12 January, 2012, 9:42 am, Editor: matoa

Menanam Pohon dengan Cangkok

Seringkali kita menginginkan buah yang berasal dari kebun sendiri. Memiliki pohon buah memang sangat menyenangkan. Selain buah menyehatkan, segar, dan bebas bahan kimia, mengkonsumsi buah hasil budi daya sendiri memiliki kesan sendiri.

Perbanyakan tanaman buah digolongkan menjadi dua yaitu perbanyakan generatif dan vegetatif. Masing-masing perbanyakan memiliki kelemahan dan keunggulan. Perbanyakan generatif dapat dilakukan dengan menanam biji buah terlebih dahulu. Sedangkan perbanyakan vegetatif dilakukan dengan mengambil bagian tanaman induk.

Salah satu perbanyakan vegetatif yang banyak dilakukan adalah pencangkokan. Pencangkokan dilakukan pada pohon atau tanaman yang tumbuh baik dan sehat, berbuah banyak dan manis, dan rasanya enak. Pilihlah ranting yang tumbuhnya tegak atau condong ke kiri 45 derajat, besar cabang sebesar ibu jari hingga pergelangan tangan dewasa, ranting berusia tidak terlalu muda dan tua agar kuat dan cepat berakar, panjang area cangkokan adalah 50 – 100 cm, dan waktu yang baik saat mencangkok adalah musim hujan.

Adapun langkah-langkah pencangkokan setelah melakukan pemilihan pohon cangkokan adalah:

  • Pilih induk pohon yang sesuai dengansifat-sifat yang diinginkan
  • Pilih cabangatau ranting yang tidak terlalu tua dan muda.
  • Kupas kulit cabang pada salah satu buku selebar sekitar 4 cm.
  • Bersihkanlah cambium yang terdapat pada cabang yang telah dikupas, dan keringkanlah selama 1 hari, untuk tanaman yang bergetah keringkan selama 3-4 hari.
  • Buat adonan tanah dan pupuk kandang secukupnya.
  • Tempelkan adonan tersebut pada cabang yang telah dikupas dan bungkus menggunakan sabut kelapa atau plastik.
  • Ikat kedua ujung bungkusan dengan tali.
  • Siram cangkokan secara teratur.
  • Tunggu hingga akar berkembang
  • Potong cangkokan di bawah bungkusan bila akar sudah banyak.
  • Pindahkan cangkokan ke polibag atau ditanam langsung.

Pohon buah harus tetap disirami air pada musim kering agar mendapatkan hasil yang baik dan buah yang besar, khususnya di beberapa tahun pertama. Menyiram dengan banyak air setiap minggu lebih baik dibanding menyiramnya dengan sedikit air setiap hari. Hal tersebut dikarenakan akar akan terangsang tumbuh ke dalam mencari air sehingga lebih cepat mencapai dasar air.

Sedangkan untuk memberi nutrisi pada tanaman (pemupukan) dapat dilakukan dengan member pupuk tepat di bawah daun bagian luar atau zona makan akar. Zona makan akar merupakan daerah tanaman memanfaatkan unsur hara dengan baik.

Tanaman yang bisa diperbanyak dengan cangkokan adalah duku, durian, mangga, melinjo, dan rambutan.

 Sumber: worldagroforestry.org dan scribd.com

Sumber gambar: wahanabacabaca.blogspot.com

Share: