13 February, 2013, 2:16 pm, Editor: editor

Taman Nasional Batang Gadis

TN Batang Gadis

Danau Sopotinjak di TN Batang Gadis. Foto : Flickr/Perbatakususma

Umumnya nama batang gadis di ambil dari sungai utama yang membelah kawasan. Sungai ini merupakan sungai yang sangat penting sebagai penyedia air yang teratur untuk mendukung kelangsungan hidup dan kegiatan perekonomian utama masyarakat, yaitu pertanian. Keberlangsungan kawasan ini sangat besar artinya bagi kehidupan masyarakat sekitar taman nasional.

Taman Nasional Batang Gadis merupakan kawasan yang memiliki keanekaragaman hayati sangat tinggi, habitat bagi berbagai jenis mamalia khas sumatera, dan habitat berbagai jenis burung yang diantaranya merupakan jenis langka dan terancam punah. Kawasan Taman Nasional Batang Gadis diduga merupakan tempat pengungsian satwa akibat telah hilangnya habitat-habitat di sekitarnya, sehingga taman nasional ini menjadi salah satu pusat koloni hidupan liar bagi daerah lain di koridor keanekaragaman hayati sumatera . Berdasarkan hasil survei, Taman Nasional Batang Gadis menyimpan keunikan komposisi keanekaragaman hayati diduga bahwa kawasan ini merupakan zona hibridisasi (pertemuan/persilang) dari jenis-jenis satwa khas sumatera bagian Selatan, Utara, dan bagian timur.

Sejarah Kawasan Taman Nasional Batang Gadis merupakan gabungan dari beberapa hutan negara yang telah ditetapkan sejak zaman Belanda, yaitu:

a.       Hutan Lindung Registar 4  Batang Gadis I,  kelompok I, II, dan  III (1921)

b.      Hutan Lindung Registar 5 Batang Gadis II, kelompok I dan II (1921)

c.       Hutan Lindung Registar 27 Batang Natal I (1924)

d.      Hutan Lindung Registar 28 Batang Natal II (1924)

e.       Hutan Lindung Registar 29 Batahan Hulu (1942)

f.        Hutan Lindung Registar 36 Batang Perlampungan I (1924)

Atas prakasa dan usulan masyarakat serta pemerintah daerah setempat, pada tahun 2004 menteri kehutanan merubah fungsi kawasan ini menjadi Taman Nasional Batang Gadis.

Fisik

Geologi dan tanah

Kawasan ini dilalui daerah patahan besar sumatera (great Sumatran fault zone), khususnya sub-patahan Batang Gadis-Batang Angkola-Batang Toru, dan merupakan daerah vulkanis aktif dengan jenis tanah yang sangat rawan terhadap erosi dan longsor , secara geologis kawasan ini masuk ke dalam kategori daerah rawan bencana.

Topografi

Kawasan TN Batang Gadis benda pada wilayah yang merupakan pegunungan Bukit Barisan dengan Fisiografi dataran perbukitan dan pegunungan dengan ketinggian antara 300m dpl sampai dengan 2.145 m dpl ( puncak gunung Sorik Merapi). Kawasan taman nasional ini memiliki iklim Tipe A menurut sistem Klasifikasi koppen.

Biotik

Ekosisitem

Kawasan TN Batang Gadis merupakan satu kesatuan ekosistem hutan hujan tropika yang terdiri dari :

a.       Sub ekosistem tropika dataran rendah

b.      Sub ekosistem tropika dataran tinggi

c.       Sub ekosistem dataran vulkanik

Flora dan Fauna

Flora : Berdasarkan penelitian di perkirakan terdapat 225 jenis tumbuhan berpembuluh (vascular plant) atau sekitar 1 % dari seluruh tanaman berpembuluh di Indonesia. Berikut beberapa jenis tumbuhan yang khas dan mulai langka di daerah Mandailing, yaitu bunga padma (Rafflesia arnoldi), kantor semar (Shorea spp), kapur (Dryobalanops spp), agathis (Agathis spp), dan beberapa jenis tumbuhan-tumbuhan lain yang masih belum diketahui namanya.

Fauna : Sampai saat ini, telah terindentifikasi beberapa species fauna yang terdapat di kawasan ini, yaitu Mamalia ; Terdapat 42 jenis dengan status sebagai berikut :

a.       Terancam punah secara global : 8 jenis, 1 kritis, 2 genting, 5 rentan

b.      Dilindungi: 22 jenis

c.       Termasuk daftar CITES: 20 jenis

Jenis tersebut antara lain harimau sumatera ( panther tigris ), macan dahan (Neofelis nebulosa), anjing hutan (Cuon alpinus), kucing emas (Catopuma temminckii, kucing batu (Felis marmorata), tapir (Tapirus indicus), kambing hutan (Capricornis sumateraensis), rusa (Cervus unicolor), kijang (Munticus muntjak), Beruk (Macaca nemestrina), ungko (Hylobates sp), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), siamang (Symphalangus syndactylus), landak (Hystrix brachyuran), musnag tenggorokan-kuning ( Matres Falvigula ), trenggiling ( Manis javanica ), dan beruang madu (Helarctos malayanus).

Burung : 247 jenis burung tercatat di Taman Nasional Batang Gadis dan sekitarnya, dengan status sebagai berikut :

-          7 jenis terancam punah secara global, 1 kritis, 6 rentan

-          12 jenis mendekati terancam punah

-          16 jenis migran

-          47 jenis dilindungi

-          14 jenis endemik Indonesia, 6 endemik Sumatera

Nilai kawasan Taman Nasional Batang Gadis semakin penting karena ditemukan nya Sembilan sepuluh jenis burung  rangkong/hornbill yang ada di sumatera, yaitu Buceros spp, Antharaceros spp, Anorrhinus spp, dan Aceros spp.

Amphibia : Antara lain katak bertanduk tiga (Megophys nasuta), dan sensilia (lchtyophis sp), yaitu jenis katak yang tidak bertungkai penghuni bawah permukaan tanah di hutan lantai hutan basah di Sumatera dan Sunda Besar .

Reptil : Antara lain king kobra (Ophiophagus Hannah). Dapat dijumpai pula beberapa jenis kupu-kupu di antara lain Ornithoptera sp dan Troides sp.

Obyek Wisata

Potensi wisata alam yang terdapat di kawasan Taman Nasional Batang Gadis antara lain :

1.      Keindahan puncak Gunung Sorik Merapi yang memiliki kaldera atau kawah besar gunung berapi dengan keindahan alam yang khas

2.      Gua-gua alam dengan keindahan ornament stalagit dan stalagmitnya, terdapat juga gua-gua buatan zaman jepang yang merupakan bukti peninggalan sejarah.

3.      Keindahan panorama alam sopotinjak dan sekitarnya.

4.      Keindahan dan keanekaragaman flora/tumbuhan yang telah berlumur ratusan tahun yang terletak di bagian bawah puncak Gunung Sorik Marapi.

5.      Air panas alami yang mengandung belerang dan dapat dimanfaatkan untuk mandi kesehatan.

Taman Nasional Batang Gadis menyimpan banyak potensi wisata budaya, seperti adat istiadat masyarakat di sekitarnya yang unik dan sangat tradisional, benerapa kegiatan yang dapat dipaketkan menjadi daerah tujuan wisata budaya adalah pesta adat tahunan termasuk tata cara menggunakan pakaian tradisional Mandaling. Kunjungan ke Desa Sibanggor termasuk salah satu paket wisata yang dapat dilakukan , di Desa ini pengunjung dapat mencermati adat istiadat setempat sambil melihat rumah tradisional mereka yang sebagian besar atapnya terbuat dari ijuk.

Musim berkunjung terbaik

Bulan juni sampai bulan November

Sarana dan Prasarana

Masih dalam persiapan

Cara mencapai Lokasi

Kawasan TN Batang Gadis dapat di capai melalui jalur darat dari provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara , dua diantaranya adalah :

-          Medan – Panyabungan – Taman Nasional Batang Gadis, dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat sekitar 12 jam .

-          Padang  – Panyambungan – Taman Nasional Batang Gadis,  dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat sekitar 6 jam.

Pengelolaan

Taman Nasional Batang Gadis merupakan taman nasional baru yang dikelola oleh Balai Taman Nasional Batang Gadis sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, Departemen Kehutanan.

Alamat Pengelola

Kantor Balai Taman Nasional Batang Gadis Dengan Alamat :

JL. Sisingamangaraja no. 14 Medan, Provinsi Sumatera Utara, Telp./Fax. : 061-7860606

Share: