7 May, 2012, 2:36 pm, Editor: matoa

Vermikompos: Pengomposan dengan Bantuan Cacing

Jika Anda tidak memiliki aktivator untuk membantu pengomposan. Anda dapat menggunakan bantuan cacing untuk pengomposan. Pembuatan kompos dengan bantuan cacing atau vermikompos dapat menjadi alternatif pilihan pengomposan.

Vermikompos merupakan kompos yang diperoleh dari hasil perombakan bahan-bahan organik yang dilakukan cacing tanah. Vermikompos terdiri dari kotoran cacing tanah (casting) yang dicampur dengan sisa media atau pakan dalam budidaya cacing tanah.

Vermikompos dapat menjadi pilihan kompos karena memiliki beberapa keunggulan, seperti:

  • Mampu menahan air mencapai 40 – 60%
  • Memperbaiki struktur tanah dan menetralkan pH tanah
  • Mengandung bermacam-macam unsur hara yang dibutuhkan tanaman seperti N, P, K. Ca, Mg, S, Fe, Mn, Al, Na, Cu, Zn, Bo, dan Mo
  • Menyediakan nutrisi bagi tanaman
  • Meningkatkan kesuburan tanah

Kualitas vermikompos tergantung pada jenis bahan media atau pakan yang digunakan, jenis cacing tanah, dan umur vermikompos. Ciri-ciri vermikompos yang berkualitas prima adalah berwarna hitam kecoklatan hingga hitam, tidak berbau, bertekstur remah, dan matang (C/N < 20).

Tidak sulit mengaplikasikan vermikompos karena tidak perlu biaya mahal untuk membuatnya, luas lahan yang dibutuhkan relatif kecil, tidak membutuhkan keahlian yang tinggi untuk mengerjakannya, dan bahan baku tidak perlu dibeli (sampah organik).

Untuk membuat vermikompos, berikut beberapa tahapan yang harus Anda lakukan:

  • Pengumpulan Bahan

Tidak perlu susah-susah mencari bahan baku vermikompos. Anda dapat menggunakan sampah organik dapur Anda. Sampah organik seperti tanaman mengandung banyak C, sedangkan kotoran hewan merupakan sumber N. Jika tidak ada kotoran hewan yang bisa digunakan, Anda dapat menambahkan tanaman polong-polongan sebagai sumber N.

  • Fermentasi Substrat
  1. Jika sampah organik yang akan digunakan masih dalam bentuk yang cukup besar. Anda harus mencacahnya agar bahan menjadi lebih homogen dan proses pengomposan akan lebih cepat.
  2. Tumpuk bergantian antara sampah dedaunan dan kotoran ternak. Ukuran tumpukan susunan ini adalah 1m x 1m x 1m.
  3. Selanjutnya, tutup dengan terpal/karung agar bahan campuran tidak bercampur dengan air
  4. Aduk semua bahan 3 hari sekali selama 2minggu
  5. Kompos yang matang akan dijadikan sebagai media cacing
  • Pengomposan dengan Cacing
  1. Siapkan wadah atau ember
  2. Masukkan kompos dasar dan cacing ke dalam wadah yang telah disediakan
  3. Biarkan campuran tersebut selama 2 minggu

Vermikompos yang sudah jadi dapat digunakan sebagai pupuk kompos alami. Untuk tanaman pot, gunakan 1 kg vermikompos dicampur dengan 3kg tanah. Untuk setiap 10m2 lahan dapat menggunakan 6 – 10 kg vermikompos. Sedangkan untuk satu ha  lahan dapat menggunakan 6 – 10 ton vermikompos.

Selamat mencoba

Sumber: organikganesha.com dan bioter.wordpress.com

Sumber gambar: iptek.net.id

Share: