22 June, 2012, 3:13 pm, Editor: matoa

Jenis dan BudiDaya Lidah Mertua

Sansevieria atau lebih dikenal dengan sebutan lidah mertua memang tanaman penyerap polusi yang sangat populer. Bagaimana tidak? Bahan aktif Pregnane Glikosid  aktif mereduksi polutan menjadi asam organik, gula, dan asam amino.

Umumnya sansevieria memiliki dua jenis, jenis dengan daun pendek (sekitar 8 cm) dan jenis dengan daun panjang (sekitar 50 – 70 cm) dan jumlah speciesnya mencapai 70 species. Lidah mertua memiliki warna daun yang beraneka ragam mulai dari hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning.

Ciri fisik atau bentuk morfologi sansevieria ini memiliki rimpang, berdaun tebal, dan memiliki ujung daun runcing atau berduri. Tanaman ini sangat cocok tumbuh di daerah yang kering dan tandus karena mampu menyimpan air dalam jumlah yang banyak di seluruh bagian tubuhnya.

Tanaman jenis ini merupakan salah satu tanaman yang sangat mudah dibudidaya. Biasanya sansevieria dikembangbangbiakan dengan metode vegetatif. Untuk menanam tanaman ini, ambil potongan lidah mertua yang sudah ditumbuhi anakan yang telah memiliki akar. Cara lain yang bisa digunakan untuk mengembangbiakkan sansevieria adalah dengan stek, yang distek adalah daunnya. Pengembangbiakan dengan stek membutuhkan ketelatenan dan perawatan yang ekstra. Stek tumbuh dan berkembang setelah ditanam selama sekitar 2 bulan.

Potongan anakan atau stek ditanam di dalam pot yang telah disiapkan. Media tanam yang disiapkan merupakan campuran tanah, kompos, dan pasir untuk dasar pot. Perbandingan tanah dan kompos adalah 1:1.

Untuk memelihara tanaman penyerap polutan ini, sansevieria cukup disiram sehari sekali pada saat matahari terik, jika turun hujan, penyiraman tidak perlu dilakukan. Lidah mertua sangat membutuhkan intesitas matahari yang cukup. Jika tanaman ini diletakkan di dalam rumah (indoor), sebaiknya lidah mertua dikeluarkan untuk mendapatkan sinar matahari. Apabila hal tersebut tidak dilakukan maka warna lidah mertua akan memudar.

Mudah bukan?

Saatnya menanam anti-polutan ini di rumah!!

 

 

Sumber: alamendah.wordpress.com dan scribd.com

Sumber gambar: realpalmtrees.com

Share: