Info Lingkungan |

Konsumsi BBM di Indonesia

Sering mengalami kemacetan panjang yang menjengkelkan? Jika Anda tinggal di salah satu kota besar seperti Jakarta, mungkin Anda sering mengalaminya. Salah satu penyebab kemacetan adalah banyaknya volume kendaraan di jalan. Tidak dapat dipungkiri masyarakat negeri ini mampu membeli kendaraan sendiri, sehingga volume kendaraan setiap tahun kian bertambah.

Menurut data Badan Pusat Statistik Indonesia, di tahun 2009 jumlah kendaraan (angkutan umum, bis, truk, dan sepeda motor) berjumlah lebih dari 70 juta unit dengan jumlah terbanyak sepeda motor (lebih dari 52 juta unit).

Banyaknya jumlah kendaraan tersebut berbanding lurus dengan banyaknya konsumsi bahan bakar di Indonesia. Tahun 2006, konsumsi BBM di Indonesia mencapai 1,84 juta bph (barel per hari), bila dibandingkan dengan negara-negara lain yang mengkonsumsi BBM di bawah 1 juta bph, Indonesia termasuk negara yang boros konsumsi BBM.

Untungnya, masyarakat mulai menyadari untuk mengurangi konsumsi BBM karena di tahun 2008 konsumsi BBM mencapai 1,6 juta bph. Pemerintah sendiri menargetkan tahun 2025 konsumsi BBM di bawah 1 juta bph. Mengurangi konsumsi BBM jelas akan berdampak positif bagi lingkungan seperti mengurangi pencemaran udara dan tentu saja dompet Anda tidak cepat tipis karena membeli BBM.

For your information, di bawah ini merupakan data konsumsi BBM dengan beberapa kondisi pada kendaraan. Mobil yang digunakan adalah mobil Nissan Livina XR dengan kondisi jalanan kota Jakarta waktu jam kerja yang padat dengan kecepatan rata-rata 15 km/ jam, pengukuran ini dibantu dengan alat bantu GPS. Berikut hasilnya:

  • Dengan kondisi normal, jarak yang ditempuh adalah 12,3 km/ liter bensin
  • Dengan kondisi mengemudi agresif, jarak yang ditempuh adalah 10 km/ liter (lebih boros 19,9%)
  • Dengan kondisi AC minimum, jarak yang ditempuh adalah 13,6 km/ liter (lebih irit 10,7%)
  • Dengan kondisi beban penuh, jarak yang ditempuh adalah 10,4 km/ liter (lebih boros 15,5%)
  • Dengan kondisi tekanan angin kurang, jarak yang ditempuh adalah 11,6 km/ liter (lebih boros 5,7%)
  • Dengan kondisi menggunakan velg diameter 17 inch, jarak yang ditempuh 11,7 km/ liter (lebih boros 4,9%)
  • Dengan kondisi spooring yang tidak benar, jarak yang ditempuh adalah 11,8 km/ liter (lebih boros 4,1%).

Menggunakan transportasi umum seperti kereta api untuk pergi ke kantor agar bisa menghemat konsumsi BBM. Selain itu, nebeng dan bike to work bisa jadi alternatif jalan untuk Anda.

Semoga membantu

Sumber: jbautofashion.com, finance.detik.com, dan Badan Pusat Statistik

Kirim Komentar