26 July, 2010, 11:21 am, Editor: matoa

Tanaman Pengusir Nyamuk (2)

Rosemary (Rosmarinus Officianalis)

Tanaman ini dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk dengan menggosok gosokkan daunnya ke kulit. Aroma yang dihasilkan mirip aroma kayu putih. Aroma ini dapat mengacaukan penciuman nyamuk dan daya efektivitas “radar” sang nyamuk. Bunganya kecil-kecil warna ungu, daun berbentuk jarum tapi lembut, panjang 2-2,5 cm. Bisa diperbanyak dengan stek batang.

Tanaman famili lamiaceae ini perlu cukup air dan sinar matahari. Untuk dipajang dalam ruangan, sebaiknya diposisikan dekat jendela, agar mendapat sinar matahari.

Selasih (Ociumum spp)

Tanaman perdu ini dari keluarga Labiatae. Tanaman ini sangat banyak variasinya dan sering berubah-ubah penampilan, khususnya warna daun jika ditanam di lingkungan yang berbeda-beda. Selasih tumbuh di daerah dengan ketinggian 1 – 1.100 m dpl. Tempat favoritnya adalah daerah yang teduh dan lembab. Perkembangbiakan selasih adalah dari bijinya. Daya adaptasi tanaman ini dengan lingkungan cukup baik, sehingga mudah tumbuh di hampir semua tempat.

Selasih mengandung eugenol, linalool dan geraniol yang dikenal sebagai zat penolak serangga, sehingga zat-zat tersebut juga berfungsi sebagai pengusir nyamuk. Bau daun selasih tercium sangat tajam, bahkan jika tercium agak lama atau disimpan dalam ruangan, dapat mengakibatkan rasa mual dan pening. Komponen-komponen utama selasih yang bersifat volatil (menguap), menyebabkan nyamuk enggan mendekati tanaman ini. Biji selasih bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, membantu pencernaan, mengobati kram usus dan melancarkan buang air besar.

Suren (Toona Sureni, merr)

Tanaman dari keluarga Meliaceae ini termasuk tanaman tahunan yang berbentuk pohon. Tinggi tanaman bisa mencapai 20 m dan pertumbuhannya tergolong cepat. Suren tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 2.000 m dpl. Tanaman ini dapat diperbanyak secara generatif yaitu melalui biji. Daun dan kulit kayunya beraroma cukup tajam. Secara tradisional, petani menggunakan daun suren untuk menghalau hama serangga tanaman. Pohon suren berperan sebagai pengusir serangga (repellant) dan dapat digunakan dalam keadaan hidup (insektisida hidup).

Berdasarkan penelitian, suren memiliki kandungan bahan surenon, surenin dan surenolakton yang berperan sebagai penghambat pertumbuhan, insektisida dan antifeedant (menghambat daya makan) terhadap larva serangga uji ulat sutera. Bahan-bahan tersebut juga terbukti merupakan repellant (pengusir atau penolak) serangga, termasuk nyamuk.

Cara penempatan tanaman ini bisa diletakkan di sudut-sudut ruangan dalam rumah, sebagai media untuk mengusir nyamuk. Jumlah tanaman dalam ruangan tergantung luas ruangan. Sementara, untuk penempatan diluar rumah/pekarangan sebaiknya diletakkan dekat pintu, jendela atau lubang udara lainnya, sehingga aroma tanaman terbawa angin masuk ke dalam ruangan.

Bagi manusia, tanaman hidup pengusir nyamuk dapat memberikan nilai positif. Manfaat ganda tanaman-tanaman ini, selain membuat rumah tampak sejuk dan indah, juga mampu mengusir serangga terutama nyamuk. Cara yang sederhana, mudah, murah dan ramah lingkungan.

Sumber: Wikipedia

Share:

3 Komentar

  1. selain itu, apa semua lagi tanaman penolak nyamuk….
    sy butuh literatur untuk membuat skripsi..
    tolong bantu….