26 February, 2011, 6:05 am, Editor: matoa

Perubahan Iklim dan Efeknya

Apa definisi perubahan iklim? Perubahan iklim dapat diartikan sebagai perubahan variabel iklim, khususnya suhu dan hujan yang terjadi secara berangsur-angsur dalam jangka waktu yang lama antara 50 hingga 100 tahun. Selain itu, perubahan iklim disebabkan oleh aktivitas manusia, terutama yang berhubungan dengan konsumsi bahan bakar dan daratan.

Aktivitas manusia menyebabkan kenaikan konsentrasi atmosfer. Aktivitas kita menyebabkan perubahan iklim karena pemanasan global. Gas-gas karbondioksida, metana, dan oksida nitrat berbentuk gas sehingga berpengaruh terhadap peningkatan suhu yang dapat meneruskan gelombang pendek yang tak panas menjadi gelombang panjang yang panas. Penyebab utama perubahan iklim adalah pembakaran bahan bakar minyak, pelepasan gas rumah kaca, pabrik, dan kendaraan bermotor.

Perubahan iklim memiliki efek yang besar terhadap kehidupan kita saat ini. Efek yang ditimbulkan dengan adanya perubahan iklim terhadap pertanian adalah menurunnya produktivitas pertanian karena peningkatan kemandulan biji-bijian, penurunan lahan yang dapat menurunkan penyerapan nutrisi dan pemingkatan penyebaran hama dan penyakit. Penstabilan persediaan makanan membutuhkan dana yang tak sedikit. Penstabilan membutuhkan perbaikan fasilitas irigasi dan penambahan kondisi faktor pendukung.

Efek perubahan iklim mempengaruhi umat manusia, kehidupan liar, dan lingkungan sekitar. Dalam bentuk dasarnya, pemanasan global adalah peningkatan suhu permukaan bumi dan atmosfer.

Suhu udara yang lebih panas akan menyebabkan perubahan spesies vegetasi dan ekosistem. Area sekitar gunung akan kehilangan banyak vegetasi asli dan digantikan oleh vegetasi dataran rendah. Lebih jauh lagi, stabilitas dataran di sekitar gunung terganggu dan sulit mempertahankan vegetasi asli.

Perubahan iklim merupakan penyebab melelehnya gletser, angin ribut, sunami, perbedaan tinggi pada iklim, dan perubahan distribusi hujan. Adanya peningkatan suhu udara menyebabkan pembentukan tekanan rendah dan tinggi di beberapa daerah yang menyebabkan pembentukan angin ribut dan kondisi iklim ekstrim.

Efek lain dari pemanasan global adalah penipisan lapisan ozon, tidak ada batas penghalang untuk mencegah panas sinar matahari. Sama halnya dengan peningkatan suhu, adanya perubahan pada kulit sehingga menyebabkan kanker kulit disebabkan oleh sinar ultraviolet. Hal ini menyebabkan pembentukan mutasi yang akan ditransmisikan ke generasi selanjutnya dan menyebabkan kerusakan genetik. Pelelehan es menyebabkan peningkatan permukaan laut perlahan-lahan, jika ini berkelanjutan akan menyebabkan tenggelamnya beberapa pulau dalam beberapa tahun ke depan.

Efek perubahan iklim membuat kita sadar perlunya melakukan sesuatu untuk mencegah efek negatif pemanasan global. Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah pemansan global adalah mencari energi alternatif yang lebih ramah lingkungan, daur-ulang, menanam pohon, dan konservasi listrik. Sebelum perubahan iklim berakibat lebih buruk terhadap kehidupan kita, sebaiknya kita mengambil langkah awal mencegah pemanasan global. Sehingga, bumi dapat dijadikan tempat hidup bagi generasi yang akan datang.

 

Sumber: ezinearticles.com

Sumber foto: sudhew.wordpress.com

 

Share: