2 February, 2011, 4:35 pm, Editor: matoa

Menanam dan Mengenal Khasiat Euphorbia

Bagi Anda penyuka tanaman hias pasti mengenal Euphorbia. Tanaman asal Madagascar ini memiliki batang berduri dan bergetah, serta disebut sebagai bunga delapan dewa. Sebab, mahkota Euphorbia saling berhadapan dan membentuk angka delapan.

Tanaman dengan bunga yang timbul di ketiak daun ini tak berkayu. Namun, Euphorbia mampu tumbuh membesar dan mengeras. Tanaman yang ditumbuhi duri ini berkerabat dekat dengan kastuba. Sehingga, Euphorbia peka terhadap cahaya malam hari. Cahaya malam hari menyebabkan tanaman berdaun tebal ini tak mau berbunga. Tetapi, cahaya malam hari mampu mempercepat pertumbuhan tunas samping.

Perbanyakan Euphorbia dapat ditempuh dengan vegetatif maupun generatif. Perkembangbiakan dengan jalan vegetatif relatif mudah. Anda hanya perlu memotong batang Euphorbia untuk dijadikan stek batang. Tak hanya itu, perkembangbiakan Euphorbia secara vegetatif dapat dilakukan dengan sambung batang. Perbanyakan dengan cara ini mampu menghasilkan Euphorbia lebih cepat berbunga dan tak berbeda dengan induknya.

Sedangkan perkembangbiakan generatif dapat dilakukan dengan biji. Sayangnya, perkembangbiakan generatif lama dan memiliki tingkat keberhasilan rendah. Oleh karena itu, biasanya dilakukan perkembangbiakan dengan vegetatif.

Perkembangbiakan Euphorbia dengan vegetatif dapat dilakukan dengan memilih batang sehat berdiameter 2 cm dan tak terlalu tua. Sebaiknya, Anda menggunakan pisau tajam dan steril agar luka pada batang Euphorbia tak membusuk. Disarankan panjang batang stek 15-20 cm, sisakan 3-4 lembar saja. Stek batang Euphorbia dibersihkan hingga tak ada getah susu yang keluar dari pangkal batang. Batang stek didiamkan di tempat teduh selama 4 hingga 5 jam agar bekas potongan atau luka mengering. Agar akar cepat tumbuh, ada baiknya jika Anda mengolesi akar dengan zat peransang. Selanjutnya, stek Euphorbia siap ditanam.

Media tanam yang cocok untuk Euphorbia adalah media kering yang tak terlalu lama mengikat air. Sebaiknya Anda memperhatikan drainase karena drainase yang buruk akan menyebabkan penyakit busuk akar pada tanaman ini.

Disarankan Anda menggunakan campuran serbuk kelapa atau cocopeat, sekam bakar dan biasa, pasir kasar dan malang, serta pupuk kandang. Pilihlah serbuk kelapa yang baru, jangan serbuk kelapa lama karena serbuk kelapa ini banyak meyimpan air. Anda juga dapat menggunakan campuran sekam bakar, pasir halus, pupuk kandang, dan tanah dengan perbandingan 2:1:1:1.

Sangat penting bagi Euphorbia menggunakan media tanam yang terbebas dari bakteri dan penyakit. Cara yang dapat digunakan adalah mengukus serbuk kelapa selama 1-2 jam. Gunakan pupuk kandang yang sudah matang dan steril. Anda dapat mengetahui pupuk kandang sudah matang dan steril dari warnanya yang hitam pekat. Penggunaan media tanam yang disterilkan bertujuan mencegah bakteri atau cendawan yang merusak tanaman.

Selain menjadi pemanis pada halaman rumah atau ruangan di rumah Anda. Salah satu jenis tanaman hias Euphorbia, Euphorbia Antiquorum Linn memiliki khasiat yang tak kalah menarik dengan keindahannya.

Batang Euphorbia ini mampu menyembuhkan beragam penyakit seperti kurap, bisul, radang anak telinga dan sembelit.

Penyakit kurap dapat diobati dengan tumbukan batang Euphorbia. Batang Euphorbia diambil dari cabang yang segar dan dibuang kulitnya. Hasil tumbukan dibalurkan ke kurap dan sekelilingnya.

Batang Euphorbia juga dapat digunakan untuk mengobati bisul. Batang tanaman ini dipotong tipis-tipis. Menggunakan api, potongan batang tersebut dihangatkan. Setelahnya, batang tersebut diletakkan pada bisul atau radang kulit. Sebaiknya, Anda melakukan perawatan ini sampai bisul mengempis.

Pengobatan radang anak telinga dilakukan dengan mengambil cabang yang masih segar, lalu dibuang kulitnya. Batang Euphorbia ditumbuk dan diperas hingga sarinya keluar. Air perasan diteteskan pada bagian telinga yang sakit. Penetesan dilakukan 4-6 kali dengan 2-3 tetes air perasan Euphorbia Antiquorum Linn. Anda dapat melakukannya sampai penyakit sembuh.

Tak hanya itu, batang Euphorbia berkhasiat mengobati sembelit. Batang yang sudah dipilih dicuci dan digiling hingga halus, peras untuk diambil sarinya. Air perasan dicampur dengan tepung tapioca. Selanjutnya, buatlah pil sebesar kacang hijau. Jika Anda ingin mengkonsumsi pil tersebut, Anda harus menggongseng pil agar kering.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Sumber: id.marketnearyou.com, tabloidgallery.wordpress.com, godongijo.com, dan ijolumoet.info

Sumber foto: euphorbiaclub.blogspot.com

Share:

Satu Komentar