9 March, 2011, 4:18 pm, Editor: matoa

Polusi Air: Penyebab dan Efeknya

Pencemaran atau polusi air belum banyak dibahas seperti pencemaran udara. Polusi air memiliki efek negatif yang berpengaruh besar terhadap keseimbangan alam. Dengan perhatian yang tepat, situasi seperti ini dapat dikurangi atau dihentikan.

Polusi air merupakan hasil dari berbagai sumber, biasanya polusi air disebabkan oleh sumber berikut:

  • Industri

Terdapat tiga cara bagaimana industri berkontribusi dalam pencemaran air. Industri mengotori dengan membuang sampah secara langsung ke aliran air. Pembuangan sampah langsung ke aliran air menyebabkan sampah tertimbun di dalam aliran air.  Hasil dari penimbunan sampah adalah bau tak sedap.

Emisi uap atau gas menyebabkan hujan asam. Jika hujan asam terjadi, maka akan mengkontaminasi aliran air seperti aliran, sungai dan danau. Hal ini dapat menyebabkan kematian hewan air. Hewan atau binatang yang meminum  air ini dapat sakit bahkan mati.

Polusi panas atau suhu terjadi jika air digunakan untuk mendinginkan mesin yang panas. Panas dari mesin tersebut terlepas ke aliran air dan suhu dalam air meningkat. Perubahan suhu ini mampu menyebabkan kehidupan air mati bahkan sampai berkurang. Suhu air yang meningkat menyebabkan jumlah oksigen dalam air berkurang, sehingga kematian organisme air meningkat.

  • Pertanian

Merupakan hal biasa, petani menggunakan pupuk dan bahan kimia untuk meningkatkan produktivitas lahan mereka. Bahan dan nutrisi kimia tersebut akan bertambah jumlahnya di tanah dan dapat mengendap pada persediaan air bawah tanah.

Jika hujan, bahan kimia ini akan mengalir dan mengikuti aliran sungai dan danau, sehingga mencemari lingkungan air. Walaupun hanya sedimen tanpa zat kimia, bahan polusi tersebut menyebabkan aliran air menjadi keruh dan berlumpur.

  • Rumah tangga

Rumah tangga adalah salah satu penyebab polusi air yang dibuat oleh sampah. Walau sudah dibuang ke TPA, sampah rumah tangga dapat ditemukan di aliran air.

Efek negatif polusi air adalah:

  1. Menyebarkan penyakit: Minum air berpolusi dapat menyebabkan cholera atau infeksi typhoid.
  2. Mempengaruhi organ aody: Menkonsumsi air yang terkontaminasi dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal.
  3. Merugikan rantai makanan: Racun dalam air dapat merugikan orgnanisme akuatik, sehingga merusak hubungan rantai makanan organisme akuatik.
  4. Menyebabkan alga di air: Urea, kotoran hewan, dan kulit makanan merupakan makanan untuk alga. Alga tumbuh berdasarkan berapa banyak sampah yang ada di sumber air.
  5. Banjir: Erosi tanah pada aliran air dapat menyebabkan banjir, terutama hujan lebat.
  6. Merugikan hewan: Burung yang terkena air terkontaminasi-minyak berakibat mati.

Efek polusi air tidak terjadi secara langsung, butuh waktu yang cukup lama untuk melihat efek negatifnya. Polusi air memiliki pengaruh yang sangat besar. Dengan sedikit usaha dan tekad, tingkat polusi air dapat dikurangi.

 

Sumber: lovetoknow.com

Sumber foto: banjarkuumaibungasnya.blogspot.com

 

Share: