pete]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matoa.org/?p=8838</guid>
		<description><![CDATA[Setelah ditelusuri, ternyata jenis pangan yang biasa mendampingi sambal goreng hati ini memiliki kandumgan dan manfaat yang tidak sedikit. <div class="next-bttn"><a href="http://matoa.org/yuk-intip-kandungan-dan-manfaat-petai/">Baca Selengkapnya</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/petai.jpg"><img src="http://matoa.org/wp-content/uploads/2013/06/petai-256x300.jpg" alt="petai" width="256" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-8839" /></a>Suatu malam, saat sedang menunggu pesanan makanan datang. Tampak seorang pria paruh baya memesan nasi goreng petai, terdengar jawaban si pedagang jika petai sedang kosong. Dalam hati sempat bertanya-tanya kemanakah petai yang selama ini banyak dijual di pasar tradisional? Teringat kabar di televisi yang menyebutkan jika harga petai sudah hampir menyamai harga daging sekitar Rp90 ribu/kg.</p>
<p>Sebagian orang bisa jadi meng-underestimate jenis pangan yang satu ini karena baunya yang cukup menyengat. Namun, tidak sedikit kalangan yang sangat menyukai petai. Setelah ditelusuri, ternyata jenis pangan yang biasa mendampingi sambal goreng hati ini memiliki kandumgan dan manfaat yang tidak sedikit.</p>
<p>Apa saja kandungan dan manfaat petai? Berikut ulasannya:<br />
•Tryptophan<br />
Bagi Anda yang sering terkena depresi, petai bisa menjadi pilihannya. Menurut survey yang dilakukan oleh MIND, pasien penderita diabetes merasa lebih baik setelah mengkonsumsi petai. Petai mengandung tryptophan (sejenis protein yang diubah menjadi serotonin) sejenis zat yang mampu membuat tubuh relax dan mood lebih baik.<br />
•Zat besi<br />
Makanan yang memiliki kulit hijau terang ini mengandung zat besi yang sangat baik bagi tubuh saat kekurangan darah. Zat besi mampu menstimulai produksi sel darah merah sehingga mencegah dari penyakit anemia.<br />
•Kalium<br />
Saat tubuh dalam keadaan stress, sistem metabolis akan bekerja lebih cepat, sehingga mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Kekurangan kalium akibat stress dapat ditanggulangi dengan makan petai. Kalium merupakan zat yang mampu membantu menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak, dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Degupan jantung yang stabil akan mengurangi resiko tekanan darah tinggi dan stroke.<br />
•Menyehatkan mata<br />
Seperti yang kita tahu, vitamin A mampu menyehatkan organ penting penglihatan. Petai memiliki kandungan vitamin A yang cukup tinggi sekitar 200IU per 100 mg.<br />
•Serat<br />
Petai mengandung serat yang cukup tinggi tanpa asam yang berlebihan sehingga mampu melancarkan pencernaan dan mengatasi masalah sembelit.</p>
<p>Jika Anda kurang menyukai mengkonsumsi petai dalam keadaan belum dimasak atau mentah. Sebaiknya Anda menambahkan petai ke dalam jenis masakan tertentu seperti sambal goreng hati, sambal udang goreng, teri balado, atau tumis-tumisan, dijamin masakan Anda akan lebih enak dan lebih bergizi.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
<p>Sumber: berbagai sumber</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matoa.org/yuk-intip-kandungan-dan-manfaat-petai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.593 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2013-06-19 17:27:43 -->

<!-- Compression = gzip -->